Edukasi Senam Kaki Pada Penderita Kencing Manis di Wilayah Kelurahan Banjarsari Kecamatan Metro Utara Kota Metro
DOI:
https://doi.org/10.59025/js.v1i3.18Keywords:
demonstrasi, diabetes melitus, kadar gula, pendidikan kesehatan, senam kakiAbstract
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit yang menjadi salah satu penyebab tingginya angka kematian. penyakit ini belum dapat disembuhkan dan hanya dapat dikendalikan.Banyaknya faktor penyebab meningkatnya kadar gula serta komplikasi yang terjadi pada penderita diabetes mellitus menjadi dasar akan pentingnya melakukan penatalaksanaan diabetes mellitus dengan tepat. Saat ini penatalaksanaan diabetes mellitus meliputi pengembalian dan pemeliharaan kadar glukosa darah senormal mungkin dengan diet seimbang, olahraga (senam kaki), dan penggunaan obat hipoglikemik oral (OHO) atau insulin. Senam kaki DM dapat menjadi salah satu alternative bagi pasien DM untuk meningkatkan aliran darah dan memperlancar sirkulasi darah, hal ini membuat lebih banyak jala-jala kapiler terbuka sehingga lebih banyak reseptor insulin yang tersedia dan aktif serta mempermudah saraf menerima nutrisi dan oksigen. Kegiatan masyarakat ini dilakukan di Puskesmas Banjarsari Kecamatan Metro Utara Kota Metro. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian ini adalah pendidikan kesehatan dan Demontrasi Senam Kaki. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan bahwa seluruh peserta dapat menyerap informasi ini dengan baik yaitu 75% dapat mempraktekkan kembali senam kaki yang diajarkan. Edukasi dan dan demonstrasi seperti ini dapat terus dilakukan oleh pihak Puskesmas Banjarsari kepada masyrakat
References
Apriyanti, M. (2014). Meracik Sendiri Obat & Menu Sehat Bagi Penderita Diabetes Melitus. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Black, J. M., & Hawks, J. H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah: Manajemen Klinis untuk Hasil yang Diharapkan. (A. Suslia & P. P. Lestari, Ed.,R. A. Nampira, Yudhistira, & S. citra Eka, Penerj.) (Edisi 8, Vol. 2). Singapura: Elsevier Inc.
Dinkes Kota Metro. (2018). Laporan Penyakit Tidak Menular (PTM) Kota Metro. Kota Metro Lampung.
Hasdianah. (2012). Mengenal Diabetes Mellitus Pada Orang Dewasa dan Anak-anak dengan Solusi Herbal. Yogyakarta: Nuha Medika.
Kaviani, M., Bahoosh, N., Azima, S., Asadi, N., Sharif, F., & Sayadi, M. (2014). The Effect of Relaxation on Blood Sugar and Blood Pressure Changes of Women with Gestational Diabetes: A Randomized Control Trial. Iranian Journal of Diabetes and Obesity, 6(1), 13–22.
Kemenkes RI. (2016). Situasi dan Analisis Diabetes. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kemenskes RI.
LeMone, P., Burke, K. M., & Bauldoff, G. (2016). Buku Ajar Keperawatan Medikal Bedah. (M. T. Iskandar, Ed., B. Angelina, E. K. Yudha, P. E. Karyuni, & N. B. Subekti, Penerj.) (Edisi 5, Vol. 2). Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Nabyl, R. A. (2012). Panduan Hidup Sehat Mencegah dan Mengobati Diabetes Mellitus. Yogyakarta: Aulia Publishing.
Smeltzer, S. C. (2018). Keperawatan Medikal Bedah Brunner & Suddarth. (E. A. Mardella, Ed., D. Yulianti & A. Kimin, Penerj.) (Edisi 12). Jakarta: Buku Kedokteran EGC.
Tarwoto, Wartonah, Taufiq, I., & Mulyati, L. (2012). Keperawatan Medikal Bedah Gangguan Sistem Endokrin. Jakarta: CV. Trans Info Media.
Widianti, A. T., & Proverawati, A. (2010). Senam Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika.
Wijaya, A. S., & Putri, Y. M. (2013). KMB2 Keperawatan Medikal Bedah: keperawatan dewasa. Buku 2 (Edisi 1). Yogyakarta: Nuha Medika.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2022 Sri Nurhayati, Nury Luthfiyatil Fitri, Astri Tri Pakarti, Senja Atika Sari, Ludiana, Immawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





