Pemberdayaan Kader Muda GEMPITA dalam Mendukung Deteksi Dini Tuberkulosis Berbasis Masyarakat

Authors

DOI:

https://doi.org/10.59025/d76s0p41

Keywords:

Kader, Pemberdayaan, Skrining, Tuberkulosis

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang memerlukan perhatian serius karena tingginya angka kesakitan dan masih adanya kasus yang belum terdeteksi. Rendahnya cakupan penemuan kasus secara aktif menyebabkan sebagian individu dengan gejala TB belum mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat sehingga berpotensi meningkatkan risiko penularan di masyarakat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mendukung deteksi dini adalah melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk keterlibatan remaja sebagai kader kesehatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendukung deteksi dini tuberkulosis melalui program GEMPITA (Gerakan Muda Peduli Tuberkulosis) yang melibatkan kader muda berbasis sekolah dalam pelaksanaan skrining TB di masyarakat. Metode yang digunakan adalah Community-Based Empowerment yang meliputi koordinasi dan identifikasi kebutuhan, pembentukan kader, pelatihan kader, serta implementasi skrining berbasis gejala di masyarakat. Sebanyak 11 kader muda mengikuti pelatihan mengenai tuberkulosis, komunikasi kesehatan, dan prosedur skrining sebelum diterjunkan ke lapangan. Kader kemudian melaksanakan skrining terhadap 450 masyarakat dan berhasil mengidentifikasi 30 orang yang terindikasi sebagai suspek TB untuk mendapatkan pemeriksaan lanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberdayaan kader muda berbasis sekolah mampu mendukung pelaksanaan deteksi dini TB, memperluas jangkauan skrining di masyarakat, serta memperkuat kolaborasi antara sekolah, fasilitas pelayanan kesehatan, dan masyarakat dalam upaya pengendalian tuberkulosis berbasis komunitas. Program ini berpotensi dikembangkan sebagai model pemberdayaan remaja yang berkelanjutan dalam mendukung penemuan kasus TB secara aktif.

Author Biographies

Aqila Fawziya Mustafa, Universitas Airlangga

Program Studi Kesehatan Masyarakat. Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam

Jhonatan Rameldo Hutasoit, Universitas Airlangga

Program Studi Kesehatan Masyarakat. Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam

Septa Indra Puspikawati, Universitas Airlangga

Program Studi Kesehatan Masyarakat. Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam

References

S. C. Mendelsohn et al., “Screening for asymptomatic tuberculosis among adults with household exposure to pulmonary tuberculosis: A prospective observational cohort study,” Lancet Glob. Health, vol. 13, no. 11, pp. e1869–e1879, Nov. 2025, doi: 10.1016/S2214-109X(25)00276-1. DOI: https://doi.org/10.1016/S2214-109X(25)00276-1

O. Biermann, K. Dixit, B. Rai, M. Caws, K. Lönnroth, and K. Viney, “Building on facilitators and overcoming barriers to implement active tuberculosis case-finding in Nepal: Experiences of community health workers and people with tuberculosis,” BMC Health Serv. Res., vol. 21, no. 1, 2021, doi: 10.1186/s12913-021-06290-x. DOI: https://doi.org/10.1186/s12913-021-06290-x

R. M. Burke et al., “Community-based active case-finding interventions for tuberculosis: A systematic review,” Lancet Public Health, vol. 6, no. 5, pp. e283–e299, May 2021, doi: 10.1016/S2468-2667(21)00033-5. DOI: https://doi.org/10.1016/S2468-2667(21)00033-5

A. Setiyadi, U. Noviana, E. N. Sholikhah, Akhmadi, and H. Mufarokhah, “Community empowerment through cadres in the tuberculosis program: A scoping review,” Iran. J. Public Health, vol. 54, no. 7, 2025, doi: 10.18502/ijph.v54i7.19113. DOI: https://doi.org/10.18502/ijph.v54i7.19113

S. Maulana et al., “Emerging research trends on medication adherence in tuberculosis treatment: A bibliometric study of research between 2015 and 2024 to inform future research trajectory,” Patient Prefer. Adherence, vol. 19, 2025, doi: 10.2147/PPA.S520341. DOI: https://doi.org/10.2147/PPA.S520341

L. Chavez-Rimache, C. Ugarte-Gil, and M. J. Brunette, “The community as an active part in the implementation of interventions for the prevention and care of tuberculosis: A scoping review,” PLOS Glob. Public Health, vol. 3, no. 12, 2023, doi: 10.1371/journal.pgph.0001482. DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0001482

O. Onazi et al., “Community health care workers in pursuit of TB: Discourses and dilemmas,” Soc. Sci. Med., vol. 246, 2020, doi: 10.1016/j.socscimed.2019.112756. DOI: https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2019.112756

