Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Stik Jagung Berbasis Bahan Pangan Lokal di Desa Lekloor

Authors

  • Inggrid Welerubun PSDKU Universitas Pattimura
  • Leo Mapusa PSDKU Universitas Pattimura
  • Jelly Benyamin PSDKU Universitas Pattimura
  • Nike Proprey PSDKU Universitas Pattimura
  • Wisye Solmeda PSDKU Universitas Pattimura
  • Maria Palpialy PSDKU Universitas Pattimura
  • Rinarti Alyeru PSDKU Universitas Pattimura
  • Maria Serpiela PSDKU Universitas Pattimura
  • Intan Romiwy PSDKU Universitas Pattimura
  • Agnes Loisoklay PSDKU Universitas Pattimura
  • Simon Kalwela PSDKU Universitas Pattimura

DOI:

https://doi.org/10.59025/75mggj52

Keywords:

Jagung Lokal, Stik Jagung, Pemberdayaan Masyarakat, Pengolahan Pangan, Produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah

Abstract

Jagung kering adalah salah satu bahan makanan lokal yang digunakan oleh warga Desa Lekloor, Kecamatan Kisar Selatan, Kabupaten Maluku Barat Daya. Pemanfaatan jagung oleh masyarakat masih dilakukan dengan cara yang biasa saja, sehingga diperlukan pengembangan metode pengolahan agar nilai tambah dari bahan pangan lokal bisa ditingkatkan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengubah jagung kering menjadi stik jagung, meningkatkan pemahaman serta keterampilan peserta dalam memproses bahan pangan lokal, dan menghasilkan produk olahan yang bisa dikembangkan menjadi usaha mikro, kecil, atau menengah. Kegiatan dilakukan dengan cara melakukan survei awal, sosialisasi tentang pengembangan produk serta usaha mikro, kecil, dan menengah, dan pelatihan membuat stik jagung dengan cara praktik langsung. Pelatihan diadakan pada 20 Agustus 2026 di Desa Lekloor, yang melibatkan empat peserta.Keempat peserta tersebut terdiri dari tiga orang warga desa dan satu orang anggota Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa peserta mampu berpartisipasi langsung dalam proses memproses jagung kering menjadi stik jagung, sehingga berhasil menghasilkan produk yang memiliki tekstur renyah dan kemasan yang menarik. Produk yang dihasilkan kemudian dipasarkan, dan hasil penjualannya direncanakan untuk mendukung kegiatan Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku di Desa Lekloor. Kegiatan ini menunjukkan bahwa mengolah jagung kering menjadi stik jagung bisa menjadi pilihan lain dalam memanfaatkan bahan pangan lokal dan mengembangkan produk yang dihasilkan masyarakat.

References

S. Ernawati, I. Irawan, N. Salim, K. Indar P., and Nadila, “Pemanfaatan jagung sebagai potensi lokal menjadi stik jagung sebagai upaya meningkatkan pendapatan masyarakat di Desa Panda,” Jurnal Pengabdian Pelitabangsa, vol. 4, no. 2, pp. 1–5, 2023, doi: 10.37366/jabmas.v4i2.2828.

I. Y. Ningsih, D. Dianasari, Nuri, and I. B. Suryaningsih, “Pelatihan pengolahan jagung sebagai upaya pemberdayaan ibu-ibu di Desa Maskuning Kulon, Bondowoso,” Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 32–37, 2022, doi: 10.32503/cendekia.v4i1.2347.

Ernikawati, D. Puspaningrum, Y. Ibrahim, and L. Akase, “Pemberdayaan masyarakat melalui produk olahan jagung manis (Zea mays L. Saccharata Sturt) menjadi stik jagung balado Desa Bontula Gorontalo,” Insan Cita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 7, no. 2, 2025, doi: 10.32662/insancita.v7i2.4061.

G. Latumakulita, L. L. Pote, J. M. P. Umbu Jima Kadebu, and A. V. D. Tukan, “Optimalisasi potensi jagung lokal melalui pelatihan pembuatan wajik sehat di Desa Billa Kabupaten Timor Tengah Selatan,” PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 11, no. 1, pp. 313–319, 2026, doi: 10.33084/pengabdianmu.v11i1.10664.

