Distribusi Zakat Berbasis Kebutuhan: Penguatan Manfaat dan Akses Kesehatan Siswa Melalui Jaringan UPZ Sekolah
DOI:
https://doi.org/10.59025/qadanc93Keywords:
Bantuan kacamata, Dana ZIS, Kesehatan berbasis komunitas, Filantropi Islam, Kolaborasi institusi pendidikan, Gangguan penglihatanAbstract
Gangguan penglihatan yang tidak terkoreksi pada siswa dari keluarga tidak mampu merupakan masalah kesehatan yang berdampak langsung pada proses belajar, namun jarang terdeteksi karena hambatan ekonomi, informasi, dan psikologis. Artikel ini mendokumentasikan program bantuan kacamata berbasis zakat, infak, dan sedekah yang diselenggarakan oleh lembaga amil zakat daerah Kabupaten Jombang bersama sekolah mitra berstatus unit pengumpul zakat. Tujuan penulisan meliputi dokumentasi pelaksanaan program, penilaian dampaknya terhadap perilaku belajar siswa, serta analisis pola kolaborasi timbal balik antara lembaga dan sekolah mitra. Penulis terlibat langsung sebagai staf pendukung pelaksanaan, sehingga penulisan memadukan pengalaman lapangan dengan wawancara mendalam, observasi partisipan, dan telaah dokumen program. Program dilaksanakan dalam lima tahap berurutan, dari koordinasi awal hingga distribusi kacamata disertai sosialisasi. Program menjangkau 200 siswa pada 2021, 300 siswa pada 2024, dan 320 siswa pada 2025. Guru wali kelas terbukti menjadi agen identifikasi kebutuhan yang tidak tergantikan oleh sistem formal. Siswa penerima mengalami perubahan pada tiga dimensi mobilitas dan inklusi kelas, kemandirian belajar, serta partisipasi aktif. Keunikan program terletak pada aliran manfaat yang bersifat timbal balik. Dana yang dihimpun dari komunitas sekolah dikembalikan kepada siswa di sekolah yang sama, sehingga memperkuat kepercayaan pemberi zakat dan mendorong penghimpunan berkelanjutan.
References
A. Iskandar, B. T. Possumah, K. Aqbar, dan A. H. D. Yunta, “Islamic philanthropy and poverty reduction in Indonesia: The role of integrated Islamic social and commercial finance institutions,” AL-IHKAM: Jurnal Hukum & Pranata Sosial, vol. 16, no. 2, hlm. 274–301, 2021, doi: 10.19105/al-lhkam.v16i2.5026. DOI: https://doi.org/10.19105/al-lhkam.v16i2.5026
H. Latief, “Philanthropy and ‘Muslim citizenship’ in post-Suharto Indonesia,” Southeast Asian Studies, vol. 5, no. 2, hlm. 269–286, 2016, doi: 10.20495/seas.5.2_269. DOI: https://doi.org/10.20495/seas.5.2_269
Makhrus, “Aktivisme Pemberdayaan Masyarakat dan Institusionalisasi Filantropi Islam di Indonesia,” Islamadina: Jurnal Pemikiran Islam, vol. 14, no. 2, hlm. 23–44, 2014, doi: 10.30595/islamadina.v0i0.1677.
A. F. Isman dan M. A. Wahid, “Pendayagunaan zakat pada masa pandemi Covid-19 dalam perspektif Maqasid al-Shariah,” Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, vol. 8, no. 3, hlm. 2709–2717, 2022, doi: 10.29040/jiei.v8i3.5800. DOI: https://doi.org/10.29040/jiei.v8i3.5800
A. Halim, R. Suganda, S. N. Sirait, F. K. Memed, Syumarti, M. Rini, dan N. Ratnaningsih, “Prevalence and associated factors of uncorrected refractive errors among school children in suburban areas in Bandung, Indonesia,” Cogent Medicine, vol. 7, no. 1, 2020, doi: 10.1080/2331205X.2020.1737354. DOI: https://doi.org/10.1080/2331205X.2020.1737354
I. T. Mahayana et al., “The prevalence of uncorrected refractive error in urban, suburban, exurban and rural primary school children in Indonesian population,” International Journal of Ophthalmology, vol. 10, no. 11, hlm. 1771–1776, 2017, doi: 10.18240/ijo.2017.11.21. DOI: https://doi.org/10.18240/ijo.2017.11.21
S. Haryanti, Sahel, dan A. Kartikawati, “Program pemeriksaan mata dan edukasi kesehatan visual pada siswa sekolah dasar: Studi kasus di SDTQ Al Wafi,” Gudang Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 3, no. 1, hlm. 371–377, 2025, doi: 10.59435/gjpm.v3i1.1450.
