Representasi Visual Identitas Ruang Budaya melalui Media Brosur pada Galeri/Museum Sejarah dan Budaya Indonesia Tionghoa

Authors

  • Astrid Austranti Yuwono Universitas Kristen Maranatha https://orcid.org/0000-0002-7779-7746
  • Christine Claudi Lukman Universitas Kristen Maranatha
  • Hendra Setiawan Universitas Kristen Maranatha
  • Sandy Rismantojo Universitas Kristen Maranatha

DOI:

https://doi.org/10.59025/6qezs426

Keywords:

Representasi Visual, Ruang Budaya, Brosur, Museum, Multimodal

Abstract

Galeri/Museum Sejarah dan Budaya Indonesia Tionghoa memiliki peran penting sebagai sarana pelestarian sejarah, budaya, dan edukasi masyarakat mengenai kontribusi komunitas Tionghoa dalam perkembangan bangsa Indonesia. Namun, upaya penyebarluasan informasi dan komunikasi identitas budaya museum kepada masyarakat masih memerlukan media yang mampu menyampaikan karakter institusi secara lebih efektif dan menarik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan media brosur yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana informasi, tetapi juga sebagai media representasi visual identitas ruang budaya museum. Pendekatan yang digunakan mengacu pada teori multimodal dan identitas yang memandang bahwa identitas dapat dikonstruksi melalui berbagai sumber daya semiotik, seperti fotografi, warna, bentuk, tekstur, tipografi, dan tata letak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa identitas ruang budaya museum dibentuk oleh tiga dimensi utama, yaitu sejarah komunitas Indonesia-Tionghoa, warisan budaya Tionghoa, dan fungsi edukatif museum. Ketiga dimensi tersebut diterjemahkan ke dalam elemen-elemen visual melalui pemilihan fotografi, penggunaan warna, bentuk, tekstur, tipografi, dan komposisi yang mendukung pembentukan citra institusi sebagai pusat pelestarian sejarah Indonesia-Tionghoa, ruang pembelajaran budaya, serta institusi budaya yang modern dan terbuka bagi masyarakat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan multimodal dapat digunakan sebagai metode untuk mentranslasikan identitas ruang budaya ke dalam media komunikasi visual yang lebih komunikatif dan representatif.

Author Biographies

Astrid Austranti Yuwono, Universitas Kristen Maranatha

Program Sarjana Arsitektur

Christine Claudi Lukman, Universitas Kristen Maranatha

Program Sarjana Desain Komunikasi Visual

Hendra Setiawan, Universitas Kristen Maranatha

Program Sarjana Desain Komunikasi Visual

Sandy Rismantojo, Universitas Kristen Maranatha

Program Sarjana Desain Komunikasi Visual

References

N. Jaman, R. Temarwut, and N. Amsih, “Peran Museum Siwalima dalam Melestarikan Identitas Sejarah dan Budaya Maluku,” J. Paris Langkis, vol. 6, no. 2, pp. 195–204, Jan. 2026, doi: 10.37304/parislangkis.v6i2.23113. DOI: https://doi.org/10.37304/parislangkis.v6i2.23113

S. Junaeda, D. N. Jannah, A. I. Kesuma, F. W. Wati, R. D. Kabubu, and Nasihin, “Mengenal Warisan Leluhur Lewat Museum: Upaya Membangun Kesadaran Budaya Generasi Muda | Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat,” Nov. 2025, Accessed: Jun. 16, 2026. [Online]. Available: https://journal.ininnawaparaedu.com/paramacitra/article/view/395 DOI: https://doi.org/10.62330/pjpm.v3i01.395

B. Bunari, R. A. H, M. Rafif, A. Delawati, and V. Agustine, “Pelestarian Sejarah Lokal melalui Optimalisasi Fungsi Koleksi Museum : Pengabdian Masyarakat di Museum Sang Nila Utama | Dinamika Sosial : Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Transformasi Kesejahteraan,” Mar. 2025, Accessed: Jun. 16, 2026. [Online]. Available: https://pkm.lpkd.or.id/index.php/DinSos/article/view/1352

I. Junaid, M. D. M. Ilham, and M. Y. Saharuna, “Model Pengembangan Interpretasi Pariwisata Edukasi di Museum Kota Makassar,” J. Kepariwisataan Indones. J. Penelit. Dan Pengemb. Kepariwisataan Indones., vol. 16, no. 2, pp. 216–236, Nov. 2022, doi: 10.47608/jki.v16i22022.216-236. DOI: https://doi.org/10.47608/jki.v16i22022.216-236

W. Kastolani and F. Rahmafitria, “PENGARUH INTERPRETASI TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN BERKUNJUNG DI MUSEUM NASIONAL GEDUNG PERUNDINGAN LINGGARJATI KABUPATEN KUNINGAN,” J. Manaj. Resort Dan Leis., vol. 13, no. 1, Apr. 2016, doi: 10.17509/jurel.v13i1.2020.

