Temukan Sudut Kota Yang Tak Terlihat: Wisata Urban berbasis Walking Tour untuk Pemberdayaan Pemuda di Makassar

Authors

  • Muh. Fitrah Ramadhan Umar Program Studi Psikologi, Universitas Bosowa
  • Puji Rahayu Program Studi Psikologi, Universitas Bosowa
  • Andi Besse Opu Program Studi Psikologi, Universitas Bosowa
  • Ai Febriani Chaeril Program Studi Psikologi, Universitas Bosowa
  • Magfirah Al Isran Program Studi Psikologi, Universitas Bosowa
  • Muhammad Zaki Fahran Program Studi Psikologi, Universitas Bosowa
  • A. Guruh Rangga Putra Program Studi Psikologi, Universitas Bosowa
  • Andika Palian Program Studi Psikologi, Universitas Bosowa
  • Rahmat S. Bintang Program Studi Psikologi, Universitas Bosowa
  • M. Taufiq Fayyad Program Studi Psikologi, Universitas Bosowa

DOI:

https://doi.org/10.59025/1gbp5m89

Keywords:

Wisata Urban, Walking Tour, Pemberdayaan Pemuda, Ekonomi Kreatif, Jalan Bareng Makassar

Abstract

Kota Makassar memiliki potensi wisata urban berbasis sejarah, budaya, dan pesisir yang besar, namun pemanfaatannya masih terkendala oleh keterbatasan walkability dan rendahnya pelibatan pemuda dalam pengembangan wisata kota. Salah satu pendekatan alternatif yang dapat dikembangkan adalah wisata urban berbasis walking tour yang mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya pemuda. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas pemuda dalam pengembangan komunitas berbasis walking tour melalui kegiatan psikoedukasi dan praktik lapangan bersama mitra Komunitas Jalan Bareng Makassar. Metode pelaksanaan meliputi pemetaan lokasi potensial, penyusunan modul dan simulasi walking tour, pelaksanaan walking tour terbuka, serta evaluasi melalui desain pre-test dan post-test. Hasil analisis menggunakan uji paired sample t-test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan antara sebelum dan sesudah kegiatan (t= −5,02; p < 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa program psikoedukasi berbasis walking tour efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan pemuda sebagai agen penggerak wisata urban dan ekonomi kreatif berbasis komunitas. Kegiatan ini berpotensi menjadi model pemberdayaan pemuda yang dapat direplikasi di kawasan perkotaan lain dengan karakteristik serupa

References

Duignan, M. B., & Pappalepore, I. (2023). How do Olympic cities strategically leverage new urban tourism? Evidence from Tokyo. Tourism Geographies, 25(2–3), 425–449. https://doi.org/10.1080/14616688.2021.1895296 DOI: https://doi.org/10.1080/14616688.2021.1895296

Rohadi, P., Qisthina, N., Aulia, R., Arifin, H., & Kaswanto, R. (2024). Urban landscape management of Makassar city based on waterfront city concept. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1384. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1384/1/012029. DOI: https://doi.org/10.1088/1755-1315/1384/1/012029

Irafany, S., Wunas, S., Trisutomo, S., Akil, A., Arifin, M., & Rasyid, A. (2020). Walkability index based on pedestrian needs in the losari beach area of Makassar city. Indian Journal of Forensic Medicine & Toxicology. https://doi.org/10.37506/ijfmt.v14i4.12899. DOI: https://doi.org/10.37506/ijfmt.v14i4.12899

Asis, S., Aksa, K., & Arief, R. (2022). Studi tingkat kenyamanan jalur pedestrian di kawasan perdagangan jalan somba opu Makassar. Journal of Urban Planning Studies. https://doi.org/10.35965/jups.v3i1.329. DOI: https://doi.org/10.35965/jups.v3i1.329

Rohana, R., Ardi, M., Ali, M., & Hamkah, H. (2022). The application of the concept walkability in the city of Makassar in terms of behavioral aspects. Advances in Social Science, Education and Humanities Research. https://doi.org/10.2991/assehr.k.220402.026. DOI: https://doi.org/10.2991/assehr.k.220402.026

Arifin, M., Rasyid, A., & Osman, W. (2020). Walkability index of real estate housing in Makassar. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 419. https://doi.org/10.1088/1755-1315/419/1/012107. DOI: https://doi.org/10.1088/1755-1315/419/1/012107