W. Hasan, Y. Hanapi, F. A.-G. T. Mayang, A. Kumay, S. Dunggio, M. D. Belembele, et al., “Pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan jagung di Desa Botubilotahu Kecamatan Marisa Kabupaten Pohuwato,” Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, vol. 5, no. 4, pp. 5043–5049, 2024, doi: 10.55338/jpkmn.v5i4.4203.

H. I. D. Puspita, G. E. J. Suyoso, Rudianto, A. Sanata, and P. Y. Arianto, “Pemanfaatan teknologi tepat guna untuk diversifikasi produk olahan jagung dalam rangka mendukung pemberdayaan kelompok PKK Desa Bubulan Bojonegoro,” Journal of Community Development, vol. 6, no. 2, pp. 724–733, 2025, doi: 10.47134/comdev.v6i2.1493.

M. Rifal, W. Rauf, N. Talango, S. Ishak, M. P. Palilati, N. Bumulo, and M. F. B. Katili, “Pemberdayaan UMKM berbasis pengolahan jagung sebagai upaya peningkatan nilai tambah ekonomi komunitas di Desa Popalo Gorontalo Utara,” JGEN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 4, no. 3, pp. 303–312, 2026, doi: 10.60126/jgen.v4i3.1653.

A. B. Dahliana, Hujemiati, Hasmidar, Jumardi, and Faisal, “Pelatihan pembuatan dan pengemasan produk kripik jagung di Desa Seberang Kecamatan Amali Kabupaten Bone,” Empowerment: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 1, no. 3, pp. 403–407, 2022, doi: 10.55983/empjcs.v1i3.162.

R. Setiani, Y. Ferdiyanto, D. Prasetyo, C. N. Sari, N. U. Khoirunisa, and S. Sari, “Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan labeling kemasan produk UMKM pada ibu-ibu PKK Dusun Sukajadi,” JCSE: Journal of Community Service and Empowerment, vol. 4, no. 2, pp. 156–164, 2023, doi: 10.32639/jcse.v4i2.687.

N. E. P. Setiawandari, Y. A. Febryanto, and S. Wardhani, “Pengembangan desain kemasan produk untuk memperluas pasar pada UMKM catering makanan tradisional,” Community Development Journal, vol. 3, no. 2, pp. 1123–1128, 2022, doi: 10.31004/cdj.v3i2.5440.

D. Mufti, Noviyarsi, M. Ulfah, and Burmawi, “Inovasi pengemasan produk sebagai upaya peningkatan daya saing UMKM dalam program pengabdian kepada masyarakat,” PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 11, no. 3, pp. 706–713, 2026, doi: 10.33084/pengabdianmu.v11i3.11249.

N. L. P. A. Pancawati, N. W. Apriani, A. C. D. Pradana, I. G. Y. Purnayasa, and I. B. P. Suardana, “Penyuluhan wirausaha home industry guna meningkatkan ekonomi keluarga melalui pengolahan jagung,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi, vol. 1, no. 4, 2023, doi: 10.59024/jpma.v1i4.419.

R. Priyanto, Y. Ramadhan, and E. I. Hastuti, “Peningkatan kapasitas UMKM melalui pelatihan manajemen bisnis dan digital marketing,” Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, vol. 4, no. 2, pp. 114–122, 2025, doi: 10.59025/r96byb74.

I. Kusumawati et al., “Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan pembuatan produk berbasis probiotik di Desa Candi, Sidoarjo,” Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, vol. 4, no. 3, pp. 568–577, 2025, doi: 10.59025/vmwny271.

S. Rikantasari, V. F. Ulya, A. Auliya, and F. Fathonah, “Pendampingan pengolahan jagung untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Kumpulrejo Kecamatan Parengan Kabupaten Tuban,” Journal of Community Engagement in Economics, vol. 1, no. 1, pp. 17–28, 2023, doi: 10.35896/jcee.v1i1.489.

Published

15-10-2026

How to Cite

[1]
“Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Stik Jagung Berbasis Bahan Pangan Lokal di Desa Lekloor”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 4, Oct. 2026, doi: 10.59025/75mggj52.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Stik Jagung Berbasis Bahan Pangan Lokal di Desa Lekloor”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 4, Oct. 2026, doi: 10.59025/75mggj52.