Sosialisasi Aspek Perkembangan Anak Usia Dini Di TK Fathul Ilmi Palembang
DOI:
https://doi.org/10.59025/js.v3i2.212Keywords:
PAUD, Usia Dini, Anak, Perkembangan, Orang TuaAbstract
Perkembangan pada anak usia dini merupakan komponen penting yang penting untuk mengembangkan kemampuan mulai dari kemampuan berpikir, berbicara, bergerak, mengekspresikan emosi, dan berinteraksi yang sangat dibutuhkan dalam aspek perkembangan berikutnya. Hal tersebut perlu untuk dipahami oleh orang tua karena mereka memiliki peran penting dalam perkembangan anaknya. Namun ditemukan bahwa orang tua murid di TK Fathul Ilmi Palembang masih memiliki pemahaman yang kurang terkait aspek perkembangan anak usia dini. Kegiatan pengabdian kepda msyarakat ini dilakukan di TK Fathul Ilmi, Palembang pada bulan November 2023 dalam bentuk seminar yang diikuti oleh orangtua murid. Kegiatan dimulai dengan pre-test dengan cara menggali pengetahuan dasar dengan mengajukan pertanyaan kepada peserta. Kemudian dilakukan pemaparan materi perkembangan anak usia dini. Tahap selanjutnya adalah memberikan beberapa game atau ice breaking edukasi sebagai bentuk post-test untuk mengetahui peningkatan pemahaman peserta. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan peningkatan jumlah peserta yang memahami tahap perkembangan anak usia dini dari menjadi. Selain itu terlihat peserta antusia ketika mengikuti kegiatan ini dari awal hingga akhir dan mengharapkan kegiatan sosialisasi dapat berlanjut dengan pemberian materi yang lainnya terutama terkait pemahaman yang lebih dalam perkembangan anak usia diniReferences
E. B. Hurlock, “Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan Edisi Kelima,” Jakarta : Erlangga, no. Edisi 5, 2011.
J. Santrock, LIFE-SPAN Development (13th ed.). Jilid I. 2018.
A. Syuhud, Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.
J. L. Epstein, School, Family, and Community Partnerships: Preparing Educators and Improving Schools (2nd ed.). Westview Press, 2011.
M. , & W. D. P. (1995) Hohmann, Education for Young Children: Programs for the Seventies and Eighties. High/Scope Press, 1995.
Kemendikbud, Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 146 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini pada pasal 5. Jakarta: Kemendikbud, 2014.
J. P. Shonkoff, “From Neurons to Neighborhoods : The Science of Early Childhood Development Putting the Study in Context Core Concepts of Development,” J Dev Behav Pediatr, vol. 24, no. 1, 2003.
“Play in child development and psychotherapy: toward empirically supported practice,” Choice Reviews Online, vol. 41, no. 07, 2004, doi: 10.5860/choice.41-4333.
S. Lester and W. Russell, Play for a change - Play, Policy and Practice: A review of contemporary perspectives. 2008.
D. Gupta, “Free to Learn: Why Unleashing the Instinct to Play Will Make Our Children Happier, More Self-Reliant, and Better Students for Life,” Anesth Analg, vol. 128, no. 2, 2019, doi: 10.1213/ane.0000000000003960.
W. S. Barnett et al., “Educational effects of the Tools of the Mind curriculum: A randomized trial,” Early Child Res Q, vol. 23, no. 3, 2008, doi: 10.1016/j.ecresq.2008.03.001.
N. Eisenberg et al., “Longitudinal Relations among Parental Emotional Expressivity, Children’s Regulation, and Quality of Socioemotional Functioning,” Dev Psychol, vol. 39, no. 1, 2003, doi: 10.1037/0012-1649.39.1.3.
T. L. Jones and R. J. Prinz, “Potential roles of parental self-efficacy in parent and child adjustment: A review,” Clin Psychol Rev, vol. 25, no. 3, 2005, doi: 10.1016/j.cpr.2004.12.004.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Ilham Prawidi Sakti, Heni Yuvita, Imas Permatasari, Raras Risia Yoganusmurti, Tsurayya Syarif Zain, Melisa Kurnia Asfitri, Yoga Aji Nugraha, Dika Setiagraha, Rizal Afif A. Napitupulu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





