Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting di Desa Tobela Kecamatan Porehu

Authors

  • Hamzah B Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika
  • St. Rahmawati Hamzah Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika

DOI:

https://doi.org/10.59025/js.v2i1.66

Keywords:

Penyuluhan, Pengetahuan, Posyandu, Stunting

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang terjadi sejak janin hingga anak umur dua tahun. Secara nasional prevalensi balita stunting di Indonesia adalah 30,8% dan di Sulawesi Tenggara sebanyak 30,2%. Angka ini masih cukup tinggi dibandingkan dengan angka yang dianjurkan WHO yaitu <20%. Pemantauan kasus stunting dapat dilakukan melalui pengukuran antropometri di Posyandu. Meskipun ibu sudah datang ke posyandu, akan tetapi kesadaran dan pengetahuan ibu tentang stunting masih rendah. Penyuluhan kesehatan sebagai media edukasi dapat digunakan dalam meningkatkan kemampuan ibu dalam melakukan pencegahan stunting. Waktu pelaksanaan pada hari Kamis 15 September 2022 di Posyandu Desa Tobela yang dihadiri 18 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan ibu tentang pencegahan stunting, dimana sebelum dilakukan penyuluhan skor pengetahuan adalah 9,42 dan setelah dilakukan penyuluhan skor pengetahuan adalah 18,35 dengan perbedaan rata-rata skor pengetahuan adalah 8,93. Sebagai kesimpulan penyuluhan kesehatan yang dilakukan dapat meningkatkan pengetahuan ibu-ibu tentang pentingnya pencegahan stunting.

Author Biographies

Hamzah B, Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika

Program Studi Kesehatan Masyarakat

St. Rahmawati Hamzah, Institut Kesehatan dan Teknologi Graha Medika

Program Studi D3 Kebidanan

References

JPGN, “WHO Growth Standards and Reference Charts,” vol. 57, no. 2, 2013.

Kemenkes RI, “Hasil Utama RISKESDAS 2018.” Kementrian Kesehatan RI, Jakarta, 2018.

Kemenkes RI, “Hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) Tingkat Nasional, Provinsi, dan Kab/Kota Tahun 2021.” Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, 2021.

Puskesmas Porehu, “Profil Puskesmas Porehu Tahun 2022.” Kolaka Utara, 2022.

Z. Mutingah and R. Rokhaidah, “Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu dengan Perilaku Pencegahan Stunting pada Balita,” J. Keperawatan Widya Gantari Indones., vol. 5, no. 2, pp. 49–57, 2021.

A. Prasanti et al., Stunting pada Anak. Padang: PT. Global Eksekutif Teknologi, 2022.

B. Hamzah, “Menginisiasi Perilaku Positif Masyarakat Tentang Penyakit ISPA di Desa Muntoi Timur Kabupaten Bolaang Mongondow,” J. Pengabdi. Masy. Al-Irsyad, vol. 2, no. 1, pp. 33–42, 2020.

A. Puspitasari, W. D. Putra, and H. Amir, “Pencegahan Stunting Pada Anak Di Desa Tamangapa Kec. Ma’rang Kab. Pangkep,” Idea Pengabdi. Masy., vol. 1, no. 1, pp. 5–8, 2021.

U. Laili and R. A. D. Andriani, “Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting,” J. Pengabdi. Masy. IPTEKS, vol. 5, no. 1, pp. 8–12, 2019.

S. Hamzah and B. Hamzah, “Gerakan Pencegahan Stunting Melalui Edukasi pada Masyarakat di Desa Muntoi Kabupaten Bolaang Mongondow,” JPKMI (Jurnal Pengabdi. Kpd. Masy. Indones., vol. 1, no. 4, pp. 229–235, 2020.

A. K. Wardana and I. W. Astuti, “Penyuluhan Pencegahan Stunting pada Anak,” J. Berdaya Mandiri, vol. 1, no. 2, pp. 170–176, 2019.

S. Notoatmodjo, Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 2014.

P. Martina et al., Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Medan: Yayasan Kita Menulis, 2021.

S. Hamzah, “Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Imunisasi Dasar Lengkap di Desa Moyag Kecamatan Kotamobagu Timur,” J. Masy. Madani Indones., vol. 1, no. 3, 2022.

Downloads

Published

25-01-2023

How to Cite

[1]
“Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting di Desa Tobela Kecamatan Porehu”, J. Masy. Madani Indones., vol. 2, no. 1, pp. 41–45, Jan. 2023, doi: 10.59025/js.v2i1.66.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Peningkatan Pengetahuan Ibu Tentang Pencegahan Stunting di Desa Tobela Kecamatan Porehu”, J. Masy. Madani Indones., vol. 2, no. 1, pp. 41–45, Jan. 2023, doi: 10.59025/js.v2i1.66.