Pengembangan Sistem Informasi Manajemen yang Mendukung Pelaporan Kinerja dan Akreditasi Digital Meningkatkan Kapasitas Operator Puskesmas Pagelaran
DOI:
https://doi.org/10.59025/71epm244Keywords:
SIMPUS, Capacity Building, Digitalisasi, Puskesmas, Data KesehatanAbstract
Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) adalah fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang bertanggung jawab secara strategis untuk memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama di tingkat kecamatan. Puskesmas adalah ujung tombak sistem kesehatan nasional dan bertanggung jawab atas pelayanan kuratif dan rehabilitatif serta program preventif dan promotif. Sebagian besar operator tidak menerima pelatihan yang cukup tentang cara menggunakan SIMPUS dan sistem digital lainnya. Beberapa orang masih melakukan transformasi digital manual atau semi-digital (menggunakan lembar kerja spreadsheet tanpa sistem terintegrasi), tetapi ini tidak dapat dilakukan secara instan. transformasi digital semacam ini tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan adanya pendekatan penguatan kapasitas (capacity building) yang komprehensif bagi para operator Puskesmas. Para operator Puskesmas membutuhkan pendekatan penguatan kapasitas yang menyeluruh. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan bahwa peserta lebih memahami penggunaan SIMPUS secara signifikan. Nilai rata-rata peserta meningkat dari 55,3 menjadi 86,7 setelah pelatihan. Selain itu, operator memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang hubungan antara data pelayanan dan indikator kinerja yang harus dilaporkan. Dari perspektif efisiensi, peningkatan kapasitas meningkatkan kemampuan teknis individu dan sistem kerja organisasi secara keseluruhan; waktu penyusunan laporan bulanan yang sebelumnya membutuhkan tiga hingga empat hari sekarang hanya membutuhkan satu hingga dua hari. Selain itu, jumlah laporan yang dikembalikan oleh Dinas Kesehatan karena kesalahan data menurun hingga 70%. Secara langsung, kegiatan ini meningkatkan kualitas manajemen data kesehatan di Puskesmas Pagelaran. Hasilnya dapat digunakan sebagai model replikasi untuk puskesmas lain di wilayah Kabupaten Pringsewu Lampung dalam jangka panjang. Untuk mencapai hal ini, diperlukan rencana jangka panjang untuk kegiatan ini harus mencakup pelatihan lanjutan tentang analisis data dan pelaporan yang didasarkan pada standar kualitas peningkatan infrastruktur teknologi dan sistem jaringan dan pembentukan tim pengelola data internal yang berfungsi sebagai pusat pembelajaran untuk karyawan baru.
References
I. F. S. Nasution, D. Kurniansyah, and E. Priyanti, “Analisis pelayanan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas),” Kinerja: Jurnal Ekonomi dan Manajemen, vol. 18, no. 4, pp. 527–532, 2021. DOI: https://doi.org/10.30872/jkin.v18i4.9871
A. H. Aldio, D. R. Dewi, N. Yulia, and W. Viatiningsih, “Evaluasi Penerapan Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS),” Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, vol. 2, no. 4, pp. 503–514, 2022. DOI: https://doi.org/10.59141/cerdika.v2i4.364
S. W. Widiyanti, N. M. Hastuti, and E. A. Kusumawati, “tinjauan keamanan data rekam medis elektronik pada aplikasi simpus berdasarkan aspek confidentiality, integrity, dan availability di puskesmas tasikmadu karanganyar: review of electronic medical record data security in the simpus application based on the ,” Indonesian Journal of Health Information Management, vol. 4, no. 2, 2024.
B. Anita and H. Febriawati, Puskesmas dan Jaminan Kesehatan Nasional. Deepublish, 2019.
M. S. Chairani, “Telemedicine Sebagai Bentuk Digitalisasi Pelayanan Kesehatan Di Indonesia: Tinjauan Literatur,” 2022.
S. Fatimah, “Faktor Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan di Puskesmas,” HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), vol. 3, no. 1, pp. 121–131, 2019.
