Pemanfaatan Fish Finder dan Sensor Suhu Air Laut sebagai Inovasi Teknologi Tepat Guna Bagi Nelayan Tradisional Desa Tugurejo, Kabupaten Blitar

Authors

  • Mifdal Zusron Alfaqi Universitas Negeri Malang
  • Abd. Mu'id Aris Shofa Universitas Negeri Malang
  • Heni Masruroh Universitas Negeri Malang
  • Santi Merlinda Universitas Negeri Malang
  • Falsafah Nur Aini Universitas Negeri Malang
  • Laksamana Prammana Agung Universitas Negeri Malang
  • Rika Safitri Nur Azizah Universitas Negeri Malang
  • Latifatus Sariroh Universitas Negeri Malang
  • Anisa Amalia Maisaroh Universitas Negeri Malang
  • Maulana Achmad Maghfur Ichsan Universitas Negeri Malang
  • Fitri Ariska Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.59025/pn1rvm59

Keywords:

Fish finder, teknologi perikanan, manajemen usaha, nelayan pesisir, Participatory Technology Transfer

Abstract

Mitra kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan pelaku ekonomi produktif di wilayah pesisir Desa Tugurejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar, dalam kawasan pengelolaan KHDTK Universitas Negeri Malang. Mitra menghadapi permasalahan berupa keterbatasan pemanfaatan teknologi perikanan, rendahnya efisiensi operasional akibat ketidakpastian lokasi ikan, serta minimnya kemampuan manajemen dan pembukuan usaha. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemanfaatan teknologi perikanan dan kapasitas pengelolaan usaha mitra. Solusi yang diberikan meliputi penerapan teknologi tepat guna berupa fish finder dan sensor suhu air laut, pendampingan pemanfaatan teknologi untuk menentukan lokasi dan waktu melaut secara lebih efektif, serta pelatihan manajemen dan pembukuan usaha sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Technology Transfer (PTT) dengan tahapan observasi dan pemetaan kebutuhan, instalasi dan uji fungsi alat, pelatihan teknis dan manajerial, pendampingan, monitoring dan evaluasi, serta diseminasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa nelayan memahami dan mampu memanfaatkan fish finder dalam mendukung kegiatan penangkapan ikan serta memahami penerapan sistem pembukuan sederhana dalam pengelolaan usaha. Kegiatan ini menunjukkan bahwa transfer teknologi yang disertai penguatan kapasitas manajerial dapat meningkatkan kesiapan mitra dalam mengoptimalkan kegiatan produksi dan pengelolaan usaha perikanan pesisir serta mendukung SDGs 8, 9, dan 14.

References

I. O. P. Ayunda, N. K. Sumbawati, and B. D. P. Pamungkas, “ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL MASYARAKAT PESISIR DI DESA LABUHAN BAJO,” ALS, vol. 14, no. 01, pp. 148–161, Mar. 2024, doi: 10.37478/als.v14i01.3748.

M. L. Allokendek, D. M. Rondonuwu, and R. E. Sela, “Kajian Awal Pengembangan Wisata Bahari Berkelanjutan Di Kawasan Pesisir Perkotaan Manado,” J. Mar. Res., vol. 13, no. 4, pp. 690–700, Nov. 2024, doi: 10.14710/jmr.v13i4.40128.

A. Susanto, “STRATEGI PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR KECAMATAN KUALA JELAI KABUPATEN SUKAMARA BERBASIS INTEGRATED COASTAL ZONE MANAGEMENT (ICZM),” Jurnal Ilmiah Samudra Akuatika, vol. 3, no. 2, pp. 21–30, 2019.

M. D. Ramdan, S. K. Aksa, and I. Yahya, “Pengelolaan Sumber Daya Pesisir Yang Berkelanjutan Bagi Pengembangan Kawasan Pesisir Di Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar,” Journal of Urban Planning Studies, vol. 5, no. 1, 2024.

