Pengolahan Daun Mangrove Jeruju (Acanthus ilicifolius) Sebagai Bahan Pembuatan Peyek Kecamatan Kwandang

Authors

  • Alexander Ruruh Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo
  • Sukma Ayu Haris Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo
  • Fransisco David Abdul Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo
  • Mohamad Rezka Umar Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo
  • Moh. Ramadhan Polumulo Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo
  • Aditya Saputra Dai Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo
  • Abdul Syukran Dito Pakaya Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo
  • Firman Syahputra Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo
  • Zeinab Nurlena Y. Suma Program Studi Kehutanan Fakultas Kehutanan Universitas Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.59025/0gxfk032

Keywords:

Daun Mangrove, Jeruju, Peyek, Bulalo, Kwandang

Abstract

Acanthus ilicifolius atau yang lebih dikenal dengan sebutan jeruju, merupakan salah satu jenis tumbuhan mangrove yang banyak ditemukan di sekitaran Kawasan mangrove Kecamatan Kwandang salah satunya di Desa Bulalo. Hasil observasi yang dilakukan menunjukkan bahwa masyarakat Desa Bulalo khusunya yang berada pada kawasan hutan mangrove belum terlalu paham memanfaatkan mangrove tersebut. Oleh karena itu, pada kegiatan abdimas ini dilakukan Pengolahan Daun Mangrove Jeruju (Acanthus ilicifolius) sebagai bahan campuran Pembuatan Peyek. Jenis Mangrove Jeruju yang berlimpah dan belum diketahui oleh masyarakat cara pemanfaatanya sehingga kegiatan abdimas ini dilakukan sebagai edukasi, pengetahuan, dan informasi ide yang diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dalam pengembangan serta mampu membuat secara mandiri. Metode pengumpulan data dalam kegiatan ini bersumber dari setiap sosialisasi dan wawancara mangrove, dan metode kegiatannya adalah strategi partisipatif yang melibatkan masyarakat secara langsung dalam setiap pelaksanaan. Sebagai penutup, Mitra memperoleh keterampilan yang diperlukan melalui pengalaman langsung untuk dapat membuat peyek dari daun jeruju mangrove. Potensi untuk berkembang menjadi model bisnis yang dijalankan oleh masyarakat sekitar di sepanjang pesisir UMKM

References

A. Ruruh, dan Ernikawati, S. A. Pengajar Kehutanan Universitas Gorontalo Jln Wahab No, and K. Kayu Bulan Kec Limboto Kabupaten Gorontalo, “STRUKTUR DAN KOMPOSISI VEGETASI MANGROVE DI PESISIR PANTAI DESA DAMBALO KECAMATAN TOMILITO KABUPATEN GORONTALO UTARA (Mangrove Vegetation Structure and Composition On Beach Dambalo Village, Tomilito Sub-District, North Gorontalo Distric),” J. Penelit. Kehutan. Bonita, vol. 3, pp. 1–8, 2021.

Sulaminingih, E. Silamat, A. Ruruh, M. Syaiful, A. Ninasari, and M. AR, “Dampak Perubahan Iklim TerhadapPeningkatan Dan PenurunanProduktivitas Tanaman Pangan,” J. Rev. Pendidik. dan Pengajaran, vol. 7, no. 3, pp. 10189–10195, 2024.

A. Ruruh and Suma ZNY, “KEANEKARAGAMAN SATWA DIKAWASAN MANGROVE DI DESA KATIALADA KECAMATAN KWANDANG KABUPATEN GORONTALO UTARA Alexander,” Humanit. J. Humaniora, Sos. dan Bisnis, vol. 2, no. 8, pp. 763–775, 2024.

A. Ruruh, EN. Urusi, AS. Patur, WAY. Olii, ZNY, Suma, “PENGOLAHAN HASIL HUTAN BUKAN KAYU KOPI MANGROVE JENIS RHIZOPHORA APICULATA,” J-PKM J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 1, pp. 7–16, 2025.

A. Ruruh and M. H. Tuharea, “Measurement of Boundaries and Installation of Boundary Marks for the Function of The Muara Mahat Limited Production Forest in Kampar District , Riau Province,” vol. 1, no. June, pp. 128–136, 2024.

A. Ruruh, Z. N. Y. Suma, and M. Usman, “International Journal of Multidisciplinary Approach Sciences and Technologies ( MULTI ) Carbon Sequestration In Agroforestry : A . Systematic review of global practices Penyerapan Karbon Dalam Agroforestri : A . Tinjauan sistematis praktik global,” vol. 1, no. 3, pp. 158–168, 2024.

Ni Made Sugi Pradnyasuari and Anak Agung Gede Rai Yadnya Putra, “Potensi Tanaman Jeruju (Acanthus ilicifolius L.) sebagai Antiinflamasi,” Pros. Work. dan Semin. Nas. Farm., vol. 2, pp. 218–230, 2023, doi: 10.24843/wsnf.2022.v02.p18.

A. Ruruh and Z. N. Y. Suma, “Local Wisdom of Bulalo Mangrove Forest Management , Kwandang District , North Gorontalo Regency,” vol. 1, no. June, pp. 120–127, 2024.

N. Nusaibah, W. Pangestika, and H. Herry, “Pemanfaatan ekstrak daun jeruju (Acanthus ilicifolius) sebagai bahan aktif krim anti acne,” Agrikan J. Agribisnis Perikan., vol. 14, no. 1, pp. 16–24, 2021, doi: 10.29239/j.agrikan.14.1.16-24.

Ernikawati, D. Sandalayuk, A. Ruruh, and Z. N. Y. Suma, “Ethnopharmacology Potentials of Mangrove Bulalo, North Gorontalo,” J. Penelit. Pendidik. IPA, vol. 9, no. 11, pp. 10349–10355, 2023, doi: 10.29303/jppipa.v9i11.5196.

A. Wijayanti, D. Emilyasari, S. H. Rahmawati, T. L. Febriyanti, and E. S. Utami, “Pemanfaatan Daun Mangrove Jeruju (Acanthus Ilicifolius) Sebagai Teh Herbal Anti-Kanker Alami,” JCES | FKIP UMMat, vol. 6, no. 3, p. 567, 2023, doi: 10.31764/jces.v6i3.15773.

P. K. Sardar et al., “Antiallergic, anthelmintic and cytotoxic potentials of dried aerial parts of Acanthus ilicifolius L.,” Clin. Phytoscience, vol. 4, no. 1, 2018, doi: 10.1186/s40816-018-0094-7.

Downloads

Published

15-04-2025

How to Cite

[1]
“Pengolahan Daun Mangrove Jeruju (Acanthus ilicifolius) Sebagai Bahan Pembuatan Peyek Kecamatan Kwandang”, J. Masy. Madani Indones., vol. 4, no. 2, pp. 68–75, Apr. 2025, doi: 10.59025/0gxfk032.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Pengolahan Daun Mangrove Jeruju (Acanthus ilicifolius) Sebagai Bahan Pembuatan Peyek Kecamatan Kwandang”, J. Masy. Madani Indones., vol. 4, no. 2, pp. 68–75, Apr. 2025, doi: 10.59025/0gxfk032.