Pemberdayaan PKK Kabupaten Indragiri Hilir Dalam Inovasi Produksi Minyak Makan Merah Sebagai Pencegahan Stunting

Authors

  • M.Ridwan Teknik Informatika, Politeknik Kampar
  • Nina Veronika Teknik Pengolahan Sawit, Politeknik Kampar
  • Harmi Yelmi Administrasi Bisnis Internasional, Politeknik Kampar
  • Hanifah Khairiah Teknik Pengolahan Sawit, Politeknik Kampar
  • Antonius Jumadi Sihotang Teknik Pengolahan Sawit, Politeknik Kampar

DOI:

https://doi.org/10.59025/yy15gz69

Keywords:

Minyak Makan Merah, Stunting, Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat, TP PKK, Minyak Sawit, Karoten

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi serius yang masih tinggi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Indragiri Hilir dengan prevalensi 18,8%, lebih tinggi dibandingkan target nasional 14% pada tahun 2024 (Kemenkes RI, 2021). Kondisi ini berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, dan produktivitas anak di masa depan (WHO, 2020). Salah satu intervensi gizi potensial adalah pemanfaatan minyak makan merah, produk olahan dari minyak sawit mentah yang kaya β-karoten sebagai provitamin A dan vitamin E, terbukti mengurangi risiko kekurangan vitamin A dan meningkatkan kadar retinol serum (Dong et al., 2017). Penelitian menunjukkan bahwa minyak makan merah dengan kandungan karoten ≥380 ppm efektif dalam mencegah stunting pada anak usia dini (Khairiah & Sihotang, 2024). Program pengabdian ini melibatkan Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Indragiri Hilir sebagai mitra strategis yang memiliki peran penting dalam edukasi gizi keluarga. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan keterampilan kader dalam memproduksi minyak makan merah skala rumah tangga, memperluas pengetahuan masyarakat tentang gizi seimbang, serta membuka peluang usaha baru. Kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi prototipe, serta pendampingan. Jumlah peserta mencapai 72 orang (kader TP PKK dan tenaga puskesmas). Uji mutu awal menunjukkan kadar karoten minyak makan merah sebesar 420 ppm, melebihi ambang minimal 380 ppm. Evaluasi kuisioner menunjukkan peningkatan pemahaman manfaat (+44%), peningkatan pengetahuan teknis (rata-rata 78%), mitra yang telah mencoba prototipe meningkat dari ±20% menjadi 68% (+48%), kemudahan penggunaan dari ±30% menjadi 76% (+46%), dan ketersediaan bahan baku meningkat (+22%). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan kader dalam produksi minyak, kesadaran gizi masyarakat, serta munculnya peluang usaha baru berbasis minyak makan merah. Program ini mendukung pencapaian SDGs, Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi, serta Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting Kegiatan ini membuktikan bahwa pemberdayaan masyarakat melalui inovasi berbasis komoditas lokal mampu memberikan dampak positif terhadap kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan keluarga

References

Dina Nursodik. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Penanggulangan Stunting Di Desa Podosari Kecamatan Pringsewu. Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung.

Dong, S., Xia, H., Wang, F., & Sun, G. (2017). The effect of red palm oil on vitamin a deficiency: A meta-analysis of Randomized controlled trials. Nutrients, 9(12). https://doi.org/10.3390/nu9121281 DOI: https://doi.org/10.3390/nu9121281

Kebijakan Pembangunan, B., Kementerian, K., & Ri, K. (2023). Dalam Angka Tim Penyusun Ski 2023 Dalam Angka Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian PPN/Bappenas. (2023). Fortifikasi Minyak Goreng Di Indonesia Ringkasan. https://fortificationdata.org/country-fortification-

Khairiah, H., & Sihotang, A. J. (2024). Pengaruh Variasi Suhu Deodorisasi Terhadap Mutu Minyak Makan Merah (Red Palm Oil). Jurnal Sains dan Ilmu Terapan, 7(2), 1–6. https://e-journal.poltek-kampar.ac.id/index.php/JSIT/article/view/881 DOI: https://doi.org/10.59061/jsit.v7i2.881

PASPI Monitor. (2023). Minyak Makan Merah Sebagai Solusi Untuk Substitusi Impor, Cegah Stunting, Dan Ketahanan Pangan Lokal.

Roza, Harmelita Harmelita, & Zulkarnaini Zulkarnaini. (2024). Evaluasi Kebijakan Penurunan Stunting di Kabupaten Kuantan Singingi. Konstitusi : Jurnal Hukum, Administrasi Publik, Dan Ilmu Komunikasi, 2(1), 154–166. https://doi.org/10.62383/konstitusi.v2i1.410 DOI: https://doi.org/10.62383/konstitusi.v2i1.410

Sudikno, S., Sandjaja, S., & Jus’at, I. (2017). The impact of vitamin A fortified vegetable oil on vitamin A status of children under five years of age: A cohort study. Health Science Journal of Indonesia, 8(2). https://doi.org/10.22435/hsji.v8i2.6792.102-110 DOI: https://doi.org/10.22435/hsji.v8i2.6792.102-110

Riau1.com. 2024. “Prevalensi Stunting di Inhil Masih di Angka 18,8 Persen”.

Sekretariat Kabinet RI. 2024. “Presiden Resmikan Pabrik Percontohan Minyak Makan Merah Pertama di Indonesia”.

Downloads

Published

20-10-2025

How to Cite

[1]
“Pemberdayaan PKK Kabupaten Indragiri Hilir Dalam Inovasi Produksi Minyak Makan Merah Sebagai Pencegahan Stunting”, J. Masy. Madani Indones., vol. 4, no. 4, pp. 1140–1149, Oct. 2025, doi: 10.59025/yy15gz69.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Pemberdayaan PKK Kabupaten Indragiri Hilir Dalam Inovasi Produksi Minyak Makan Merah Sebagai Pencegahan Stunting”, J. Masy. Madani Indones., vol. 4, no. 4, pp. 1140–1149, Oct. 2025, doi: 10.59025/yy15gz69.