Pendampingan Penyusunan Modul Fikih Kelas XI dan XII bagi Tim Pengembang Bahan Ajar Madrasah Aliyah Almaarif Singosari Kabupaten Malang Jawa Timur
DOI:
https://doi.org/10.59025/gzrfre36Keywords:
Bahan Ajar, Modul Fikih, Madrasah Aliyah, Pendampingan, Tim PengembanganAbstract
Artikel ini merupakan hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa Pendampingan Penyusunan Modul Fikih Kelas XI dan XII bagi Tim Pengembang Bahan Ajar Madrasah Aliyah Almaarif Singosari Kabupaten Malang Jawa Timur. Kegiatan PkM dilaksanakan selama enam bulan secara daring dan luring dengan menggunakan metode Service Learning (SL) yang terdiri dari tiga unsur utama, yaitu Academic Study (Kajian Akademik), Civic Engagement (Keterlibatan Sosial) dan Practical Experience (Pengalaman Praktis). Kegiatan PkM dilaksanakan sesuai dengan prinsip POAC. Pertama, Planning. Kegiatan PkM dilaksanakan dalam 13 kali pertemuan dalam kurun waktu enam bulan. Kedua, Organizing. Ada dua penulis yang bertugas menyusun modul Fikih Kelas XI MA dan tiga penulis yang bertugas menyusun modul Fikih Kelas XII MA. Ketiga, Actuating. Penyusunan modul Fikih didasarkan pada metode SL yang terdiri dari Academic Study yang berupa kajian pustaka secara intensif untuk kebutuhan pra, proses dan pasca penulisan modul; Civic Engagement yang berupa keterlibatan Kepala Madrasah, Waka Kurikulum, Guru Fikih, Siswa dan Alumni MA Almasima secara langsung maupun tidak langsung; serta Practical Experience yang berupa praktik langsung penyusunan modul. Keempat, Controlling. Yaitu proses editing, proof reading, revisi hingga finalisasi modul yang melibatkan penulis dan guru Fikih sebagai ahli materi (substansi). Controlling untuk menjamin kualitas modul agar memenuhi standar Self Instructional (Belajar Mandiri), Self Contained (Lengkap), Stand Alone (Independen), Adaptive (Adaptif) dan User Friendly (Mudah). Dampak PkM adalah terbentuknya Tim Pengembang Bahan Ajar MA Almasima; publikasi Modul Fikih Kelas XI dan XII MA; penggunaan Modul Fikih Kelas XI dan XII MA sebagai referensi pembelajaran; dan terwujudnya iklim literasi yang kondusif.
References
Rosidin, Ed., Buku Pedoman Standar Siswa Kader Ulama (SSKU) Tingkat Ulya. Malang: Madrasah Aliyah Almaarif Singosari, 2022.
T. Edi, Ed., Ensiklopadi Kitab Kuning. Jakarta: Aulia Press, 2007.
Admin, “Apa Itu Modul Pembelajaran? Pengertian, Ciri, Fungsi,” www.sampoernauniversity.ac.id, 2022. https://www.sampoernauniversity.ac.id/id/news/contoh-modul-pembelajaran
Suwendi, A. Basir, and J. Wahyudi, Eds., Metodologi Pengabdian Masyarakat. Jakarta: Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, 2022.
A. Prawiro, Fikih MA Kelas XI. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia, 2020.
D. Masyithoh, Fikih MA Kelas XII. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia, 2020.
F. Rohmatin, “Pengembangan Modul Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar Luar Biasa Tunaghita Ringan (C) SLB Bhakti Kencana Berbah Sleman,” J. eL-Tarbawi, vol. 10, no. 1, pp. 49–90, 2017.
E. Kosasih, Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Bumi Aksara, 2020.
Nana, Pengembangan Bahan Ajar. Klaten: Lakeisha, 2019.
C. Kurniawan and D. Kuswandi, Pengembangan E-Modul sebagai Media Literasi Digital pada Pembelajaran Abad 21. Lamongan: Academia Publication, 2021.
S. Triyono, Dinamika Penyusunan E-Modul. Indramayu: Penerbit Adab, 2021.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rosidin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