R. W. Basrowi, K. R. Darusman, Y. Wilar, T. Rahayu, Y. D. Lestari, dan N. D. Moeloek, “Key dimensions of refractive errors screening at school in Indonesia: A primary educator’s perspective,” National Journal of Community Medicine, vol. 15, no. 4, hlm. 314–319, 2024, doi: 10.55489/njcm.150420243679.
Totok Purwanto et al., “Peningkatan kualitas penglihatan dan prestasi belajar siswa melalui program kacamata gratis,” dalam Prosiding Webinar Nasional ‘Mewujudkan Indonesia Emas Melalui Pemberdayaan Masyarakat yang Inovatif dan Berkelanjutan’, LPPM Universitas Bakti Tunas Husada Tasikmalaya, 2024, hlm. 80–85.
A. Opare et al., “School vision screening programmes in reducing uncorrected refractive error among children in low and middle-income countries: Systematic review,” Advances in Ophthalmology & Visual System, vol. 10, no. 4, hlm. 91–105, 2020, doi: 10.15406/aovs.2020.10.00392. DOI: https://doi.org/10.15406/aovs.2020.10.00392
P. Tobi et al., “Assessing the prevalence of refractive errors and accuracy of vision screening by schoolteachers,” International Health, vol. 14, Suppl. 1, hlm. i41–i48, 2022, doi: 10.1093/inthealth/ihab085. DOI: https://doi.org/10.1093/inthealth/ihab085
A. Roziq, A. B. Sulistiyo, M. Shulthoni, dan E. G. Anugerah, “An escalation model of muzakki’s trust and loyalty towards payment of zakat at BAZNAS Indonesia,” Journal of Asian Finance, Economics and Business, vol. 8, no. 3, hlm. 551–559, 2021, doi: 10.13106/jafeb.2021.vol8.no3.0551.
L. I. E. Sakti dan A. Fahrullah, “Pengelolaan ZIS sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat: Studi pada BAZNAS Kabupaten Jombang,” Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam, vol. 5, no. 1, hlm. 106–119, 2022, doi: 10.26740/jekobi.v5n1.p106-119. DOI: https://doi.org/10.26740/jekobi.v5n1.p106-119
I. Nuraini dan E. L. Aprillia, “From charity to social protection: Zakat-based community health intervention for children with cerebral palsy in Indonesia,” Potret Pemikiran, vol. 29, no. 2, hlm. 214–233, 2025. [Daring]. Tersedia: https://journal.iain-manado.ac.id/index.php/PP/article/view/4135. (tidak tersedia DOI)
Khoirotul Maghfiroh, “Analisis realisasi program penyaluran BAZNAS Kabupaten Jombang,” JOIPAD, vol. 5, no. 1, hlm. 8–31, 2025, doi: 10.21154/joipad.v5i1.10133. DOI: https://doi.org/10.21154/joipad.v5i1.10133
Z. Lessy, M. Adamek, dan K. Khaja, “Philanthropic zakat for the disadvantaged: Recipient perspectives from Indonesia,” Asian Social Work and Policy Review, vol. 14, no. 3, hlm. 138–147, 2020, doi: 10.1111/aswp.12204. DOI: https://doi.org/10.1111/aswp.12204
A. F. Isman, “Kesejahteraan berbasis pemberdayaan filantropi zakat,” Salus Cultura, vol. 3, no. 1, hlm. 27–36, 2023, doi: 10.55480/saluscultura.v3i1.83. DOI: https://doi.org/10.55480/saluscultura.v3i1.83
A. Fauzia, “Islamic philanthropy in Indonesia: Modernization, Islamization, and social justice,” Austrian Journal of South-East Asian Studies, vol. 10, no. 2, hlm. 223–236, 2017, doi: 10.14764/10.ASEAS-2017.2-6.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Devina Ayu Lestari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






