Akselerasi Literasi Penyakit Menular Melalui Program "GEMPITA BERDAYA" Sebagai Upaya Promosi Kesehatan TBC di Kelurahan Kalipuro
DOI:
https://doi.org/10.59025/mg1t5w58Keywords:
Edukasi Interaktif, Kader Remaja, Kalipuro, Literasi Kesehatan, Promosi Kesehatan, TuberkulosisAbstract
Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pola penularan dan gejala dini Tuberkulosis (TBC), hambatan sosiopsikologis berupa stigma, serta kondisi fisik lingkungan hunian yang tidak memenuhi standar rumah sehat menjadi faktor utama stagnasi penemuan kasus aktif di Kelurahan Kalipuro. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program "GEMPITA BERDAYA" (Gerakan Muda Peduli dan Tanggap Tuberkulosis) sebagai intervensi promosi kesehatan berbasis komunitas dalam meningkatkan literasi TBC dan mendukung penemuan kasus aktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan desain one-group pretest-posttest melibatkan 40 warga sasaran di Lingkungan Wangkal melalui teknik skrining door-to-door menggunakan instrumen kuesioner terstruktur berbahasa daerah. Program ini mengintegrasikan peran aktif kader remaja dari Madrasah Aliyah Ibrahimy yang telah dilatih secara khusus. Hasil skrining kesehatan berhasil mengidentifikasi 3 warga terduga (suspek) TBC berdasarkan indikator gejala klinis awal. Sementara itu, hasil uji Paired Sample T-Test menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan masyarakat yang sangat signifikan, yaitu dari 25,25 pada pre-test menjadi 90,50 pada post-test (p < 0,001). Program ini membuktikan bahwa edukasi interaktif berbasis pemberdayaan kader remaja lokal efektif memotong kesenjangan informasi, meluruskan persepsi keliru terkait stigma TBC, serta membangun kesadaran kolektif dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di tingkat komunitas.
References
“2024 Global tuberculosis report.”
A. M. I. Saktiawati and A. Probandari, “Tuberculosis in Indonesia: challenges and future directions,” Aug. 01, 2025, Elsevier Ltd. doi: 10.1016/S2213-2600(25)00168-7. DOI: https://doi.org/10.1016/S2213-2600(25)00168-7
I. L. M. Z. Rizki, “Literature review: faktor risiko lingkungan kejadian tuberkulosis,” Journal of Public Health Innovation, vol. 4, no. 02, pp. 476–483, Jun. 2024, doi: 10.34305/jphi.v4i02.1097. DOI: https://doi.org/10.34305/jphi.v4i02.1097
R. Razak, Fakhriyatiningrum, F. Rahmadina, and S. Santiyah, “Faktor Kondisi Fisik Lingkungan Rumah Terhadap Kasus Tuberkulosis di Indonesia: Systematic Review,” Jurnal Ilmiah Kesehatan, vol. 17, no. 1, pp. 130–142, Mar. 2025, doi: 10.37012/jik.v17i1.2632. DOI: https://doi.org/10.37012/jik.v17i1.2632
W. S. Budi, M. Raharjo, Nurjazuli, and S. Poerwati, “The Relationship Quality of the Physical Environment of Homes with the Incidence of Tuberculosis in Panekan District: Research Article,” Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, vol. 7, no. 4, pp. 1012–1018, Apr. 2024, doi: 10.56338/mppki.v7i4.5106. DOI: https://doi.org/10.56338/mppki.v7i4.5106
M. Salsa Sabila, S. Maywati, A. Setiyono Program Studi Kesehatan Masyarakat, and F. Ilmu Kesehatan, “HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN RUMAH DENGAN KEJADIAN TUBERKULOSIS PARU PADA USIA PRODUKTIF DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS CIGEUREUNG KOTA TASIKMALAYA,” Jurnal Kesehatan komunitas Indonesia, vol. 20, 2024. DOI: https://doi.org/10.37058/jkki.v20i1.10514
P. : Jurnal, K. Masyarakat, M. Ferotillah, H. Hasyim, and R. A. Syakurah, “EFEKTIVITAS STRATEGI ACTIVE CASE FINDING DALAM PENEMUAN KASUS TB : KAJIAN SISTEMATIS DARI STUDI GLOBAL”.
“PROFIL KESEHATAN INDONESIA 2022.”
salma Aisi and lilis Lismayanti, “EFEKTIVITAS EDUKASI DAN BIMBINGAN KADER DALAM PENCEGAHAN DAN PENGELOLAAN TUBERKULOSIS ,” JMIA, vol. 2, pp. 1–7, Dec. 2025.
A. S. Wahyuningsih, A. Zakaria, H. Nurmayunita, and Y. Asri, “Si Peduli TBC Komunitas sebagai Upaya Meningkatkan Deteksi Dini Tuberculosis Paru,” Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), vol. 8, no. 10, pp. 5172–5184, Oct. 2025, doi: 10.33024/jkpm.v8i10.22533. DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v8i10.22533
Isrovanigoro and Akrom, “Pengaruh Media Promosi Kesehatan Terhadap Pengetahuan dan Pencegahan Penyakit Tuberkolosis Pada Masyarakat Melalui Instagram,” 2026. [Online]. Available: http://jurnal.umj.ac.id/index.php/jpmt
J. Homepage et al., “Journal of Innovative and Creativity Peran Kearifan Lokal dalam Praktik Pencegahan Penyakit Menular di Komunitas Adat.”
G. Wahyudi, R. Raharjo, and W. Ummah, “ANALISIS PERAN KADER KESEHATAN DALAM ACTIVE CASE FINDING TERHADAP PENEMUAN KASUS TUBERKULOSIS ANAK,” Jurnal Ilmu Kesehatan, no. Active case finding Tuberculosis, pp. 1–11, Apr. 2026. DOI: https://doi.org/10.62085/ajk.v4i1.208
J. Pengabdian kepada Masyarakat et al., “JBIMA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat,” vol. 3, no. 2, 2026.
R. Afriansya, T. Budiharjo, D. Afrianti, W. Widodo, and R. B. Kuncara, “Pemberdayaan Masyarakat tentang Tuberkulosis serta Pelatihan Etika Batuk di Kelurahan Sendang Mulyo,” PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 9, no. 8, pp. 1367–1373, Aug. 2024, doi: 10.33084/pengabdianmu.v9i8.7021. DOI: https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v9i8.7021
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nayla Alya Nayla Alya, Dheva Yudistira Maulana, Septa Indra Puspikawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






