Edukasi dan Promosi Kesehatan ”Pencegahan Obesitas Pada Lansia” Sebagai Upaya Menuju Lansia Sehat dan Bahagia di Desa Sukorame, Bantul, Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.59025/c720br91Keywords:
Lansia, Obesitas, Pendidikan kesehatanAbstract
Obesitas merupakan masalah kesehatan utama yang memerlukan perhatian khusus. Prevalensi obesitas tertinggi pada kelompok usia pra lansia. Aktivitas fisik yang kurang dan gaya hidup sedentary merupakan beberapa faktor yang turut menyumbang tingginya angka kejadian obesitas. Obesitas akan menyebabkan timbulnya berbagai penyakit yang terkait dengan metabolisme seperti diabetes melitus, hipertensi, dislipidemia, dan jantung koroner. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah memberikan edukasi dan promosi kesehatan kepada masyarakat lansia tentang pencegahan obesitas pada lansia. Metode kegiatan pengabdian yang digunakan adalah penyuluhan. Sebelum diberikan penyuluham responden akan diberikan soal pre test, sesudah diberikan penyuluhan, responden diberikan soal post test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan responden sebanyak 44%. Kegiatan ini juga memperkuat peran keluarga dan kader dalam mendampingi lansia menjalani pola hidup sehat. Kesimpulannya, edukasi dan promosi kesehatan yang dilakukan secara partisipatif mampu meningkatkan kesadaran lansia terhadap pencegahan obesitas dan mendorong perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat. Kegiatan ini penting untuk mendukung program kesehatan lansia di tingkat desa, dengan harapan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan menjadi model bagi wilayah lain dalam mewujudkan lansia sehat dan bahagia.
References
Kemenkes RI, “Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018,” 2018.
WHO, “Obesity and overweight,” Geneva, Switzerland, 2021. [Online]. Available: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight
Kemenkes RI, “Laporan Riskesdas 2018 Nasional.” Kementrian Kesehatan RI, Jakarta, Indonesia, pp. 1–674, 2018.
R. S. M. Chan and J. Woo, “Prevention of overweight and obesity: How effective is the current public health approach,” Int. J. Environ. Res. Public Health, vol. 7, no. 3, pp. 765–783, 2010, doi: 10.3390/ijerph7030765.
Dinkes Kota Yogyakarta, “Profil Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta tahun 2020,” 2020.
L. L. Andersen, K. I. Proper, L. Punnett, R. Wynne, R. Persson, and N. Wiezer, “Workplace Health Promotion and Wellbeing,” Sci. World J., vol. 2015, no. 1, pp. 5–6, 2015, doi: 10.1155/2015/606875.
WHO, “Ageing,” World Health Organization, 2022. https://www.who.int/health-topics/ageing#tab=tab_1
J. Angulo, M. El Assar, A. Álvarez-bustos, and L. Rodríguez-mañas, “Physical activity and exercise : Strategies to manage frailty,” Redox Biol., vol. 35, no. January, p. 101513, 2020, doi: 10.1016/j.redox.2020.101513.
Notoatmojo, Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.
I. Nurmala, F. Rahman, A. Nugroho, N. Erlyani, N. Laily, and V. Y. Anhar, Promosi Kesehatan, 1st ed. Surabaya: Pusat Penerbitan dan Percetakan Universitas Airlangga (AUP), 2018.
M. Jura and L. P. Kozak, “Obesity and related consequences to ageing,” Age (Omaha)., vol. 38, no. 1, p. 23, 2016, doi: 10.1007/s11357-016-9884-3.
G. Colleluori and D. T. Villareal, “Aging, Obesity, Sarcopenia and the Effect of Diet and Exercise Intervention,” Exp. Gerontol., vol. 155, no. 111561, pp. 1–26, 2022, doi: 10.1016/j.exger.2021.111561.Aging.
Kementrian Kesehatan, “Masalah Gizi pada Lansia dan Cara Mengatasinya,” Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan, 2022. https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1226/masalah-gizi-pada-lansia-dan-cara-mengatasinya
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fika Nur Indriasari, Prima Daniyati Kusuma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





