Edukasi dan Skrining Tuberkulosis melalui Program SAHABAT GEMA TB pada Pelajar di Desa Bulusari Banyuwangi

Authors

  • Alifia Syahrina Ramadhani Universitas Airlangga
  • Faradiva Husna Azizah Universitas Airlangga
  • Diansanto Prayoga Universitas Airlangga
  • Tito Yustiawan Universitas Airlangga

DOI:

https://doi.org/10.59025/vyxgtg30

Keywords:

Tuberkulosis, Edukasi kesehatan, Skrining TB, Deteksi dini Pelajar

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di kalangan remaja usia sekolah yang berisiko tinggi penularan karena interaksi yang intensif dan rendahnya pengetahuan tentang gejala TB, pencegahan, dan pentingnya pengobatan. Program SAHABAT GEMA TB dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan mendukung deteksi dini kasus TB melalui pendekatan berbasis sekolah. Kegiatan ini menggunakan metode pendekatan community-based approach yang menekankan keterlibatan aktif peserta melalui edukasi kesehatan, permainan edukatif, diskusi interaktif, dan skrining dini tuberkulosis, serta penguatan kolaborasi lintas sektor. Kegiatan ini diikuti oleh 69 siswa dari MA Nurus Sa'adah dan MA Darul Falah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, ditandai dengan peningkatan skor post-test sebesar 37,63% di MA Nurus Sa'adah dan 12,5% di MA Darul Falah. Semua peserta menjalani skrining TB, sementara mereka yang memiliki gejala atau faktor risiko ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan kader TB dan Puskesmas Kelir. Program ini secara efektif meningkatkan literasi kesehatan, mendukung deteksi dini TB, dan memperkuat kolaborasi antara sekolah, pemerintah desa, dan fasilitas kesehatan dalam upaya pengendalian tuberkulosis di masyarakat

Author Biographies

Alifia Syahrina Ramadhani, Universitas Airlangga

Program Studi Kesehatan Masyarakat

Faradiva Husna Azizah, Universitas Airlangga

Program Studi Kesehatan Masyarakat

Diansanto Prayoga, Universitas Airlangga

Program Studi Kesehatan Masyarakat & Pusat Riset Keselamatan Pasien

Tito Yustiawan, Universitas Airlangga

Departemen Administrasi Kebijakan Kesehatan

References

H. Fatahillah, I. Andarini, and D. Hidayah, “Hubungan Imunisasi BCG dengan Tuberkulosis Paru pada Anak Balita di RSUD Dr.Moewardi,” Plexus Medical Journal, vol. 1, no. 1, pp. 18–23, 2022, doi: 10.20961/plexus.v1i1.15. DOI: https://doi.org/10.20961/plexus.v1i1.15

W. H. Organization, “Annual Report of Tuberculosis,” World Health Organization, 2022.

S. Pertiwi and T. T. Theresia, “Tingkat pengetahuan mahasiswa profesi terhadap Pencegahan dan pengendalian infeksi tuberkulosis: Kajian pada RSGM-P FKG Universitas Trisakti (Laporan Penelitian),” Jurnal Kedokteran Gigi Terpadu, vol. 4, no. 2, 2022, doi: 10.25105/jkgt.v4i2.15668. DOI: https://doi.org/10.25105/jkgt.v4i2.15668

A. J. Hadi, E. Sujoko, L. Widasari, and F. A. Simamora, “Pengaruh Pendekatan Edukasi Socio-Cultural terhadap Pencegahan TB di Kabupaten Tapanuli Selatan,” Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), vol. 6, no. 11, pp. 2295–2303, 2023, doi: 10.56338/mppki.v6i11.4297. DOI: https://doi.org/10.56338/mppki.v6i11.4297

K. K. R. Indonesia, “Petunjuk Teknis Tata Laksana Tuberkulosis Anak dan Remaja,” Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Indonesia, 2023.

J. Ni’mah, R. P. Satria, A. Indrastuti, and R. Risnanto, “Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan Siswa SMP tentang Pencegahan Tuberculosis Paru (TB),” Jurnal Ners, vol. 8, no. 2, pp. 2101–2105, 2024, doi: 10.31004/jn.v8i2.35681.

I. Dhamanti, D. Prayoga, S. Lailiyah, and E. Zairina, “Peningkatan Peran Tenaga Kesehatan Dan Masyarakat Dalam Mencegah Kesalahan Pengobatan,” Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services), vol. 5, no. 2, p. 400, 2021. DOI: https://doi.org/10.20473/jlm.v5i2.2021.400-408

Z. A. Sasarari, S. Syaharuddin, G. Gustini, and A. Lotaan, “Pulmonary TB Prevention Through Information and Education to the Community,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Edukasi Indonesia, vol. 2, no. 1, pp. 17–24, 2025, doi: 10.61099/jpmei.v2i1.65. DOI: https://doi.org/10.61099/jpmei.v2i1.65

Y. F. Widyawati et al., “Meningkatkan Kesadaran dan Pencegahan Tuberkulosis Paru Melalui Skrining dan Edukasi Masyarakat,” Multiple: Journal of Global and Multidisciplinary, vol. 3, no. 8, pp. 5751–5760, 2025.

