Peningkatan Nilai Ekonomis Jagung Pipil Menjadi Kerupuk Melalui Pengolahan dan Perhitungan Biaya Produksi
DOI:
https://doi.org/10.59025/js.v2i4.172Keywords:
Pengolahan, Jagung Pipil, Biaya ProduksiAbstract
Di Indonesia, jagung merupakan bahan makanan pokok kedua setelah beras. Sedangkan berdasarkan urutan bahan makanan pokok di dunia, jagung menduduki urutan ketiga setelah gandum dan beras. Dusun weet yang merupakan salah satu anak dusun dari desa tonwawan yang ada di Kabupaten Maluku Barat Daya merupakan salah satu dusun yang sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani, peternak dan nelayan dan menjadikan pekerjaan tersebut sebagai pekerjaaan utama untuk meningkatkan pendapatan dan pangan di masyarakat. Masyarakat dusun Weet belum begitu antusias membudidaya jagung untuk dijual, karena tujuan utama masyarakat menanam jagung hanya untuk dikonsumsi sendiri. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman bagi masyarakat dusun weet tentang bagaimana meningkatkan nilai ekonomis pada jagung dengan diversifikasi bahan baku jagung, menghitung biaya produksi yang dikeluarkan dan mengukur keuntungang dari aktivitas produksi. Hasil yang didapat, masyarakat mampu memanfaatkan dan mengolah jagung pipil menjadi kerupuk jagung. Selain itu dalam pengelolaan jagung, mereka juga dapat menghitung setiap keuntungan yang diharapkan jika terjual.
References
Dinas Pertanian Kabupaten Maluku Barat Daya. Dia akses pada August 18, 2023, 9:17 am. https://malukubaratdayakab.bps.go.id/indicator/53/150/2/luas-areal-tanaman-pangan-menurut-kecamatan.html
https://kumparan.com/bernaldo-napitupulu/kenali-komoditas-jagung-dan-kedelai-di-indonesia1waxQ2iwyrA/full (diakses 19 September 2023)
Assauri, Sofjan. Manajemen Produksi dan Operasi. Edisi Empat. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, 1993
Ace Partadiredja, Pengantar Ekonomika Edisi 4, BPFE: Yogyakarta, 2002
Luanmasar Marlani, 2022, Produksi dan Pemasaran Jagung di Kabupaten Maluku Barat Daya, Dinas Pertanian Kabupaten Maluku Barat Daya, Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, Volume 18, No. 2, Juni 2022, Halaman 103-116
Mulyadi. 2012. Akuntansi Biaya. Edisi 5. Unit Penerbit dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN. Yogyakarta
Soekartawi. (1995). Analisis Usahatani. Jakarta: UI-PRESS
Thenu,S., Hadi,S., Siregar,H. Murniningtyas, E. 2014.Analisis Usaha jagung dan Keberlanjutan di Pulau KIsar Kecamatan Pulau-pulau Terselatan Kabupaten Maluku Barat Daya. Program Studi Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan Institut Pertanian Bogor, Pengajar pada Program Studi Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan Institut Pertanian Bogor. Sosiohumaniora, Volume 16 No.2 DOI: https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v16i2.5733
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Thimotina Killay, Juwaher Makatita, Dian Sartin Tiwery, Aprisianus A.Rayani, Dance Edison Tunay, Marlin Kowa, Hetti K.Mauday, Nickho Blukora, Yospina W.Wiaratraur, Dien F.Pakolay, Grace E.Sulimaly, Theopilus Lewier, Penina Malau

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





