Internalisasi Nilai Sumpah Pemuda sebagai Fondasi Penguatan Toleransi Generasi Muda di Madrasah Aliyah Negeri Tanjungpinang
DOI:
https://doi.org/10.59025/3wbrga87Keywords:
Internalisasi Nilai, Sumpah Pemuda, Toleransi, Generasi Muda, Pendidikan KarakterAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk memperkuat nilai toleransi dan kebhinekaan di kalangan generasi muda, khususnya peserta didik Madrasah Aliyah Negeri Tanjungpinang, di tengah meningkatnya tantangan sosial akibat perbedaan latar belakang budaya, sosial, dan pandangan. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masih terbatasnya ruang edukatif yang secara khusus menginternalisasikan nilai-nilai Sumpah Pemuda sebagai fondasi pembentukan sikap toleran dan inklusif. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan pemahaman tentang makna persatuan, kebangsaan, dan toleransi melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Metode yang digunakan berupa sosialisasi, diskusi interaktif, dan refleksi bersama yang melibatkan peserta secara aktif dalam proses pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap nilai persatuan, sikap saling menghargai, serta kesadaran akan peran generasi muda dalam menjaga keharmonisan sosial. Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa pendekatan dialogis mampu menciptakan suasana belajar yang inklusif dan mendorong keterlibatan aktif peserta. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat karakter toleran generasi muda dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan dalam konteks pendidikan nilai di lingkungan sekolah.
References
O. Ramadani et al., “Persepsi Mahasiswa Gen Z Terhadap Perubahan Sosial di Era Digitalisasi,” J. Pendidik. Tambusai, vol. 9, no. Vol. 9 No. 1 (2025), pp. 4203–42, 2025, doi: https://doi.org/10.31004/jptam.v9i1.26728.
Novie Panda Citra, “Generasi Multikulturaslisme Di Era Society 5.0,” Holistik Anal. Nexus, vol. 1, no. 7, pp. 218–225, 2024, doi: 10.62504/nexus789. DOI: https://doi.org/10.62504/Nexus789
D. Setiadi, S. Nurhayati, A. Ansori, M. Zubaidi, and R. Amir, “Literasi Digital Pemuda dalam Konteks Pemberdayaan Masyarakat di era Society 5.0,” Society, vol. 11, no. 1, pp. 1–12, 2023, doi: 10.33019/society.v11i1.491. DOI: https://doi.org/10.33019/society.v11i1.491
I. W. Asih, S. N. Tantri, and S. R. Prima, Global and Local Cultural Contestation in the Digital Age: Indonesian Gen Z’s Responses to Foreign Cultures and National Identity, no. Osc. Atlantis Press SARL, 2024. doi: 10.2991/978-2-38476-340-5_11. DOI: https://doi.org/10.2991/978-2-38476-340-5_11
P. H. I. P, I. Supriadi, E. H. N, and Y. Sari, “Indonesian Cultural Identity in Social Media Networks: a Critical Discourse Analysis on Instagram of Gen Z Users,” MSJ Major. Sci. J., vol. 2, no. 1, pp. 171–177, 2024, doi: https://doi.org/10.61942/msj.v2i1.76. DOI: https://doi.org/10.61942/msj.v2i1.76
A. N. Nabila, N. Zahro, A.-A. W. Adli, I. Kusumaningtyas, and A. Rahman, “Era Digital dan Tantangan Multikultural di Indonesia,” 2021, pp. 20–27, 2021, doi: http://dx.doi.org/10.30821/ansiru.v6i1.10735. DOI: https://doi.org/10.30821/ansiru.v6i1.10735
A. Fauzan, “The Transformation of Traditional Culture in Responding to Globalization in Local Indonesian Communities,” J. Acad. Sci., vol. 2, no. 3, pp. 1021–1030, 2025, doi: https://doi.org/10.59613/42jzr037.
I. T. Philia, T. Sembiring, R. Y. Siahaan, D. E. Pratama, and M. Iqbal, “Dampak Modernisasi Terhadap Dinamika Kebudayaan Masyarakat di Indonesia,” J. Pendidik. dan Kewarganegara Indones., vol. 2, no. 2, pp. 10–22, 2025, doi: 10.61132/jupenkei.v2i2.239. DOI: https://doi.org/10.61132/jupenkei.v2i2.239
S. M. Lase and A. Lase, “Pengaruh Media Massa Terhadap Pembentukan Sikap Multikultural Pada Generasi Muda,” J. Ilmu Sos. dan Hum., vol. 2985, no. 6, pp. 270–276, 2024, doi: https://doi.org/10.572349/kultura.v2i6.1572.
