Pemenuhan Pangan Pascabencana: Penyediaan Makanan Siap Santap untuk Mendukung Pemulihan Masyarakat Terdampak Banjir Bandang
DOI:
https://doi.org/10.59025/41akz022Keywords:
Banjir Bandang, Makanan Siap Santap, Pemenuhan Pangan, Distribusi Bantuan, Pemulihan PascabencanaAbstract
Masyarakat Desa Seuneubok Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan pangan setelah banjir bandang karena keterbatasan bahan makanan dan sarana memasak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menyediakan bantuan pangan siap konsumsi pada tahap awal pemulihan. Kegiatan dilaksanakan pada 27 Februari 2026 dengan melibatkan perangkat desa dan relawan setempat. Tim mengidentifikasi kebutuhan warga bersama mitra sebelum menentukan kelompok prioritas, menyiapkan makanan, dan membagikannya secara langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh 100 paket yang disiapkan berhasil disalurkan, sehingga realisasi distribusi mencapai 100%. Makanan dikemas secara individual dan dapat langsung dikonsumsi tanpa pengolahan kembali. Bantuan tersebut menyediakan akses pangan sementara bagi masyarakat terdampak, terutama ketika sarana memasak belum dapat digunakan seperti biasa. Namun, jumlah penerima pada setiap kelompok prioritas belum dicatat secara terpisah. Karena itu, kegiatan ini belum dapat menunjukkan persentase keterjangkauan kelompok rentan ataupun perubahan status gizi dan ketahanan pangan rumah tangga. Pelaksanaan berikutnya memerlukan pendataan penerima dan pengumpulan tanggapan masyarakat yang lebih rinci agar ketepatan sasaran bantuan dapat dievaluasi dengan lebih baik
References
H. Hanisah, C. Gustiana, K. M. Z. Basriwijaya, and Zulhilmi, “Pemulihan Ekonomi Pascabanjir Melalui Distribusi Logistik Makanan Sehat di Desa Sapta Marga Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang,” Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, vol. 5, no. 3, pp. 2023–2030, Jun. 2026, doi: 10.59025/0fn08679.
N. H. Zuhra et al., “Intervensi Makanan Bergizi untuk Mencegah Penurunan Status Gizi Anak Pasca Banjir di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang,” Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, vol. 5, no. 2, pp. 1393–1400, Apr. 2026, doi: 10.59025/yktd0495.
B. R. Juanda et al., “Penguatan Ketahanan Pertanian Pascabencana Banjir Bandang Melalui Program Mahasiswa Berdampak Berbasis Pemberdayaan Kelompok Tani Terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang,” Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, vol. 5, no. 2, pp. 1808–1818, May 2026, doi: 10.59025/d635tj71.
K. M. Z. Basriwijaya et al., “Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana Banjir Bandang di Desa Gelanggang Merak Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang,” Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, vol. 5, no. 1, pp. 867–871, Feb. 2026, doi: 10.59025/hfjb4d55.
V. N. Hastuti, D. N. Afifah, D. N. Sugianto, G. Anjani, and E. R. Noer, “The Sociodemographic Factors on Food Insecurity among Household Living in Disaster-Prone Area in Central Java, Indonesia,” Jurnal Gizi Indonesia, vol. 12, no. 2, pp. 136–142, 2024, doi: 10.14710/jgi.12.2.136-142.
G. N. Sahara, Kusuma, and D. A. P. Sari, “The Role of Food Security in Maintaining Community Security During Disaster Situations in Indonesia: A Literature Review,” Priviet Social Sciences Journal, vol. 6, no. 7, pp. 56–66, 2026, doi: 10.55942/pssj.v6i7.1976.
S. Sumarto, A. Radiati, and Y. Listianasari, “Peningkatan Kapasitas Tenaga Penyelenggara Makanan Darurat Bencana melalui Penyuluhan di Desa Sukarasa, Salawu, Tasikmalaya,” Agrokreatif: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, vol. 5, no. 3, pp. 266–274, 2019, doi: 10.29244/agrokreatif.5.3.266-274.
K. Yaşar and B. Eke Çiftçi, “Disaster and Emergency Foods: Development and Nutritional Strategies,” Food Science and Engineering Research, vol. 4, no. 1, pp. 29–39, 2025, doi: 10.5281/zenodo.13861947.
S. S. Wulandari, B. Suratman, T. Pahlevi, and N. Trisnawati, “Improving Food Security Through the Providing of Shoppes for Communities Affected by Covid-19,” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, vol. 5, no. 2, pp. 335–344, 2021, doi: 10.21009/JPMM.005.2.12.
I. Shobachiyah and I. U. Choiriyah, “Empowerment of Community Groups to Realize Food Security,” Indonesian Journal of Cultural and Community Development, vol. 15, no. 3, 2024, doi: 10.21070/ijccd.v15i3.1112.
T. Tukijan, A. A. Tambunan, A. N. Iman, and M. I. Bahri, “A Multi-Criteria Decision Analysis of Food Security Strategies in Remote Highland Communities: Evidence from Wouma Village, Papua Pegunungan, Indonesia,” International Journal of Community Service, vol. 6, no. 1, pp. 50–62, 2026, doi: 10.51601/ijcs.v6i1.964.
I. K. Permatasari and T. Hidayati, “Model Pencegahan Kejadian Luar Biasa Keracunan Pangan di Daerah Pedesaan: Peran Kader untuk Keamanan Pangan Masyarakat,” Berita Kedokteran Masyarakat, vol. 34, no. 11, 2018, doi: 10.22146/bkm.39895.
A. T. Vani et al., “Implementing Rapid Needs Assessment to Improve Humanitarian Aid Distribution Following the 2025 Flash Flood in Padang City, Indonesia: A Community Service Experience,” Nusantara Hasana Journal, vol. 6, no. 1, pp. 765–773, 2026, doi: 10.59003/nhj.v6i1.2254.
S. Setiani, D. E. Wijayanti, and M. W. Priyanto, “Determinant of Maize Farmers Household Food Security in Dry Land Madura Island, Indonesia,” Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, vol. 9, no. 1, pp. 41–56, 2025, doi: 10.14710/agrisocionomics.v9i1.23053.
R. Sukmawani, S. A. Andayani, M. F. Nainggolan, N. E. Salehah, and E. T. Astutiningsih, “Classification of Food Security Status in Disaster-Prone Areas: A Comparative Analysis of Machine Learning Models Using Support Vector Machine, Random Forest, and Logistic Regression,” Brazilian Journal of Biology, vol. 86, art. no. e305154, 2026, doi: 10.1590/1519-6984.305154.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Widia Tamara, Indah Fajarini, Tanita Liasna, Prima Nucifera, Maulida Sari, Nuriana, Joko Hariadi, M. Taufik Hidayat, Al Furqan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






