Edukasi Hiperkolesterol dan Dampaknya Bagi Kesehatan di Posyandu Lansia
DOI:
https://doi.org/10.59025/js.v2i3.97Keywords:
Hiperlipidemia, Pendidikan Kesehatan, PuskesmasAbstract
Hiperlipidemia adalah suatu keadaan yang menunjukkan adanya peningkatan lemak darah termasuk kolesterol dan trigliserida atau peningkatan dari lipoprotein-lipoprotein khusus. Hiperlipidemia merupakan salah satu faktor resiko penyebab penyakit jantung koroner di samping faktor-faktor lain seperti hipertensi, merokok, riwayat keluarga, obesitas, stress, gaya hidup, jenis kelamin dan diabetes militus. Kadar kolesterol darah yang tinggi dapat mengendap pada dinding pembuluh darah bagian dalam, dan selanjutnya akan menghambat aliran darah dan oksigen sehingga mengganggu metabolisme sel otot jantung. Mengkonsumsi makanan tinggi kolesterol dan lemak jenuh menyebabkan peningkatan kolesterol intrasel, dan akan disimpan sebagai ester kolesterol yang menyebabkan penurunan transkripsi gen reseptor High Density-Lipoprotein (HDL) dan menurunkan sintesis LDL, hal ini menyebabkan kadar LDL-kolesterol di dalam sirkulasi akan semakin meningkat. Pengabdian masyarakat dilakukan di Kelurahan Margorejo yang masih bagian dari wilayah kerja Puskesmas Margorejo Kecamatan Metro Selatan. Metode yang di gunakan adalah Pendidikan Kesehatan yang diawali dengan pemeriksaan kolesterol dan dilanjutkan dengan penyuluhan (ceramah diskusi dan Tanya jawab). Hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat seluruh perserta dapat menyerap informasi dengan baik mereka mampu dalam memilih dan memilah makanan yang mereka mesti konsumsi, serta mengetahui aktifitas fisik yang dapat menurunkan kadar kolestaerol dalam darah
References
C. Susiana, R. Lantip, and S. Thianti, “Kadar malondiadehid (MDA) penderita penyakit jantung koroner di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta,” Mandala Heal. a Sci. J., vol. 2, pp. 47–54, 2006.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Rencana pembangunan kesehatan menuju Indonesia sehat 2010, 1st ed. Jakarta: Jakarta Depkes RI, 1999.
Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Indonesia sehat 2010 visi baru, misi, kebijakan dan strategi pembangunan kesehatan, 1st ed. Jakarta: Jakarta Depkes RI, 1999.
D. Anies and P. K. K. MKes, “Waspada Ancaman Penyakit Tidak Menular Solusi Pencegahan dari Aspek Perilaku dan Lingkungan,” Jakarta PT Alex Media Komputindo, 2006.
Dinas Kesehatan Propinsi Lampung, “Profil Kesehatan propinsi Lampung Tahun 2009,” Bandar Lampung, 2009.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan, “Laporan studi mortalitas 2001 : pola penyebab kematian di Indonesia,” Jakarta: Jakarta : Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan, 2002, p. 76.
Deviana, “Kolesterol : solusi tepat mengelola kolesterol,” 3rd ed., Yogyakarta : Cemerlang Publishing, 2015, p. 136.
S. Waspadji, “Pengkajian status gizi : studi epidemiologi,” 1st ed., Jakarta: Jakarta : Balai Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, 2003, p. 250.
F. Yatim, Kendalikan obesitas dan diabetes, Cetakan 20. Jakarta: Jakarta Selatan : Indocamp, 2018.
A. Muhammad, “Waspadai kolesterol tinggi,” Yogyakarta: Bukubiru, 2009.
S. Supardi, “Model Prediksi Faktor Kejadian Hiperlipidemia Peserta Askes Di Kecamatan Metro Timur Kota Metro,” J. Wacana Kesehat., vol. 3, no. 1, 2018. DOI: https://doi.org/10.52822/jwk.v3i1.68
M. W. Freeman and C. Junge, “Kolesterol rendah jantung sehat,” Penerbit Buana Ilmu Pop., 2005.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Supardi, Ludiana, Anik Inayati, Indhit Tri Utami, Nia Risa Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





