Pemberdayaan Pemuda Melalui Literasi Sosial Dan Penguatan Identitas Lokal Di Desa Punggur Kecil Kabupaten Kubu Raya
DOI:
https://doi.org/10.59025/h5jn4g61Keywords:
Literasi Sosial, Identitas Lokal, Generasi MudaAbstract
Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertema “Pemberdayaan Pemuda Melalui Literasi Sosial dan Penguatan Identitas Lokal” di Rumah Pintar Punggur Cerdas, Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan partisipatif, PKM ini terbukti efektif dalam memupuk generasi muda yang visioner, adaptif, serta berakar kuat pada nilai-nilai budaya lokal. Program ini menjadi investasi penting dalam mencetak pemimpin lokal yang berkualitas di masa depan. Kurangnya upaya pelestarian yang melibatkan pemuda berpotensi menyebabkan keterputusan identitas antargenerasi. Jika pemuda tidak dilibatkan dalam proses pemahaman dan penguatan budaya lokal, maka akan terjadi jarak antara generasi muda dengan warisan budaya komunitasnya sendiri. Program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas individu pemuda, tetapi juga membentuk ruang kolektif yang memungkinkan mereka untuk berkontribusi secara nyata dalam dinamika desa. Kegiatan ini dilaksanakan dengan memberikan pelatihan kepemimpinan, diskusi interaktif, dan simulasi studi kasus yang dirancang dengan metode experiential learning. Peserta diberikan materi pengetahuan awal terkait isu sosial dan kepemudaan, kesadaran berpartisipasi dalam kegiatan sosial; dan latihan keterampilan kepemimpinan pemuda agar siap menjadi agen perubahan. Sebagian besar peserta (lebih dari 80%) juga mengalami perubahan cara pandang terhadap isu-isu sosial di lingkungannya. Mereka menjadi lebih peka berdaya dan progresif terhadap permasalahan seperti pernikahan dini, putus sekolah, pencemaran lingkungan, hingga rendahnya literasi masyarakat
References
Buckingham, D. (2013). Youth, identity, and digital media. MIT Press: Cambridge, MA.
Husain, W., Sapruddin, Astrid, F., Rahman, S., & Aenayah. (2023). Pemberdayaan literasi media bagi pemuda di Kelurahan Purangi Kota Palopo. Islamic Management and Empowerment Journal, 5(2), 119–134. https://doi.org/10.18326/imej.v5i2.119-134 DOI: https://doi.org/10.18326/imej.v5i2.119-134
Jati, D. H. P., Listiarum, F., & Aprilia, H. (2025). The Role of the Youth Generation in Strengthening Character Education, Nationalism, and the Preservation of Local Wisdom. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 58(2), 263–278. https://doi.org/10.23887/jpp.v58i2.93021 DOI: https://doi.org/10.23887/jpp.v58i2.93021
Jenkins, H. (2016). Participatory culture in a networked era. Polity Press: Cambridge.
Kahne, J., & Mittell, P. (2012). Digital media and political engagement. MIT Press: Cambridge, MA.
Livingstone, S. (2014). Digital media and society. Polity Press: Cambridge.
Nasrullah, R. (2015). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media: Bandung.
McQuail, D. (2010). McQuail’s mass communication theory (6th ed.). Sage Publications: London.
Nasution, A., Nurhayati, Rahim, R., Hamzani, I., Rizqi, N. R., & Azis, Z. (2024). Peningkatan literasi berbasis budaya lokal melalui pembelajaran bagi siswa SMK Negeri 5 Medan. Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma, 5(3), 320–331. https://doi.org/10.26874/jakw.v5i3.534 DOI: https://doi.org/10.26874/jakw.v5i3.534
Norris, P. (2011). Democratic deficit: Critical citizens revisited. Cambridge University Press: Cambridge. DOI: https://doi.org/10.1017/CBO9780511973383
Said, E. W. (2023). Orientalism and identity discourse (Revised ed.). Routledge: London–New York.
Salmin, M., Hardinandar, F., Rizqan, M., Apriansyah, M., & Sanusi, G. (2024). Pemberdayaan siswa SDN Sambori dalam merawat budaya lokal melalui program Summer Camp dan literasi budaya. Sewagati: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 3(2), 106-114 doi:https://doi.org/10.61461/sjpm.v3i2 DOI: https://doi.org/10.61461/sjpm.v3i2.77
Supriatna, M. N., & Atikah, C. (2024). Penguatan kewargaan melalui literasi budaya: menjalin harmoni sosial di era digital. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(4), 854-872.Doi: https://doi.org/10.23969/jp.v9i4 DOI: https://doi.org/10.23969/jp.v9i4
Widiatmaka, P. (2022). Strategi menjaga eksistensi kearifan lokal sebagai identitas nasional di era disrupsi. Pancasila: Jurnal Keindonesiaan, 2(2), 123–134. https://doi.org/10.52738/pjk.v2i2.84 DOI: https://doi.org/10.52738/pjk.v2i2.84
Wirianata, H., Tanaya, C. C., & Ivana, F. (2023). Pengenalan Youth And Sustainable Development Goals (Sdgs) Bagi Siswa/I Sma Kristen Yusuf. Jurnal Serina Abdimas, 1(3). 1368–1377 Doi: https://doi.org/10.24912/jsa.v1i3.26181 DOI: https://doi.org/10.24912/jsa.v1i3.26181
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Chainar, Viza Juliansyah, Desca Thea Purnama, Syarifah Nurma Afhiani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