M. J. I. Dikri, T. Stiawati, and I. Maisaroh, “Implementasi Program Eliminasi Tuberkulosis dalam Mewujudkan Pilar Ketiga Sustainable Development Goals (Kehidupan Sehat dan Kesejahteraan) di Kecamatan Cibeber Kabupaten Lebak,” Jurnal PubBis, vol. 9, no. 2, pp. 168–183, 2025, doi: 10.35722/jurnalpubbis.v9i2.1262. DOI: https://doi.org/10.35722/jurnalpubbis.v9i2.1262

Y. Dafrianita and R. Syafril, “Tantangan Budaya Masyarakat dalam Implementasi Program Pemberantasan Tuberkulosis di Puskesmas Beringin Sakti 2023-2024,” Santhet: Jurnal Sejarah, Pendidikan dan Humaniora, vol. 9, no. 4, pp. 1158–1166, 2025, doi: 10.36526/js.v3i2.5820. DOI: https://doi.org/10.36526/santhet.v9i4.5820

E. Sianturi, E. Surbakti, M. Pardosi, and J. Hutabarat, “Edukasi Pencegahan dan Penanggulangan Tuberkulosis kepada Remaja Peduli akan Kesehatan Sebagai Strategi Preventif di SMA N 1 Kutalimbaru,” JDISTIRA: Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat, vol. 5, no. 2, pp. 423–434, 2025, doi: 10.58794/jdt.v5i2.1647. DOI: https://doi.org/10.58794/jdt.v5i2.1647

F. N. A. E. P. Dameanti, N. Luthfiana, A. Sabila, N. Y. Nirmalasari, R. Q. A. Suseno, and T. Erlinda, “Pengenalan Rabies Pada Siswa SD Negeri Medowo 3 Melalui Program Komunikasi, Informasi, Dan Edukasi (KIE),” Jurnal Abdi Insani, vol. 11, no. 4, pp. 1619–1627, 2024, doi: 10.29303/abdiinsani.v11i4.1951. DOI: https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v11i4.1951

W. H. Organization, “WHO Consolidated Guidelines on Tuberculosis. Module 2: Screening - Systematic Screening for Tuberculosis Disease,” World Health Organization, Geneva, Switzerland, 2021.

S. Lailiyah et al., “Generasi Z Siap Jadi Pemimpin: Edukasi Leadership dan Decision Making Kesehatan Remaja di Banyuwangi,” Media Gizi Kesmas, vol. 10, no. 1, p. 89, 2021, doi: 10.20473/mgk.v10i1.2021.89-96. DOI: https://doi.org/10.20473/mgk.v10i1.2021.89-96

J. Chakaya, E. Petersen, R. Nantanda, B. N. Mungai, G. B. Migliori, and F. Amanullah, “The WHO Global Tuberculosis 2021 Report-Not So Good News and Turning the Tide Back to End TB,” International Journal of Infectious Diseases, vol. 124, pp. S26–S29, 2022, doi: 10.1016/j.ijid.2022.02.078. DOI: https://doi.org/10.1016/j.ijid.2022.03.011

Prayoga D, Damayanti NA, Lailiyah S, Sari JDE, Farid MRH, Haksama S. Assessment of brand awareness and marketing techniques of health services by users of primary health centres in Indonesia. African Journal of Reproductive Health. 2024;28(10):199–205. doi:10.29063/ajrh2024/v28i10s.24. DOI: https://doi.org/10.29063/ajrh2024/v28i10s.24

Yufa SP, Prayoga D. Factors that affect demand creation for health services: Literature review. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia. 2024;7(6):1385–1394. doi:10.56338/mppki.v7i6.5214. DOI: https://doi.org/10.56338/mppki.v7i6.5214

Downloads

Published

03-08-2026

How to Cite

[1]
“Edukasi dan Skrining Tuberkulosis melalui Program SAHABAT GEMA TB pada Pelajar di Desa Bulusari Banyuwangi”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 3, pp. 2941–2950, Aug. 2026, doi: 10.59025/vyxgtg30.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Edukasi dan Skrining Tuberkulosis melalui Program SAHABAT GEMA TB pada Pelajar di Desa Bulusari Banyuwangi”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 3, pp. 2941–2950, Aug. 2026, doi: 10.59025/vyxgtg30.