Pendampingan Pengelolaan Pemandian Sumberingin Melalui Desain Spot Swafoto
DOI:
https://doi.org/10.59025/js.v2i4.160Keywords:
Desain, Swafoto, PendampinganAbstract
Desa Wringinsongo berada di bagaian barat Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, dimana terdapat pemandian air memberikan dampak perekonomian tumbuh untuk warga di sekelilingnya. Untuk meningkatkan jumlah pengunjung maka diperlukan pengelolaan pemandian yang baik. Maraknya fenomena swafoto (selfie) yang dilakukan wisatawan dengan mengunggah foto-fotonya melalui media sosial, menarik minat wisatawan untuk datang mencari tempat-tempat yang unik untuk berfoto melalui penciptaan sisi yang menarik untuk tampil di Instagram (instagrammable). Dukungan teknologi informasi dan komunikasi khususnya penggunaan smartphone, mempermudah bagi wisatawan mengakses informasi mengenai destinasi wisata baru yang akan dituju. Wisatawan yang memposting foto dirinya di media sosial menjadikan wisata swafoto di Desa Wringin akan semakin popular. Mencermati kondisi yang terjadi pada kawasan wisata di Wringinsongo penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fasilitas spot swafoto sebagai suatu atraksi wisata dan mengkaji pengaruhnya terhadap pengalaman berwisata bagi wisatawan. Kegiatan Tim PPM dengan melakukan (1) Pendampingan pengelolaan Pemandian Sumberingin Melalui Desain Spot Swafoto, (2) Melengkapi sarana dan prasarana untuk desain spot foto Pelatihan membuat desain spot swafoto. Kegiatan Pengabdian tersebut memberikan berdampak terhadap pelayanan fasilitas wisata untuk mengelola wisata dengan Spot Swafoto yang dapat menarik banyak pengguna.
References
M. Sanjaya, I. Komang, and G. Santhyasa, “PRANATACARA BHUMANDALA: Jurnal Riset Planologi 1[1]:38-50 PROSES PERENCANAAN WISATA SWAFOTO DI DESA WANAGIRI, BULELENG, BALI.” [Online]. Available: https://ejournal.unhi.ac.id/index.php/Pranatacara_Bhumandala DOI: https://doi.org/10.32795/pranatacara_bhumandala.v1i1.698
Menteri Dalam Negeri, “Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia,” 2019.
I. M. JUNAID DAN MUH ARFIN SALIM Politeknik Pariwisata Makassar Jl Gunung Rinjani Kota Mandiri Tanjung Bunga Makassar, “Peran Organisasi Tata Kelola Dalam Pengelolaan Desa Wisata Nglanggeran, Yogyakarta,” 2019. DOI: https://doi.org/10.33649/pusaka.v1i1.6
N. Nyoman and S. Wisudawati, “Pengembangan Daya Tarik Wisata Sungai Di Kota Denpasar Melalui Pemberdayaan Masyarakat (Studi Kasus Sungai Loloan Di Kawasan Mertasari, Sanur Kauh),” 2017. DOI: https://doi.org/10.22334/jihm.v8i1.84
Z. Pratiwi and A. Prakosa, “Pengaruh Media Sosial, Event Pariwisata, Dan Fasilitas Pelayanan Terhadap Minat Berkunjung Ulang Di Sandboarding Gumuk Pasir Parangkusumo,” Jurnal Fokus Manajemen Bisnis, vol. 11, no. 1, p. 74, Apr. 2021, doi: 10.12928/fokus.v11i1.3851. DOI: https://doi.org/10.12928/fokus.v11i1.3851
I. Audia Agustina and Y. Angkawijaya, “Fenomena Swafoto dan Pengaruhnya Terhadap Budaya Visual pada Estetika Interior Ruang Komersial,” 2019. DOI: https://doi.org/10.12962/j12345678.v4i1.5242
Presiden Republik Indonesia, “PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,” Jakarta, 1996.
G. Ngurah, W. Arsana, N. Sunarta, I. Nyoman, and S. Arida, “Fenomena Pengelolaan Atraksi Wisata Swafoto Dan Implikasinya Bagi Masyarakat Di Desa Wanagiri Kecamatan Sukasada Kabupaten Buleleng,” 2019.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Adi Candra Kusuma, Mas Nurul Achmadiah, Denda Dewatama, Yulianto, Ratna Ika Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