N. R. Pramadika and R. Tahir, “PERANCANGAN MEDIA INTERPRETASI WISATA BUDAYA DALAM RANGKA MENINGKATKAN MOTIVASI PENGALAMAN BERKUNJUNG WISATAWAN DI DAYA TARIK GALERI 16-INDONESIAN BAMBOO SOCIETY,” vol. 6, 2020. DOI: https://doi.org/10.32659/tsj.v6i1.115

R. Renold, B. M. Eppang, D. Darmayasa, and M. A. Djamaluddin, “Transformasi Museum Kota Makassar Melalui Pengembangan Aktivitas Interpretasi Berbasis Edukasi,” Jambura J. Educ. Manag., pp. 395–423, Sep. 2023, doi: 10.37411/jjem.v4i2.2742.

L. Smith, “HERITAGE AS A CULTURAL PROCESS,” in Uses of Heritage, Routledge, 2006. DOI: https://doi.org/10.4324/9780203602263

A. U. Kafin and E. Elviana, “Penerapan Aspek Rekreatif Sebagai Penunjang Fungsi Edukasi pada Museum,” Pawon J. Arsit., vol. 6, no. 1, pp. 15–30, Jan. 2022, doi: 10.36040/pawon.v6i1.3684. DOI: https://doi.org/10.36040/pawon.v6i1.3684

R. Permana, M. Sukana, and N. Narottama, “STRATEGI PEMASARAN MUSEUM SEJARAH JAKARTA SEBAGAI DAYA TARIK WISATA EDUKASI DI DKI JAKARTA,” ASEAN J. Hosp. Tour. Stud., vol. 1, no. 1, pp. 9–22, Dec. 2025.

“Mendamba Museum yang Tidak Membosankan.” Accessed: Jun. 17, 2026. [Online]. Available: https://www.kompas.id/artikel/berkunjung-ke-museum-jika-sudah-tak-membosankan

“Sepi karena Tak Estetik,Dilema Museum di Generasi Digital - Kompasiana.com.” Accessed: Jun. 17, 2026. [Online]. Available: https://www.kompasiana.com/inesginting5766/69e648f2ed64150991262c92/sepi-karena-tak-estetik-dilema-museum-di-generasi-digital

G. Kress and T. van Leeuwen, Reading Images: The Grammar of Visual Design, 3rd ed. London: Routledge, 2020. doi: 10.4324/9781003099857. DOI: https://doi.org/10.4324/9781003099857

N. K. Ranawati, “Menyingkap Peran Etnis Tionghoa yang Terlupakan dalam Sejarah Indonesia,” detikjabar. Accessed: Jun. 17, 2026. [Online]. Available: https://www.detik.com/jabar/berita/d-7753829/menyingkap-peran-etnis-tionghoa-yang-terlupakan-dalam-sejarah-indonesia

K. Lynch, The image of the city. Cambridge, Massachusetts ; London, England: The MIT Press, Massachusetts Institute of Technology, 1960.

T. V. Leeuwen, Multimodality and Identity, 1st ed. London: Routledge, 2021. doi: 10.4324/9781003186625. DOI: https://doi.org/10.4324/9781003186625-NaN-1

A. S. Permana, N. Suparmanto, H. Nurdiyanto, and B. Sulistyo, “Inovasi Galeri Virtual Seni Budaya Nusantara sebagai Media Edukasi dan Pelestarian Budaya di Era Digital,” J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 962–971, Feb. 2026, doi: 10.59025/b7v84883. DOI: https://doi.org/10.59025/b7v84883

F. Setiawan, V. D. Purnamasari, F. N. Sidjabat, M. M. R. E. Wuryandari, and H. Tuna, “Edukasi Berbasis Visual terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Darul Fallah Kabupaten Kediri,” J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 2, pp. 997–1003, Mar. 2026, doi: 10.59025/zmqrft28. DOI: https://doi.org/10.59025/zmqrft28

I. Maulana, “Akuntabilitas Visual : Analisis Narasi Pemberdayaan Pada Instagram Bumdes di Desa Sedatigede Sidoarjo,” J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 2, pp. 1637–1645, May 2026, doi: 10.59025/p1knxh45. DOI: https://doi.org/10.59025/p1knxh45

Downloads

Published

14-07-2026

How to Cite

[1]
“Representasi Visual Identitas Ruang Budaya melalui Media Brosur pada Galeri/Museum Sejarah dan Budaya Indonesia Tionghoa”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 3, pp. 2345–2355, Jul. 2026, doi: 10.59025/6qezs426.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Representasi Visual Identitas Ruang Budaya melalui Media Brosur pada Galeri/Museum Sejarah dan Budaya Indonesia Tionghoa”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 3, pp. 2345–2355, Jul. 2026, doi: 10.59025/6qezs426.