Jayadilaga, Y. (2025). Profil tekanan darah pada kelompok usia dewasa muda di lingkungan kampus. Mutiara Pendidikan dan Olahraga. https://doi.org/10.61132/mupeno.v2i2.430. DOI: https://doi.org/10.61132/mupeno.v2i2.430

Febriani, P., & Muttaqin, I. (2025). Walking tour and culture: Fostering cultural collaboration through tourism. Indonesian Tourism Journal. https://doi.org/10.69812/itj.v2i1.103. DOI: https://doi.org/10.69812/itj.v2i1.103

Prathama, D., & Idajati, H. (2024). Identification of place identity characteristics in walking tour of peneleh heritage kampong, Surabaya city, Indonesia. Media Konservasi. https://doi.org/10.29244/medkon.29.3.497. DOI: https://doi.org/10.29244/medkon.29.3.497

Partanen, M., Kettunen, M., & Saarinen, J. (2023). Community inclusion in tourism development: young people’s social innovation propositions for advancing sustainable tourism. Tourism Recreation Research, 50, 58 - 73. https://doi.org/10.1080/02508281.2023.2226040. DOI: https://doi.org/10.1080/02508281.2023.2226040

Zimmerman, M. A. (2000). Empowerment theory: Psychological, organizational and community levels of analysis. In J. Rappaport & E. Seidman (Eds.), Handbook of community psychology (pp. 43–63). Springer DOI: https://doi.org/10.1007/978-1-4615-4193-6_2

Sidiq, R., Resdati, R., Ihsan, M., Sulistyani, A., & Sugiyanto, S. (2023). Peningkatan kapasitas kelompok sadar wisata dalam mengembangkan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif kawasan bandar bakau Kota Dumai. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement. https://doi.org/10.37680/amalee.v4i2.2738. DOI: https://doi.org/10.37680/amalee.v4i2.2738

Rachman, A., Bulkis, S., & , H. (2020). Youth participation in the creative economy and community empowerment. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 473. https://doi.org/10.1088/1755-1315/473/1/012077. DOI: https://doi.org/10.1088/1755-1315/473/1/012077

Nugroho, S., Rizqiyah, F., Sulistyandari, U., Soemardiono, B., Kharismawan, R., Mahendra, A. S.,& Audina, S. Z. (2025). Peningkatan Kualitas Walking Tour Kampung Sejarah Peneleh sebagai bagian Pariwisata Berkelanjutan. Sewagati, 9(2), 366-375. https://doi.org/10.12962/j26139960.v9i2.2427 DOI: https://doi.org/10.12962/j26139960.v9i2.2427

Campos, A., Mendes, J., Valle, P., & Scott, N. (2018). Co-creation of tourist experiences: a literature review. Current Issues in Tourism, 21, 369 - 400. https://doi.org/10.1080/13683500.2015.1081158. DOI: https://doi.org/10.1080/13683500.2015.1081158

Yusof, N., Azizan, I., Ahmad, N., Ismail, J., & Yusoff, S. (2025). Empowering Youth for Sustainable Tourism: The Mediating Roles of Social Innovation in Promoting Local Community Development. BORNEO AKADEMIKA. https://doi.org/10.24191/ba/v9i1/118975. DOI: https://doi.org/10.24191/BA/v9i1/118975

Kolb, D. A. (2015). Experiential learning: Experience as the source of learning and development (2nd ed.). Pearson Education.

Goodwin, H., & Santilli, R. (2009). Community-based tourism: A success? ICRT Occasional Paper No. 11. International Centre for Responsible Tourism

Richards, G. (2018). Cultural tourism: A review of recent research and trends. Journal of Hospitality and Tourism Management, 36, 12–21 DOI: https://doi.org/10.1016/j.jhtm.2018.03.005

Wearing, S., McDonald, M., & Ponting, J. (2005). Building social capital through community-based tourism: A case study from the South Pacific. Tourism Recreation Research, 30(1), 41–52

Downloads

Published

04-02-2026

How to Cite

[1]
“Temukan Sudut Kota Yang Tak Terlihat: Wisata Urban berbasis Walking Tour untuk Pemberdayaan Pemuda di Makassar”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 554–562, Feb. 2026, doi: 10.59025/1gbp5m89.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Temukan Sudut Kota Yang Tak Terlihat: Wisata Urban berbasis Walking Tour untuk Pemberdayaan Pemuda di Makassar”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 554–562, Feb. 2026, doi: 10.59025/1gbp5m89.