Restorasi Lahan Pertanian Pasca Banjir Melalui Distribusi Benih Padi Unggul di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang

Authors

  • Fachrul Akbar Universitas Samudra
  • Dian Asri Universitas Samudra
  • Ahyar Pulungan Universitas Samudra
  • Raihan Dari Universitas Samudra
  • Nur Halimatus Zuhra Universitas Samudra
  • Siti Munawaroh Universitas Samudra
  • Dian Novira Rizva Universitas Samudra
  • Dian Permata Sari Br Surbakti Universitas Samudra
  • Darmansyah Universitas Samudra
  • Agam Rizki Universitas Teuku Umar

DOI:

https://doi.org/10.59025/hbv61295

Keywords:

Bencana Banjir, Benih Padi Unggul, Restorasi Pertanian, Simpang Lhee, Aceh Tamiang, Ketahanan Pangan

Abstract

Bencana banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Tamiang pada akhir November 2025 merusak 2.365 ha lahan persawahan di Kecamatan Manyak Payed dan memicu kegagalan tanam massal di Gampong Simpang Lhee. Kejadian ini menghancurkan persemaian siap tanam, merusak struktur tanah akibat endapan lumpur anaerobik, serta menimbulkan krisis modal kerja bagi petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) tanggap darurat ini bertujuan untuk mendukung pemulihan awal kegiatan pertanian melalui distribusi benih padi unggul bersertifikat serta peningkatan kapasitas teknis petani mengenai persemaian darurat pascabanjir. Kegiatan dilaksanakan pada Februari 2026 dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan tim pengabdian, pemerintah gampong, dan kelompok tani. Tahapan pelaksanaan meliputi survei pemetaan kerusakan, verifikasi data penerima manfaat, pengadaan benih bersertifikat, distribusi bantuan 5 kg per petani, sosialisasi teknis perendaman dan pemeraman benih, serta evaluasi program. Sebanyak 100 kg benih padi unggul berhasil disalurkan secara tepat sasaran kepada 20 petani terdampak (capaian 100%). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman teknis petani dari rerata pre-test 42,5% menjadi post-test 87,5%, serta kesiapan tanam yang ditunjukkan oleh 18 dari 20 petani (90%) yang telah membuat bedengan persemaian pada H+14. Kegiatan ini membuktikan bahwa intervensi sarana produksi yang tepat waktu dan berbasis edukasi teknis efektif menstimulasi kesiapan serta pemulihan awal kegiatan pertanian masyarakat pedesaan pascabencana.

References

D. Asri et al., “Penanganan Pendidikan Darurat melalui Penyaluran Paket Peralatan Belajar dan Mitigasi Aset bagi Siswa Terdampak Banjir di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang” J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 2, pp. 1588–1592, 2026, doi: 10.59025/ktabte38.

A. Pulungan et al., “Pemulihan Produksi Padi Pasca Banjir Melalui Pemberian Pupuk Bagi Petani di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang” J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 3, pp. 2711–2717, 2026, doi: 10.59025/b5aanr10.

N. H. Zuhra et al., “Intervensi Makanan Bergizi untuk Mencegah Penurunan Status Gizi Anak Pasca Banjir di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang” J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 2, pp. 1393–1400, 2026, doi: 10.59025/yktd0495.

M. Zeki, H. Irawan, and M. Murdiani, “Pelatihan Dan Pendampingan Budidaya Sayuran Menggunakan Hidroponik Guna Peningkatan Ketahanan Pangan” JMM (Jurnal Masy. Mandiri), vol. 6, no. 6, p. 4459, 2022, doi: 10.31764/jmm.v6i6.10781.

M. Martina and R. Praza, “Identifikasi Pelaksanaan Metode Penyuluhan Pertanian Pada Petani Padi Sawah di Kecamatan Dewantara Kabupaten Aceh Utara” Agrifo J. Agribisnis Univ. Malikussaleh, vol. 5, no. 2, p. 142, 2021, doi: 10.29103/ag.v5i2.3881.

B. E. Adiana et al., “Dissemination of agricultural technology as an innovation for modern agricultural transformation in Lebak Village, Grabag” Community Empower., vol. 10, no. 9, pp. 1826–1835, 2025, doi: 10.31603/ce.14579.

