Penyuluhan Kesantunan dan Kesopanan Berbahasa Pada Siswa SMK Karya Mandiri Kota Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.59025/js.v2i4.157Keywords:
Penyuluhan, Kesantunan, Kesopanan, BerbahasaAbstract
Penggunaan bahasa tidak hanya sebatas memperhatikan ragam yang baik dan benar, akan tetapi juga mematuhi ketepatan penyampaian makna dan maksud tujuan yang ingin disampaikan kepada mitra tutur secara santun. Ketidaksantunan acap muncul karenan kurangnya pengetahuan dan pembiasaan dari para siswa. Hal ini menjadi perhatian para guru dan orang tua siswa. Ketidaksopanan juga muncul karena siswa belum memperhatikan dan mengetahui dampak dari ucapan yang tidak sopan. Kegiatan ini dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, praktek, pendampingan dan evaluasi kegiatan. Peserta yang ikut adalah siswa SMK Karya Mandiri sebanyak 37 siswa kelas X program studi d Kota Bekasi. Kegiatan dilakkan pada bulan Maret hingga Juli 2023. Hasil kegiatan menunukkan siswa sudah mampu membedakan siuasi formal dan informal serta mempraktekkan kesantunan dan kesopanan berbicara di lingkungan sekolah. Nilai evaluasi mencapai 74, berkatagori cukup baik.
References
Handoyo, E., Tijan, M. S., & Cipta, H. (2010). Model Pendidikan Karakter Berbasis Konservasi: Pengalaman Universitas Negeri Semarang. Semarang, Universitas Negri Semarang dan Widya Karya.
Harimur Harimurti Kridalaksana, Kamus Linguistik. F ti Kridalaksana, Kamus Linguistik. Fourth Editon. Jakar on. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2008, li + 316 pp. [First edition 1982.]
Pramujiono, A., Suhari, S. H., Rachmadtullah, R., Indrayanti, T., & Setiawan, B. (2020). Kesantunan Berbahasa, Pendidikan Karater, Dan Pembelajaran Yang Humanis. Indocamp. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=L5EmEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=kesantunan+juga+berkaitan+dengan+konsep+rasionalitas+dan+muka.+Rasionalitas+merupakan+penalaran+atau+logika+sarana-tujuan,+sementara+muka+bermakna+citra+diri+yang+terdiri+atas+dua+keinginan+yang+berlawanan,+yaitu+muka+negatif+dan+muka+positif&ots=VNeyxc4vMc&sig=8RA_Rzxfo_R10lZFC8nP63xqEW8&redir_esc=y#v=onepage&q&f=false
Cahyadi, R. (2018). Pembelajaran bahasa Jawa dalam membentuk kesantunan berbahasa di MI Muhammadiyah Arenan kecamatan Kaligondang kabupaten Purbalingga (Doctoral dissertation, IAIN Purwokerto).
Muharudin, E., & Israhayu, E. S. (2022). KESANTUNAN BERBAHASA INDONESIA SISWA SEKOLAH DASAR DALAM PEMBELAJARAN DARING (ONLINE) DI MASA PANDEMI COVID-19. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 230-243. https://doi.org/10.31943/bi.v7i1.210 DOI: https://doi.org/10.31943/bi.v7i1.210
Cooren, F. (2015). Speech act theory: A critical overview. In The international encyclopedia of language and social interaction (pp. 1–16). Wiley-Blackwell. https://doi.org/10.1002/97811186114 63/wbielsi055. DOI: https://doi.org/10.1002/9781118611463.wbielsi055
Fauzan. (2021). Dwi Fungsi Tuturan Oposisi dalam Masyarakat Bersosiokultur Jawa. Kembara: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya. vol. 7, no. 1 April 2021, hlm. 143-156. DOI: https://doi.org/10.22219/kembara.v7i1.16407
Sari, A. N. (2017). Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Terhadap Peningkatan Pemahaman Sopan Santun (Penelitian pada Siswa Kelas VII SMP Negeri 10 Magelang) (Doctoral dissertation, Skripsi, Universitas Muhammadiyah Magelang). http://eprintslib.ummgl.ac.id/354/
Marselia, A. N. (2015). Kesantunan Berbahasa Remaja Etnis Jawa di Surabaya: Kajian Sosiopragmatik (Doctoral dissertation, Universitas Airlangga). https://repository.unair.ac.id/14442/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Sigit Widiyarto, Hanggono Arie Prabowo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





