LAMPU DIGITAL: Model Monitoring Air Berbasis Komunitas di Cempaka

Authors

  • Ahmad Ali Syafi'i Universitas Lambung Mangkurat
  • Agus Triantoro Universitas Lambung Mangkurat
  • Karina Shella Putri Universitas Lambung Mangkurat
  • Annisa Universitas Lambung Mangkurat
  • Pillayati Universitas Lambung Mangkurat
  • Satrio Ramadhan Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.59025/3tryjv95

Keywords:

Kualitas Air, Lampu Digital, Pelaporan Digital, Bekas Tambang, Pemberdayaan Masyarakat

Abstract

Aktivitas pertambangan rakyat di kawasan Intan Cempaka, Kalimantan Selatan meninggalkan lubang-lubang tambang dan genangan air yang berpotensi menjadi sumber pencemaran lingkungan. Kurangnya keterampilan masyarakat dalam melakukan pemantauan kualitas air menyebabkan tidak adanya basis data lingkungan yang dapat digunakan untuk pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based). Program pengabdian kepada masyarakat ini menerapkan pendekatan teknologi sederhana LAMPU DIGITAL (Lakmus, pH meter, dan pelaporan digital) dengan tujuan meningkatkan kapasitas warga dalam mengukur kualitas air, mendokumentasikan hasil secara digital, dan membangun sistem komunitas pemantau air yang mandiri. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan teknis, implementasi lapangan, pendampingan rutin, serta pembentukan komunitas pemantau air. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan warga dalam menggunakan alat monitoring, terbentuknya sistem pelaporan digital berbasis Google Form, serta keterlibatan aktif Pokdarwis Trisakti Pumpung dalam pengumpulan data. Program ini mendorong terciptanya sistem monitoring partisipatif yang dapat dikembangkan menuju integrasi kebijakan lingkungan daerah.

References

World Health Organization, Guidelines for Drinking-water Quality, 4th ed. Geneva: WHO, 2011.

J. Bartram, R. Ballance, Water Quality Monitoring: A Practical Guide to the Design and Implementation of Freshwater Quality Studies and Monitoring Programmes, UNEP/WHO, 1996. DOI: https://doi.org/10.4324/9780203476796

Pemerintah Indonesia, Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 Tentang Pengelolaan Kualitas Air, 2001.

Kementerian Lingkungan Hidup, Permen LH No. 5 Tahun 2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah, 2014.

C. Conrad and K. Hilchey, "A review of citizen science and community-based monitoring: issues and opportunities," Environmental Monitoring and Assessment, vol. 176, pp. 273–291, 2011. https://doi.org/10.1007/s10661-010-1582-5 DOI: https://doi.org/10.1007/s10661-010-1582-5

G. Flores-Díaz, "Involving Local Communities in Water Quality Monitoring," 2018. (detail publikasi perlu ditambahkan). https://doi.org/10.3390/w10050542 DOI: https://doi.org/10.3390/w10050542

C. Pareja, J. Honey-Rosés, N. C. Kunz, J. Fraser, and L. Xavier, “What participation? Distinguishing water monitoring programs in mining regions based on community participation,” Water, vol. 10, no. 10, Art. no. 1325, 2018, https://doi.org/10.3390/w10101325 DOI: https://doi.org/10.3390/w10101325

G. Insua, “From paper to pixels: Using Google Forms for collaboration and assessment,” Library Hi Tech News, vol. 32, no. 4, pp. 9–13, 2015, https://doi.org/10.1108/lhtn-12-2014-0105 DOI: https://doi.org/10.1108/LHTN-12-2014-0105

A. McIntyre, Participatory Action Research. Los Angeles, CA: SAGE Publications, 2008. (Qualitative Research Methods Series, vol. 52). ISBN: 978-1-4129-5366-5.

T. Carlson and A. Cohen, “Linking community-based monitoring to water policy: perceptions of citizen science,” Journal of Environmental Management, vol. 219, pp. 168–177, 2018, https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2018.04.077 DOI: https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2018.04.077

Yang, B., Patsavas, M. C., Byrne, R. H., & Ma, J. (2014). Seawater pH measurements in the field: A DIY photometer with 0.01 unit pH accuracy, Marine Chemistry, 160, 75–81. https://doi.org/10.1016/j.marchem.2014.01.005 DOI: https://doi.org/10.1016/j.marchem.2014.01.005

Hamdani, F. F., dkk. (2023). The Water Chemistry Quality of the Ex-sand Mining Sites in Gantar District, West Java, for Freshwater Fish Cultivation. European Journal of Environment and Earth Sciences, 4(5). https://eu-opensci.org/index.php/ejgeo/article/view/16417 DOI: https://doi.org/10.24018/ejgeo.2023.4.5.417

Said, N. I., & Yudo, S. (2021). Status Kualitas Air di Kolam Bekas Tambang Batubara di Tambang Satui… Jurnal Teknologi Lingkungan, 22(1), 48–57. https://doi.org/10.29122/jtl.v22i1.3900 DOI: https://doi.org/10.29122/jtl.v22i1.3900

McCarty, D. A., Kim, M. A., Jo, H., et al. (2025). Accessible water quality monitoring through hybrid human–machine colorimetric methods. Environmental Monitoring and Assessment, 197, 555. https://doi.org/10.1007/s10661-025-13983-x DOI: https://doi.org/10.1007/s10661-025-13983-x

Downloads

Published

23-01-2026

How to Cite

[1]
“LAMPU DIGITAL: Model Monitoring Air Berbasis Komunitas di Cempaka”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 469–478, Jan. 2026, doi: 10.59025/3tryjv95.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“LAMPU DIGITAL: Model Monitoring Air Berbasis Komunitas di Cempaka”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 469–478, Jan. 2026, doi: 10.59025/3tryjv95.