Sabitah et al., “Teknik Optimalisasi Sumber Daya Desa Pasca Bencana Melalui Pendidikan Produktivitas Pertanian, Ekonomi, Serta Pemulihan Sarana Dan Prasarana Desa Balelutu Kecamatan Ketambe” J. Pengabdi. Masy. dan Ris. Pendidik., vol. 4, no. 3, pp. 19714–19719, 2026, doi: 10.31004/jerkin.v4i3.5374.

M. S. Sari et al., “Model Pertanian Organik Berbasis Tanaman Cepat Panen Dan Toga Untuk Kemandirian Pangan Dan Pengendalian Penyakit Pasca Banjir Di Desa Paya Udang Kecamatan Seruway Kabupaten Aceh Tamiang” J. Masy. Berdikari dan Berkarya., vol. 1, no. 1, pp. 47–55, 2023, doi: 10.55377/mardika.v1i1.8164.

S. Salsabila, A. F. Siregar, and N. Nurhajijah, “Persemaian Padi Sistem Kering Melalui Pemanfaatan Lahan Pekarangan Rumah Petani Di Desa Paluh Manan Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang” Martabe J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 4, no. 3, pp. 814–821, 2021, doi: 10.31604/jpm.v4i3.814-821.

S. Wiyono, K. Darma, A. Maharijaya, T. Khamidi, and A. F. Ridwan, “Peningkatan Pertumbuhan dan Pengendalian Rebah Kecambah Bibit Cabai Menggunakan Teknologi Agens Hayati pada Berbagai Ketinggian Tempat” J. Hortik. Indones., vol. 12, no. 2, pp. 138–146, 2022, doi: 10.29244/jhi.12.2.138-146.

I. Yusidah, “Pemanfaatan Gulma Tembelekan, Bunga Telang Dan Trichokompos Sebagai Agen Hayati Pengendali Hama Dan Penyakit Tanaman” Al-Khidmat, vol. 5, no. 2, pp. 160–167, 2022, doi: 10.15575/jak.v5i2.20028.

N. W. S. Suliartini, I. K. Ngawit, and N. Farida, “Usaha Peningkatan Produksi Padi Fungsional Melalui Aplikasi Teknologi Tepat Guna Di Desa Kateng Kabupaten Lombok Tengah” J. Abdi Insa., vol. 9, no. 2, pp. 652–663, 2022, doi: 10.29303/abdiinsani.v9i2.542.

R. Y. N. Susilowati, Y. Amelia, L. Alvia, and W. R. E. Putri, “Pendampingan Perhitungan Harga Pokok Produksi Tanaman Budidaya Kelompok Masyarakat Tani” BEGAWI J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 2, pp. 91–99, 2023, doi: 10.23960/begawi.v1i2.19.

M. Saeri et al., “Strategic resilience: Integrating scheduling, supply chain management, and advanced operations techniques in production risk analysis and technical efficiency of rice farming in flood-prone areas” Uncertain Supply Chain Manag., vol. 12, no. 2, pp. 1065–1082, 2024, doi: 10.5267/j.uscm.2023.12.002.

S. Surti, S. Shaddiq, A. Suhaimi, and M. H. Abdillah, “The Potency of the Tumih Village Farmer Community’s Participation in the Agricultural Development Planning Strategy” Gorontalo Dev. Rev., vol. 5, no. 2, p. 141, 2022, doi: 10.32662/golder.v0i0.2389.

I. Fitrianita, “Menanam Cabai, Menanam Harapan : Strategi Masyarakat dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan di Lingkungan Pelabuhan Pelindo Jayapura” J. Pengabdi. Masy. dan Ris. Pendidik., vol. 4, no. 1, pp. 6375–6379, 2025, doi: 10.31004/jerkin.v4i1.2814.

A. E. Jayati, R. T. Nalarsih, and P. Muliandhi, “Empowering farmers through the implementation of smart automatic agriculture spray” Community Empower., vol. 10, no. 9, pp. 1906–1914, 2025, doi: 10.31603/ce.14740.

Published

15-10-2026

How to Cite

[1]
“Restorasi Lahan Pertanian Pasca Banjir Melalui Distribusi Benih Padi Unggul di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 4, Oct. 2026, doi: 10.59025/hbv61295.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Restorasi Lahan Pertanian Pasca Banjir Melalui Distribusi Benih Padi Unggul di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 4, Oct. 2026, doi: 10.59025/hbv61295.