F. I. Ajudua, R. J. Mash, and F. Ajudua, “Tuberculosis preventive therapy: An update for primary care practitioners,” S. Afr. Fam. Pract., vol. 64, no. 1, 2022, doi: 10.4102/safp.v64i1.5473. DOI: https://doi.org/10.4102/safp.v64i1.5514

M. Taylor, N. Medley, S. S. van Wyk, and S. Oliver, “Community views on active case finding for tuberculosis in low- and middle-income countries: A qualitative evidence synthesis,” Cochrane Database Syst. Rev., no. 3, 2024, doi: 10.1002/14651858.CD014756.pub2. DOI: https://doi.org/10.1002/14651858.CD014756.pub2

P. Sinha, S. V. Shenoi, and G. H. Friedland, “Opportunities for community health workers to contribute to global efforts to end tuberculosis,” Glob. Public Health, vol. 15, no. 4, pp. 550–561, 2020, doi: 10.1080/17441692.2019.1663361. DOI: https://doi.org/10.1080/17441692.2019.1663361

H. M. W. Maung et al., “The contribution of a non-governmental organisation’s community based tuberculosis care programme to case finding in Myanmar: Trend over time,” Infect. Dis. Poverty, vol. 6, no. 1, 2017, doi: 10.1186/s40249-017-0253-y. DOI: https://doi.org/10.1186/s40249-017-0253-y

M. L. Wieland, J. A. Nigon, J. A. Weis, L. Espinda-Brandt, D. Beck, and I. G. Sia, “Sustainability of a tuberculosis screening program at an adult education center through community-based participatory research,” J. Public Health Manag. Pract., vol. 25, no. 6, pp. 602–605, 2019, doi: 10.1097/PHH.0000000000000851. DOI: https://doi.org/10.1097/PHH.0000000000000851

H. Khotimah, J. R. Hutasoit, and A. M. Mandagi, “Optimalisasi edukasi dan penguatan komitmen sekolah dalam implementasi kawasan tanpa rokok di SMPN 3 Kalipuro,” J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 2, pp. 1618–1630, 2026, doi: 10.59025/gvcczx05. DOI: https://doi.org/10.59025/gvcczx05

L. Shuro, E. Lawrence, J. De Man, L. Knight, H. Schneider, and H. Tabana, “A qualitative process evaluation of community-based participatory research and human-centered design in the ‘Let’s Talk About Vaccines’ approach in Mozambique and Malawi,” Res. Involv. Engagem., vol. 11, no. 1, 2025, doi: 10.1186/s40900-025-00677-4. DOI: https://doi.org/10.1186/s40900-025-00677-4

M. M. Bautista-Gomez and L. S. Zuluaga-Gutierrez, “Developing a health education program for the prevention and control of infectious diseases culturally adapted to ethnic and rural communities: Co-design study using participatory audiovisual methods,” J. Particip. Med., vol. 17, 2025, doi: 10.2196/65116. DOI: https://doi.org/10.2196/65116

M. Ridwan, J. R. Hutasoit, M. Hisyam, F. H. Azizah, and S. I. Puspikawati, “School-based nutrition education as a community engagement program to enhance adolescents’ awareness of sugar, salt, and fat intake in Banyuwangi,” J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 609–616, 2026, doi: 10.59025/jhwfwf32. DOI: https://doi.org/10.59025/jhwfwf32

F. H. Azizah, J. R. Hutasoit, and D. Prayoga, “Peningkatan kapasitas kader dalam skrining dan edukasi risiko rematik melalui program KADER AKSI SENDI di Bulusari Banyuwangi,” J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 2, pp. 1711–1719, 2026, doi: 10.59025/bpx04465. DOI: https://doi.org/10.59025/bpx04465

I. T. Utami, J. R. Hutasoit, and D. Prajnawita, “Peningkatan pengetahuan dan keterampilan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) melalui edukasi interaktif pada siswa sekolah dasar di Banyuwangi,” J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 2, 2026, doi: 10.59025/99ahm318. DOI: https://doi.org/10.59025/99ahm318

R. I. Aling, J. R. Hutasoit, and S. I. Puspikawati, “Peningkatan pengetahuan tuberkulosis dan pembentukan kader remaja sebagai upaya pencegahan TBC di Banyuwangi,” J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 2, 2026, doi: 10.59025/45swvz78. DOI: https://doi.org/10.59025/45swvz78

Downloads

Published

26-07-2026

How to Cite

[1]
“Pemberdayaan Kader Muda GEMPITA dalam Mendukung Deteksi Dini Tuberkulosis Berbasis Masyarakat”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 3, pp. 2687–2694, Jul. 2026, doi: 10.59025/d76s0p41.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Pemberdayaan Kader Muda GEMPITA dalam Mendukung Deteksi Dini Tuberkulosis Berbasis Masyarakat”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 3, pp. 2687–2694, Jul. 2026, doi: 10.59025/d76s0p41.