Pendidikan Politik Untuk Menciptakan Pemilih Perempuan Cerdas Di Kota Palangka Raya

Authors

  • Dian Iskandar Universitas Palangka Raya
  • Murniyati Yanur Universitas Palangka Raya
  • Jhon Retai Alfri Sandi Universitas Palangka Raya
  • Ricky Zulfauzan Universitas Palangka Raya
  • Yunita Asmawati Universitas Palangka Raya
  • Purnama Julia Utami Universitas Palangka Raya
  • Anyualatha Haridison Universitas Palangka Raya
  • Charles Hutapea Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.59025/js.v2i3.110

Keywords:

Pendidikan Politik, Pemilih Perempuan, Pemilih cerdas

Abstract

Semakin dekatnya pemungutan suara, menjadi memontum untuk penguatan posisi  pemilih  termasuk pemilih perempuan di tengah pemburuan suara oleh kontestan pemilu. Penting bagi perempuan untuk memilih tidak menggunakan kedekatan sosiologis dan psikologis dalam menentukan pilihan, namun haru srasional dalam memberikan suaranya. Maka dari itu pendidikan politik menjadi penting dilakukan agar dapat menciptakan pemilih perempuan yang cerdas, sehingga dapat berpartisipasi dan menentukan pilihan yang rasional saat hari pemungutan suara pada pemilu 2024. Dengan membekali pemilih perempuan dengan pengetahuan dan pemahaman yang diperlukan dalam membuat keputusan, serta meningkatkan partisipasinya. Khalayak sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah perempuan anggota PKK Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Program pengabdian dilaksanakan melalui tiga tahapan, yaitu tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi. Dalam pelaksanaan,menyampaikan pentingnya berpartisipasi dalam pemilu serta cara menjadi pemilih perempuan yang cerdas. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan yaitu mulai dari pembiasaan diri mendidik diri untuk mencari informasi untuk mengenali dan mengevaluasi kandidat, partai politik dan isu utama; terlibat dalam diskusi atau mengikuti debat politik, serta memahami proses voting dan ikut memilih pada hari pemungutan suara. Pendidikan politik yang dilakukan ini mendapatkan respon positif oleh kelompok sasaran, dan mereka berkomitmen untuk memilih pada hari pemungutan suara dan memilih secara cerdas dengan mempertimbangkan trackrecord kandidat, partai serta isu atau program utama yang ditawarkan. Adanya perubahan cara pandang dalam menentukan pilihan karena sudah memahami bahwa mereka turut memproduksi pemerintahan dan berdampak pada masa depan negara

Author Biographies

Dian Iskandar, Universitas Palangka Raya

Jurusan Ilmu Pemerintahan

Murniyati Yanur, Universitas Palangka Raya

Jurusan Ilmu Pemerintahan

Jhon Retai Alfri Sandi, Universitas Palangka Raya

Jurusan Ilmu Pemerintahan

Ricky Zulfauzan, Universitas Palangka Raya

Jurusan Ilmu Pemerintahan

Yunita Asmawati, Universitas Palangka Raya

Jurusan Ilmu Pemerintahan

Purnama Julia Utami, Universitas Palangka Raya

Jurusan Ilmu Pemerintahan

Anyualatha Haridison, Universitas Palangka Raya

Jurusan Ilmu Pemerintahan

Charles Hutapea, Universitas Palangka Raya

Jurusan Ilmu Pemerintahan

References

D. Iskandar and N. Marlina, “Pendidikan Pemilih Muda Cerdas Di Boyolali,” J. Pengabdi. Vokasi, vol. 01, no. 01, pp. 12–18, 2019, [Online]. Available: https://core.ac.uk/download/pdf/234034293.pdf.

J. A. Schumpeter, Capitalism, Socialism and Democracy. 2017. DOI: https://doi.org/10.7312/blau17412-017

T. Priscilla, “Pleno KPU Tetapkan 211.423 Masuk DPT Pemilu Kota Palangka Raya,” https://www.borneonews.co.id/, 2023.

E. Aspinall, “Elections and the normalization of politics in Indonesia,” South East Asia Res., vol. 13, no. 2, pp. 117–156, 2005, doi: https://doi.org/10.5367/0000000054604515 DOI: https://doi.org/10.5367/0000000054604515

M. F. Aminuddin and N. H. Attamimi, “From Retail to Grocery: Money Politics in 2014 Indonesian Legislative Election,” Polit. Indones. Indones. Polit. Sci. Rev., vol. 4, no. 1, pp. 99–120, 2019, doi: https://doi.org/10.15294/ipsr.v4i1.12609 DOI: https://doi.org/10.15294/ipsr.v4i1.12609

E. Rhoads, “Women’s Political Participation in Indonesia: Decentralisation, Money Politics and Collective Memory in Bali,” J. Curr. Southeast Asian Aff., vol. 31, no. 2, pp. 35–56, 2012, doi: https://doi.org/10.1177/186810341203100202 DOI: https://doi.org/10.1177/186810341203100202

B. Muhtadi, “Politik Uang dan New Normal dalam Pemilu Paska-Orde Baru,” J. Antikorupsi INTEGRITAS, vol. 5, no. 1, pp. 55–74, 2019, [Online]. Available: https://doi.org/10.32697/integritas.v5i1.413 DOI: https://doi.org/10.32697/integritas.v5i1.413

L. Astrika and Y. Yuwanto, “Ujaran Kebencian dan Hoaks: Signifikasinya terhadap Pemilih Pemula di Kota Semarang,” J. Ilm. Ilmu Pemerintah., vol. 4, no. 2, p. 107, 2019, doi: https://doi.org/10.14710/jiip.v4i2.5433 DOI: https://doi.org/10.14710/jiip.v4i2.5433

N. Musyafak and A. H. A. Ulama’i, “Narasi Ujaran Kebencian dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah (PILKADA),” J. Ilmu Dakwah, vol. 39, no. 2, p. 166, 2019, doi: https://doi.org/10.21580/jid.v39.2.4673 DOI: https://doi.org/10.21580/jid.v39.2.4673

R. G. Campbell, D. E., & Niemi, “Educating the democratic citizen: The importance of political science and a liberal education,” Perspect. Polit., vol. 16, no. 3, pp. 724–740, 2018

Downloads

Published

28-07-2023

How to Cite

[1]
“Pendidikan Politik Untuk Menciptakan Pemilih Perempuan Cerdas Di Kota Palangka Raya”, J. Masy. Madani Indones., vol. 2, no. 3, pp. 228–233, Jul. 2023, doi: 10.59025/js.v2i3.110.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Pendidikan Politik Untuk Menciptakan Pemilih Perempuan Cerdas Di Kota Palangka Raya”, J. Masy. Madani Indones., vol. 2, no. 3, pp. 228–233, Jul. 2023, doi: 10.59025/js.v2i3.110.