Psikoedukasi Pemilihan Jajanan Sehat dan Halal dalam Upaya Membentuk Karakter Positif Anak
DOI:
https://doi.org/10.59025/js.v1i3.40Keywords:
psikoedukasi, Jajanan sehat, halal, karakter positifAbstract
Ruang interaksi anak yang monoton seperti rumah, sekolah, dan tempat bermain cenderung berpengaruh dengan kebiasaan pemilihan jajanan yang ada disekitarnya. Praktik higiene yang buruk, bahan tambahan pangan yang tidak tepat, menjadi faktor penyebab masalah keamanan jajanan anak terutama dilingkungan sekolah. Adapun upaya untuk mengatasinya berupa psikoedukasi pemilihan jajanan sehat dan halal. Tujuan psikoedukasi yakni memberi pemahaman berupa informasi kandungan nutrisi makanan dan mempraktekan pola memilih makanan yang sehat dan halal. Metode pelaksanaan melalui tiga tahapan:1). Edukasi berupa penyuluhan, 2). Penyadaran melalui praktek dengan metode “KLIK”, 3). Evaluasi menggunakan postest. Hasil psikoedukasi pemilihan jajanan sehat dan halal berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, pemahaman dan persepsi siswa yang positif. Peningkatan pengetahuan ditunjukan dengan nilai postest yang mencapai nilai sempurna, kemampuan membedakan kandungan nutrisi pada makanan. Persepsi positif pada siswa di tunjukan dengan kemampuan memahami mengkategorikan jajanan yang sehat dan halal dengan memperhatikan empat unsur yang memenuhi meliputi kemasan makanan, label halal yang tertera, ijin edar yang direkomendasikan oleh BPOM dan mengenali masa kadaluarsa makanan. Psikoedukasi tentang pemilihan jajanan sehat dan halal memiliki peran penting dalam membantu menerapkan pola hidup sehat dan bersih pada anak sejak dini serta harapanya menjadi bagian upaya membentuk karakter positif generasi bangsa yang sehat dan berkualita
References
D. M. D. Kigaru, C. Loechl, T. Moleah, C. W. Macharia-Mutie, and Z. W. Ndungu, “Nutrition knowledge, attitude and practices among urban primary school children in Nairobi City, Kenya: A KAP study,” BMC Nutr., vol. 1, no. 1, 2015, doi: 10.1186/s40795-015-0040-8.
A. Fathi, G. Sharifirad, Z. Gharlipour, J. Hakimelahi, and S. Mohebi, “Effects of a nutrition education intervention designed based on the health belief model (HBM) on reducing the consumption of unhealthy snacks in the sixth grade primary school girls,” Int. J. Pediatr., vol. 5, no. 2, 2017, doi: 10.22038/ijp.2016.7567.
C. Pattaro, “Character Education: Themes and Researches. An academic Literature Review,” Ital. J. Sociol. Educ., vol. 8, no. 1, 2016.
I. Fatmawati, “The Halalan Toyyibah Concept In The Al-Qur’an Perspective And Its Application With Food Products In Indonesia,” 2019.
M. Jannah, Psikologi Eksperimen: Sebuah Pengantar. 2016.
M. D. El Harake, S. Kharroubi, S. K. Hamadeh, and L. Jomaa, “Impact of a pilot school-based nutrition intervention on dietary knowledge, attitudes, behavior and nutritional status of syrian refugee children in the bekaa, lebanon,” Nutrients, vol. 10, no. 7, 2018, doi: 10.3390/nu10070913.
M. Ali, “Konsep Makanan Halal dalam Tinjauan Syariah dan Tanggung Jawab Produk Atas Produsen Industri Halal,” AHKAM J. Ilmu Syariah, vol. 16, no. 2, 2016, doi: 10.15408/ajis.v16i2.4459.
A. N. Aeni, “PENDIDIKAN KARAKTER UNTUK SISWA SD DALAM PERSPEKTIF ISLAM,” Mimb. Sekol. Dasar, vol. 1, no. 1, 2014, doi: 10.17509/mimbar-sd.v1i1.863.
I. Siti Robe’ah and S. To, “Peran Guru dalam Pembentukan Karakter Religius Melalui Pendidikan Ramah Anak di SD Negeri 2 Taringgul Tonggoh Kecamatan Wanayasa,” Paedagog. J. Pendidik. dan Stud. Islam, vol. 2, no. 02, 2021, doi: 10.52593/pdg.02.2.03
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Yuli Fitria, Elita Endah Mawarni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