M. Fauzan, E. Purwanto, H. D. N. Jupri, and P. S. Dewi, “Media sebagai Agen Perubahan Komunitas di Era Teknologi Digital,” J. Bisnis dan Komun. Digit., vol. 2, no. 4, p. 15, 2025, doi: 10.47134/jbkd.v2i4.4369. DOI: https://doi.org/10.47134/jbkd.v2i4.4369
F. Muslimin and V. Vristivawati, “Sosialisasi Pencegahan Tindakan Bullying Di Kalangan Siswa Mi Pembangunan Gresik,” J. Masy. Madani Indones., vol. 4, no. 4, pp. 925–936, 2025, doi: 10.59025/9h3q0744. DOI: https://doi.org/10.59025/9h3q0744
W. Retnoningsih, W. Khasanah, and M. Chamdani, “Development of Student Discipline Character Education Through Ceremony Activities At Bumirejo State Elementary School,” Soc. Humanit. Educ. Stud. Conf. Ser., vol. 1, no. 2, p. 501, 2019, doi: 10.20961/shes.v1i2.26830. DOI: https://doi.org/10.20961/shes.v1i2.26830
T. Intan and V. T. Handayani, “Penerapan Pendidikan Karakter Kebangsaan Melalui Pembelajaran Berbasis Interkultural di Madrasah Aliyah Negeri Model Babakan Ciwaringin Majalengka Cirebon,” J. Pengabdi. Kpd. Masy., vol. 1, no. 5, pp. 299–306, 2017.
H. Muhtarom and G. Erlangga, “Peran Nilai-Nilai Sumpah Pemuda Dalam Membentuk Karakter Peserta Didik Di SMAN 18 Jakarta,” Criksetra J. Pendidik. Sej., vol. 10, no. 2, pp. 114–128, 2021. DOI: https://doi.org/10.36706/jc.v10i2.13525
K. Foulcher, “Sumpah Pemuda : the Making and Meaning of a Symbol of,” Asian Stud. Rev., vol. 24, no. 3, pp. 377–410, 2000. DOI: https://doi.org/10.1080/10357820008713281
A. Suwirta, “Memaknai Peristiwa Sumpah Pemuda dan Revolusi Kemerdekaan Indonesia dalam Perspektif Pendidikan,” South-East Asian J. Youth, Sport. Heal. Educ., vol. 1, no. 1, pp. 57–68, 2015.
S. K. Widodo, “Memaknai Sumpah Pemuda di Era Reformasi,” J. Humanika, vol. 16, no. 9, pp. 1–12, 2012, doi: https://doi.org/10.14710/humanika.16.9.
E. Andayani, “Revitalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter,” vol. 4, no. 2, pp. 31–45, 2011, doi: https://doi.org/10.31571/sosial.v4i2.675.
M. Isnaini, “Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Di Madrasah,” Al-Ta lim J., vol. 20, no. 3, pp. 445–450, 2013, doi: 10.15548/jt.v20i3.41. DOI: https://doi.org/10.15548/jt.v20i3.41
A. Marzuqi, “Internalisasi Pendidikan Karakter di Madrasah Diniyah Takmiliyah,” J. Pendidik. Agama Islam Al-Thariqah, vol. 7, no. 1, pp. 61–76, 2022, doi: 10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).8351. DOI: https://doi.org/10.25299/al-thariqah.2022.vol7(1).8351
A. A. Fitri, L. Zakiah, A. N. Izzah, M. Trianingsih, N. A. A. Sanjaya, and R. D. Ifadha, “Generasi Z dan Identitas Budaya di Indonesia: Apakah Globalisasi Mengikis Keberagaman Budaya Lokal,” Pendas J. Ilm. Pendidik. Dasar, vol. 32, no. 3, pp. 167–186, 2021, doi: https://doi.org/10.23969/jp.v10i02.24766.
Yorman, E. S. Yulandari, and B. Y. K. Wahidah, “The Transformation of Social Identity of the Young Generation in the Digital Era: Sociological and Cultural Anthropology Perspectives,” Int. J. Soc. Sci. Humanit., vol. 3, no. 3, pp. 179–185, 2025, doi: https://doi.org/10.55681/ijssh.v3i3.1512.
Suherry et al., Politik Luar Negeri Indonesia di Era Globalisasi: Dinamika, Tantangan. dan Peluang. Pasaman: CV. Azka Pustaka, 2025.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suherry, Junriana, Rendra Setyadiharja, Azwan Rifa’i, Fatma Pratiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