N. S. Nengsih, “PENERAPAN INDIKATOR PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI DAERAH PESISIR DALAM KEANEKARAGAMAN HAYATI LAUT UNTUK MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT,” JISIPOL (JURNAL STISIPOL) RAJA HAJI TANJUNGPINANG, vol. 1, no. 2, 2020.

A. Wibowo, Suwarto, J. Winarno, and P. Permatasari, “Pemberdayaan Nelayan Tradisional dalam Menghadapi Perubahan Sosial di Kabupaten Pacitan,” Jupe, vol. 21, no. 01, pp. 102–116, Apr. 2025, doi: 10.25015/21202557462.

W. B. Katti and E. A. Mokodompit, “Persepsi Masyarakat Lokal terhadap Pengembangan Potensi Wilayah Pesisir untuk Meningkatkan Ekonomi,” JIMSH, vol. 7, no. 1, pp. 120–129, Mar. 2025, doi: 10.51454/jimsh.v7i1.998.

Nurhalimah and N. Dora, “ADAPTASI DAN STRATEGI MASYARAKAT NELAYAN DALAM PENGELOLAHAN SUMBER DAYA PESISIR DI DESA SUKA MAJU KEC. TANJUNG TIRAM,” Cemara Journal Publising Your Creative Idea, vol. 2, no. 3, 2024.

A. R. Talaohu and R. Faisal, “Model Pemberdayaan Masyarakat Pesisir (Studi Kasus di Negeri Laha Teluk Ambon Baguala Kota Ambon),” Jurnal Sosial dan Sains, vol. 5, no. 11.

“UM dan Desa Tugurejo Kerjasama Kembangkan Potensi Desa untuk Ketahanan Pangan,” um.ac.id, 2025. [Online]. Available: https://um.ac.id/um-dan-desa-tugurejo-kerjasama-kembangkan-potensi-desa-untuk-ketahanan-pangan/

T. M. Kiranawati, C. P. Nusa, N. Nurjanah, and M. I. N. Sasongko, “Penerapan Teknologi Mesin Pemisah Tulang Ikan Untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Kelompok Usaha Perikanan Pantai Gurah Blitar,” Jurnal Karinov, vol. 8, no. 2, 2025.

“Wisata Desa Tugurejo,” desatugurejo.id, 2026. [Online]. Available: https://desatugurejo.id/wisata-desa-tugurejo/

A. Booman, A. Márquez, M. A. Parin, and A. Zugarramurdi, “Design and testing of a fish bone separator machine,” Journal of Food Engineering, vol. 100, no. 3, pp. 474–479, Oct. 2010, doi: 10.1016/j.jfoodeng.2010.04.034.

M. Sarwani, E. Jamal, K. Subagyono, E. Sirnawati, and V. W. Hanifah, “Diseminasi di BPTP: Pemikiran Inovatif Transfer Teknologi Spesifik Lokasi,” Analisis Kebijak. Pertan., vol. 9, no. 1, p. 73, Aug. 2016, doi: 10.21082/akp.v9n1.2011.73-89.

E. Soesilowati, N. K. T. Martuti, E. Sumastuti, and A. B. Setiawan, “REVITALISASI KELEMBAGAAN PETANI SEBAGAI WAHANA ALIH TEKNOLOGI DAN INKUBATOR BISNIS PENDUKUNG AGRO TECHNO-PARK PORWOSARI, SEMARANG,” JGP, vol. 2, no. 4, p. 335, Dec. 2020, doi: 10.17977/um078v2i42020p335-346.

Published

26-09-2026

How to Cite

[1]
“Pemanfaatan Fish Finder dan Sensor Suhu Air Laut sebagai Inovasi Teknologi Tepat Guna Bagi Nelayan Tradisional Desa Tugurejo, Kabupaten Blitar”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 4, Sep. 2026, doi: 10.59025/pn1rvm59.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Pemanfaatan Fish Finder dan Sensor Suhu Air Laut sebagai Inovasi Teknologi Tepat Guna Bagi Nelayan Tradisional Desa Tugurejo, Kabupaten Blitar”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 4, Sep. 2026, doi: 10.59025/pn1rvm59.