Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pengelola Desa Wisata Tumpak Melalui Program EDUKARSA: Pelatihan Hospitaliti dan Digital di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika
DOI:
https://doi.org/10.59025/gkn0ev46Keywords:
Pemberdayaan Desa Wisata, Pemasaran Digital Pariwisata, Produk Pangan Lokal, Minuman Rempah Khas, Pelatihan Komunikasi Bahasa Asing, Daya Saing DestinasiAbstract
Desa Wisata Tumpak di Lombok Tengah memiliki potensi alam dan pangan lokal yang besar, namun pengelolaan profesional dan pemasaran digitalnya masih terbatas. Untuk mengatasi hal ini, tim pengabdian menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, mencakup komunikasi berbahasa asing, pengolahan makanan dan minuman lokal, serta pemanfaatan media digital untuk promosi desa. Metode pelaksanaan meliputi observasi, penyusunan materi, pelatihan praktis dua hari, evaluasi, dan pemantauan hasil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan peserta dalam membuat produk lokal dan mempromosikan desa secara digital, mendorong kemandirian promosi, menarik wisatawan, dan memperkuat daya saing desa berbasis potensi lokal
References
Buhalis, D., & Law, R. (2008). Progress in information technology and tourism management: 20 years on and 10 years after the Internet. Tourism Management, 29(4), 609–623. DOI: https://doi.org/10.1016/j.tourman.2008.01.005
Hardyanti, H., Ulpa, M. U., & Anggara, B. A. (2025). Pelatihan storytelling sebagai media promosi wisata edukasi berbasis cagar budaya di Pantai Sumur Tujuh Kabupaten Bangka Tengah. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia. https://doi.org/10.59025/2hpnx238 DOI: https://doi.org/10.59025/2hpnx238
Hidayanti, R., & Fitrianto, D. (2023). Pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata di desa wisata. Jakarta: Penerbit Nusantara.
Komppula, R. (2014). The role of individual entrepreneurs in the development of competitiveness for a rural tourism destination. Tourism Management, 40, 361–371. DOI: https://doi.org/10.1016/j.tourman.2013.07.007
Setiawan, R. (2024). Pemasaran digital untuk industri pariwisata. Jakarta: Katalis Digital.
Sumardani, R., Prayuda, H., Prawiranegara, K., Taufik, M., Khalid, K., & Muharis, M. (2025). Revitalisasi Pantai Cemare: Edukasi clean beach, penyusunan paket wisata, dan aksi konservasi mangrove berbasis partisipatif. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia. https://doi.org/10.59025/810tpz16 DOI: https://doi.org/10.59025/810tpz16
Tosun, C. (2000). Limits to community participation in the tourism development process in developing countries. Tourism Management, 21(6), 613–633. DOI: https://doi.org/10.1016/S0261-5177(00)00009-1
Wearing, S., & McDonald, M. (2002). The development of community-based tourism: Rethinking the relationship between tour operators and development agents as intermediaries. Journal of Sustainable Tourism, 10(3), 191–206. DOI: https://doi.org/10.1080/09669580208667162
Zahrah, Z., Makiah, M., Purnama, L., Rafles, R., & Laela, L. (2025). Strengthening management of local human resources to create a sustainable green tourism destination at Lantan. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia. https://doi.org/10.59025/ppt4nh75 DOI: https://doi.org/10.59025/ppt4nh75
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Anak Agung Ngurah Sedana Putra, Gugung Gumilar, Rumba, Ida Ayu Yadnya Sari Dewi Utami pidana , Hastuti Nurhayati , Abdul Hanan , Manda Rahmat, Hikmatul Hasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