C. K. Rahmayani, “Faktor hambatan dalam akses pelayanan kesehatan pada puskesmas di Indonesia: Scoping review,” Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, vol. 13, no. 4, pp. 1337–1344, 2023.
A. Amallia, “Digitalisasi Kesehatan Dalam Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan,” Medical Journal of Nusantara, vol. 3, no. 3, pp. 151–158, 2024. DOI: https://doi.org/10.55080/mjn.v3i3.1103
G. Alfiansyah, M. S. Putri, N. Muna, and S. Farlinda, “Evaluasi Kepuasan Pengguna SIMPUS di Puskesmas Singotrunan Banyuwangi,” BIOS: Jurnal Teknologi Informasi dan Rekayasa Komputer, vol. 5, no. 1, pp. 71–79, 2024. DOI: https://doi.org/10.37148/bios.v5i1.101
S. T. Untoro Apsiswanto, S. Muharni, S. Kom, S. Al-Khowarizmi, and M. Kom, “Sistem Operasi,” 2022, CV Literasi Nusantara Abadi.
A. K. Hanifah and Y. Hartriyanti, “Efektivitas berbagai jenis metode pelatihan untuk meningkatkan kapasitas kader posyandu dalam upaya pencegahan stunting pada balita,” Journal of Nutrition College, vol. 12, no. 2, pp. 121–134, 2023. DOI: https://doi.org/10.14710/jnc.v12i2.36823
Y. Syafitri, G. Y. K. S. Siregar, and S. Muharni, Sistem Informasi Manajemen. Penerbit Adab, 2022.
B. S. Haryono, S. Zauhar, and B. Supriyono, Capacity Building. Universitas Brawijaya Press, 2012.
L. Brown, A. LaFond, and K. E. Macintyre, Measuring capacity building. Carolina Population Center, University of North Carolina at Chapel Hill …, 2001.
S. Muharni, S. Kom, and M. TI, Analisa dan Perancangan Sistem Informasi: Bintang Pustaka. Bintang Pustaka Madani, 2021.
S. Andriyanto, S. Muharni, T. A. Nugroho, M. F. Al Farisi, M. D. Dzaki, and I. Irnanda, “Inovasi Pelayanan Kesehatan Berbasis Digital melalui Pelatihan SIRS Versi 6.3 untuk Peningkatan Akurasi Data Medis,” Journal of Digital Community Services, vol. 2, no. 2, pp. 36–41, 2025. DOI: https://doi.org/10.69693/dcs.v2i2.34
R. Purwaningrum, A. Dewantoro, and A. T. Susilo, “Capacity Building dalam Dunia Pendidikan sebagai Upaya Penguatan Kolaborasi Antar-Unsur: Systematic Literature Review,” DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, vol. 7, no. 3, 2023. DOI: https://doi.org/10.20961/jdc.v7i3.79250
A. Trisnanto, B. G. Steffani, S. R. Romeo, E. P. R. Siwi, and A. Z. Adinata, Capacity Building dan Masyarakat Desa. UB Press, 2024.
R. N. Latifah, “Capacity building posyandu sadar ibu dan anak melalui mind mapping methode (3m) sebagai upaya peningkatan kreatifitas dan ketrampilan kader posyandu,” Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal of Community Health Service), vol. 1, no. 2, pp. 134–142, 2021. DOI: https://doi.org/10.25311/jpkk.Vol1.Iss2.972
R. D. Wijaya et al., “capacity building deteksi dini lepra kader kesehatan di kabupaten bekasi capacity building early detection of lepra for health worker in bekasi district,” JAM: Jurnal Abdi Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 109–116, 2023.
S. Sabaruddin and S. Sulhendri, “Pelatihan capacity building pengurus koperasi pasar ciputat mandiri,” Open Community Service Journal, vol. 2, no. 2, pp. 77–83, 2023. DOI: https://doi.org/10.33292/ocsj.v2i2.37
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sigit Andriyanto, Sita Muharni, Muhammad Farhan Al Farisi, Tri Adi Nugroho, Nur Aminudin, Susilo Setiawan, Rizka Dwi Yovita, Etanaulia Marsim, Yessiana Luthfia B, Elita Yuni Setiyarini

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





