Edukasi Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Untuk Mendukung Kesehatan Reproduksi di Masa Mendatang di SMA Swasta Al Washliyah 3 Medan

Authors

  • Nisrina Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan
  • Nina Olivia Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan
  • Purwaningsih Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan
  • Nadya Putri Wulandari Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan
  • Annisa Rahma Akademi Keperawatan Kesdam I/Bukit Barisan Medan

DOI:

https://doi.org/10.59025/b6vzfx09

Keywords:

Anemia; Remaja Putri; Edukasi Kesehatan; Kesehatan Reproduksi; Tablet Tambah Darah

Abstract

Anemia pada remaja putri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang masih memerlukan penanganan serius di Indonesia. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan prevalensi anemia pada usia 15–24 tahun mencapai 32%, sementara World Health Organization (WHO) melaporkan sekitar 30% wanita usia 15–49 tahun di dunia mengalami anemia. Dampak anemia tidak hanya memengaruhi konsentrasi belajar dan produktivitas, tetapi juga berimplikasi serius terhadap kesehatan reproduksi di masa mendatang. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan anemia sebagai upaya mendukung kesehatan reproduksi di SMA Swasta Al Washliyah 3 Medan. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif dan diskusi kelompok dengan evaluasi menggunakan pretest dan posttest kepada 30 siswi yang dipilih secara purposif. Materi edukasi mencakup pengertian, penyebab, tanda dan gejala, dampak terhadap kesehatan reproduksi, pencegahan anemia, pentingnya konsumsi tablet tambah darah, serta pola makan bergizi seimbang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata nilai pretest 71,03% meningkat menjadi 88,23% pada posttest, sehingga terjadi peningkatan sebesar 17,2%. Distribusi nilai menunjukkan pergeseran dari kategori sedang ke kategori tinggi setelah intervensi edukasi. Kegiatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pemahaman peserta mengenai anemia dan upaya pencegahannya. Edukasi kesehatan secara terstruktur dan partisipatif terbukti efektif sebagai strategi intervensi promotif pada kelompok remaja putri

References

Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi Revisi). Rineka Cipta.

Azzahra, F., & Syafriani. (2023). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap pengetahuan siswi SMA tentang pencegahan anemia defisiensi besi. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 14(2), 210–218. https://doi.org/10.26751/jikk.v14i2.1345

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2021). Studi status gizi Indonesia (SSGI) 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Cahyaningrum, E. D. (2023). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 15(1), 45–56. https://doi.org/10.35882/jgk.v15i1.789

Fikawati, S., Syafiq, A., & Karima, K. (2022). Gizi ibu dan bayi (Edisi Ketiga). PT RajaGrafindo Persada.

Hardinsyah, & Supariasa, I. D. N. (2022). Ilmu gizi teori dan aplikasi. EGC.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Panduan pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur. Direktorat Gizi Masyarakat.

Mawarni, D., Kusumawati, E., & Amalia, R. (2022). Efektivitas penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan remaja putri tentang anemia di SMAN 1 Palembang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(3), 118–125. https://doi.org/10.26714/jkmi.17.3.2022.118-125

Notoatmodjo, S. (2021). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan (Edisi Revisi). Rineka Cipta.

Proverawati, A., & Misaroh, S. (2021). Menarche: Menstruasi pertama penuh makna (Edisi Kedua). Nuha Medika.

Rahmadhani, D., Lubis, Z., & Siregar, P. A. (2023). Hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah di wilayah kerja Puskesmas Medan Johor. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(2), 87–96. https://doi.org/10.33221/jikm.v12i2.2034 DOI: https://doi.org/10.55123/sehatmas.v2i1.1397

Sulaeman, E. S. (2020). Pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan: Teori dan implementasi. Gadjah Mada University Press.

Suryani, D., Faridi, A., Rizal, A., & Gizi, I. (2021). Dampak anemia terhadap prestasi belajar dan produktivitas remaja putri di Indonesia. Media Gizi Indonesia, 16(1), 52–60. https://doi.org/10.20473/mgi.v16i1.52-60

UNICEF. (2023). Nutrition: Anaemia in adolescent girls in Southeast Asia. UNICEF Regional Office for East Asia and the Pacific. https://www.unicef.org/eap/reports/anaemia-adolescent-girls

World Health Organization. (2024). Anaemia in women and children: Data by WHO region. World Health Organization. https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/anaemia_in_women_and_children

Yuliantini, E., & Widaryanti, R. (2022). Edukasi gizi berbasis sekolah dalam pencegahan anemia pada remaja putri: Sebuah tinjauan sistematis. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 18(4), 201–212. https://doi.org/10.22146/ijcn.60892

Downloads

Published

17-06-2026

How to Cite

[1]
“Edukasi Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Untuk Mendukung Kesehatan Reproduksi di Masa Mendatang di SMA Swasta Al Washliyah 3 Medan”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 3, pp. 2089–2096, Jun. 2026, doi: 10.59025/b6vzfx09.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Edukasi Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri Untuk Mendukung Kesehatan Reproduksi di Masa Mendatang di SMA Swasta Al Washliyah 3 Medan”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 3, pp. 2089–2096, Jun. 2026, doi: 10.59025/b6vzfx09.