Pelatihan UMKM Pembuatan Nugget Kelor sebagai Upaya Peningkatan Gizi Keluarga di Desa Wonreli

Authors

  • Inggrid Welerubun PSDKU Universitas Pattimura
  • Dharma Oratmangun PSDKU Universitas Pattimura
  • Hartalena Manaha PSDKU Universitas Pattimura
  • Elisabet Letelay PSDKU Universitas Pattimura
  • Rosyanti Alberthus PSDKU Universitas Pattimura
  • Ida Waryata PSDKU Universitas Pattimura
  • Ansye Toisuta PSDKU Universitas Pattimura
  • Dian Watrimny PSDKU Universitas Pattimura
  • Ongen Kyartutu PSDKU Universitas Pattimura
  • Risal Mamonung PSDKU Universitas Pattimura
  • Sarina Laumaly PSDKU Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.59025/nyq8f421

Keywords:

Nugget Kelor, UMKM, PKK, Diversifikasi Pangan, Desa Wonreli

Abstract

Desa Wonreli, Kecamatan Kisar Selatan, Kabupaten Maluku Barat Daya memiliki tanaman kelor yang melimpah, tetapi pemanfaatannya oleh masyarakat, khususnya kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), masih terbatas sebagai sayur bening. Rendahnya diversifikasi olahan berbahan kelor membuat potensi nilai tambah pangan lokal belum tergali. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu PKK dan kader Posyandu dalam mengolah daun kelor menjadi nugget kelor sebagai alternatif diversifikasi pangan lokal dan contoh produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pelatihan dilaksanakan pada 12 Agustus 2026 melalui penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung dengan 10 orang sasaran utama (5 ibu PKK dan 5 kader Posyandu Pelangi Harapan) yang didampingi 10 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pengetahuan dievaluasi dengan pre-test dan post-test 10 soal, sedangkan keterampilan diobservasi dengan lima indikator. Nilai rata-rata pengetahuan peserta (n = 20) meningkat dari 55 menjadi 85 (30 poin atau 54,55%), dan keterampilan praktik berkategori sangat baik. Pelatihan menghasilkan 50 kemasan nugget kelor dengan proyeksi pendapatan Rp500.000 dan proyeksi selisih (keuntungan kotor) Rp215.000 per satu kali produksi. Kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal pengembangan olahan pangan lokal berbasis kelor di Desa Wonreli.

References

E. Widyawatiningrum, S. Nur, and N. C. Ida, “Kadar Protein dan Organoleptik Nugget Ayam Fortifikasi Daun Kelor (Moringa Oleifera Lamk),” Pros. Semin. Nas. Has. Penelit. dan Pengabdi. Masy., 2018, doi: 10.32487/jshp.v4i1.776.

Z. Irwan, “Kandungan Zat Gizi Daun Kelor (Moringa Oleifera) Berdasarkan Metode Pengeringan,” J. Kesehat. Manarang, vol. 6, no. 1, pp. 66–77, 2020.

S. Aminah, T. Ramdhan, and M. Yanis, “Kandungan nutrisi dan sifat fungsional tanaman kelor (Moringa oleifera),” Bul. Pertan. Perkotaan, vol. 5, no. 2, pp. 35–44, 2015.

Syukriadi, M. Rizki, Maidayani, Y. Putra, Mansuriza, and Ferlita, “Edukasi Manfaat Daun Kelor terhadap Kesehatan,” Masy. Mandiri J. Pengabdi. dan Pembangunan Lokal, vol. 2, no. 3, pp. 151–158, 2025, doi: 10.62951/masyarakatmandiri.v2i3.2037.

J. Wadu, A. M. Linda, E. U. K. Retang, and E. C. Saragih, “Pemanfaatan Daun Kelor Sebagai Bahan Dasar Produk Olahan Makanan Di Kelurahan Kambaniru,” SELAPARANG J. Pengabdi. Masy. Berkemajuan, vol. 4, no. 2, p. 87, 2021, doi: 10.31764/jpmb.v4i2.4270.

R. E. Trisnawati, L. Kurnia, and M. F. Kawu, “Pelatihan Pembuatan Nugget Kelor sebagai Alternatif Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Anak Balita,” Abdimas Univers., vol. 5, no. 1, pp. 92–96, 2023, doi: 10.36277/abdimasuniversal.v5i1.287.

F. T. Nomleni and A. D. Rupidara, “Pelatihan pembuatan aneka makanan dari daun kelor sebagai usaha pemberantasan stunting,” J. Pengabdi. Masy. Desa, vol. 1, no. 1, 2020.

H. Winnarko and Y. Mulyadi, “Uji Coba Produk Nugget Berbahan Dasar Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) dengan Penambahan Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera L),” JSHP J. Sos. Humaniora dan Pendidik., 2020.

D. P. Diwanti and M. D. Safitri, “Pemanfaatan Tanaman Kelor sebagai Upaya Penurunan Angka Kejadian Stunting dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Desa Talagening, Jawa Tengah,” vol. 7, no. 5, pp. 3–10, 2023.

I. Purnamasari, D. Nasrullah, U. Hasanah, and I. Choliq, “Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Program Kader Pintar Sebagai Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting di Desa Bukek Pamekasan,” SELAPARANG J. Pengabdi. Masy. Berkemajuan, vol. 7, no. 1, pp. 645–651, 2023.

M. Mukhtar, M. Sayuti, S. Bahri, and Z. Antuli, “Pemberdayaan UMKM melalui Pelatihan Pengolahan Daging Sapi ASUH di Desa Dungaliyo Kecamatan Dungaliyo Kabupaten Gorontalo,” J. Pengabdi. Magister Pendidik. IPA, vol. 8, no. 3, 2025, doi: 10.29303/jpmpi.v8i3.13124.

S. Lestari, H. Herawati, E. Bandawaty, M. Waskito, C. Chusnah, K. B. Scorita, and F. Suldina, “Pengembangan, Pelatihan dan Kemandirian Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Desa Cikarageman,” BESIRU J. Pengabdi. Masy., vol. 1, no. 8, pp. 577–582, 2024, doi: 10.62335/zy1bmc37.

M. P. Koliou and D. Skalkos, “Post-Pandemic Shifts in Sustainable Food Behavior: A Systematic Review of Emerging Consumer Trends,” Nutrients, vol. 17, no. 23, 2025, doi: 10.3390/nu17233737.

Published

15-10-2026

How to Cite

[1]
“Pelatihan UMKM Pembuatan Nugget Kelor sebagai Upaya Peningkatan Gizi Keluarga di Desa Wonreli”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 4, Oct. 2026, doi: 10.59025/nyq8f421.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Pelatihan UMKM Pembuatan Nugget Kelor sebagai Upaya Peningkatan Gizi Keluarga di Desa Wonreli”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 4, Oct. 2026, doi: 10.59025/nyq8f421.