Sosialisasi Mitigasi Bencana Berbasis Penguatan Budaya Lokal Aceh pada Siswa SMA Negeri 3 Darul Makmur

Authors

  • Handoko Institut Seni Budaya Indonesia Aceh
  • Radiatul Adawiyah Institut Seni Budaya Indonesia Aceh
  • Frisca Dilla Institut Seni Budaya Indonesia Aceh
  • Yuliarti Institut Seni Budaya Indonesia Aceh

DOI:

https://doi.org/10.59025/tcnpg534

Keywords:

Mitigasi Bencana, Budaya Lokal Aceh, Hadih Maja, Meuseuraya, Siswa SMA, Pengabdian Masyarakat

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan siswa terhadap mitigasi bencana alam berbasis penguatan budaya lokal Aceh di SMA Negeri 3 Darul Makmur. Program ini dilaksanakan sebagai respon terhadap tingginya risiko bencana banjir di Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, yang pada akhir tahun 2025 terdampak bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi dan meluapnya sungai di wilayah tersebut. Minimnya pendidikan mitigasi bencana pada usia remaja serta mulai memudarnya pemahaman generasi muda terhadap nilai budaya lokal Aceh menjadi latar belakang utama pelaksanaan kegiatan ini. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan community-based early warning system melalui tahapan audiensi, sosialisasi, simulasi mitigasi bencana, penerapan teknologi sederhana, pendampingan, dan evaluasi. Kegiatan sosialisasi dilakukan melalui ceramah edukatif, pemutaran video tradisi lisan Aceh, penguatan nilai hadih maja dan meuseuraya, serta praktik gotong royong dan simulasi evakuasi bencana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai mitigasi bencana setelah mengikuti kegiatan sosialisasi yang dibuktikan melalui hasil pretest dan posttest. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap pentingnya menjaga lingkungan, solidaritas sosial, dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Penggunaan media digital sederhana juga mampu meningkatkan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Program pengabdian ini menunjukkan bahwa pendekatan budaya lokal Aceh yang dipadukan dengan pendidikan dan teknologi sederhana dapat menjadi strategi efektif dalam membangun karakter remaja yang tanggap bencana serta memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana alam di wilayah Aceh.

References

Anonim, “Bencana Hidrometeorologi Sumatra Akhir November 2025 dan Implikasi Sosio-Ekologis.” [Online]. Available: https://karsabuanalestari.com/bencana-hidrometeorologi-sumatra-akhir-november-2025-dan-implikasi-sosio-ekologis (karsabuanalestari.com in Bing)

Arfiansyah et al., Mitigasi Bencana dalam Masyarakat Aceh: Pengetahuan, Tradisi, dan Perubahan. Jakarta: Litbang Press, 2021.

Anonim, “27 Desa di Nagan Raya Aceh Terdampak Banjir Bandang dan Luapan.” [Online]. Available: https://www.antaranews.com/berita/5276849/27-desa-di-nagan-raya-aceh-terdampak-banjir-bandang-dan-luapan (antaranews.com in Bing)

Anonim, “Banjir Bandang sebabkan 1.975 Hektare Kebun-46 Sekolah di Nagan Raya Aceh Rusak.” [Online]. Available: https://news.detik.com/berita/d-8251947/banjir-bandang-sebabkan-1-975-hektare-kebun-46-sekolah-di-nagan-raya-aceh-rusak (news.detik.com in Bing)

S. Saharuddin, H. Dahlan, and E. Kainta, “Sosialisasi Jeffreys’s Amazing Statistics Program (JASP): Analisis Statistik Praktis Bagi Mahasiswa,” Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, vol. 5, no. 2, pp. 1018–1025, 2026, doi: 10.1234/jmmi.2026.5417. DOI: https://doi.org/10.59025/3s50ar68

M. Septiana, R. Kurniawan, and S. Widodo, "Disaster preparedness education through local wisdom approach in Indonesian schools," International Journal of Disaster Risk Reduction, vol. 72, 2022, Art. no. 102845. doi: 10.1016/j.ijdrr.2022.102845. DOI: https://doi.org/10.1016/j.ijdrr.2022.102845

Y. Takeuchi and R. Shaw, Indigenous Knowledge and Disaster Risk Reduction: From Practice to Policy, 2nd ed. Singapore: Springer, 2022. doi: 10.1007/978-981-19-8316-1.

United Nations Office for Disaster Risk Reduction, Global Assessment Report on Disaster Risk Reduction 2022: Our World at Risk. Geneva, Switzerland: UNDRR, 2022.

United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization, Reimagining Our Futures Together: A New Social Contract for Education. Paris: UNESCO, 2021.

A. Fauzan and L. A. Azis, “Kearifan Lokal Tentang Mitigasi Bencana di Kabupaten Lombok Utara dalam Mitos Telaga Lindur,” Vol. 6, No. 2. DOI: https://doi.org/10.23887/jiis.v6i2.29941

Anonim, “BRIN Sebut Pengetahuan Lokal Jadi Kunci Mitigasi Bencana yang Kuat.” ANTARA News.

Pemerintah Aceh, Qanun Aceh Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Terpadu. Banda Aceh: Pemerintah Aceh, 2018.

I. F. Lahudin, M. Khairul, R. Adawiah, and A. K. Shirotriya, “Local wisdom of the Aceh community in nature conservation and disaster mitigation: A systematic review,” Education, Environmental and Society Research, vol. 1, no. 1, 2024.

N. Ismail et al., “Mitigasi dan Adaptasi Struktural Bahaya Banjir Berdasarkan Kearifan Lokal Masyarakat Aceh Singkil,” Jurnal Antropologi: Isu-Isu Sosial Budaya, vol. 22, no. 2, 2020. DOI: https://doi.org/10.25077/jantro.v22.n2.p276-285.2020

A. Putri, Taqyuddin, and T. Nurlambang, “Mitigasi bencana berbasis kearifan lokal (local knowledge, local wisdom, local genius),” Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, vol. 6, no. 1. doi: https://doi.org/10.29408/geodika.v6i1.5417 DOI: https://doi.org/10.29408/geodika.v6i1.5417

BPS Kecamatan Tripa Makmur, Kecamatan Tripa Makmur dalam Angka Tahun 2020.

BPS Kabupaten Nagan Raya, Kabupaten Nagan Raya dalam Angka Tahun 2020.

Downloads

Published

26-07-2026

How to Cite

[1]
“Sosialisasi Mitigasi Bencana Berbasis Penguatan Budaya Lokal Aceh pada Siswa SMA Negeri 3 Darul Makmur”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 3, pp. 2675–2686, Jul. 2026, doi: 10.59025/tcnpg534.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Sosialisasi Mitigasi Bencana Berbasis Penguatan Budaya Lokal Aceh pada Siswa SMA Negeri 3 Darul Makmur”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 3, pp. 2675–2686, Jul. 2026, doi: 10.59025/tcnpg534.