Edukasi Dini Bahaya Anemia Terhadap Remaja Putri di MA Unggulan Al-Anwari Banyuwangi

Authors

DOI:

https://doi.org/10.59025/19hkpa05

Keywords:

Anemia, Remaja putri, Edukasi kesehatan, Kepatuhan, Tablet Tambah Darah

Abstract

Anemia merupakan masalah gizi yang banyak dialami remaja putri akibat terbatasnya pemahaman terkait faktor risiko dan upaya pencegahannya. Di MA Unggulan Al-Anwari Banyuwangi, belum pernah dilakukan edukasi terstruktur maupun pemantauan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguji efektivitas edukasi kesehatan interaktif dalam meningkatkan pengetahuan serta kepatuhan pencegahan anemia. Metode kegiatan menggunakan rancangan pra-eksperimental (One Group Pretest-Posttest Design) pada 40 remaja putri yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi diberikan melalui ceramah interaktif berbasis media PPT, video edukatif, modul, serta instrumen kartu kontrol TTD. Tingkat pengetahuan diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan kuesioner terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rerata skor pengetahuan yang signifikan dari 61,50 ± 8,34 (pre-test) menjadi 86,50 ± 9,75 (post-test) dengan nilai p = 0,001 (p < 0,05). Kesimpulannya, intervensi edukasi kesehatan interaktif efektif meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang pencegahan anemia. Program ini direkomendasikan untuk diintegrasikan ke dalam kegiatan rutin Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) guna mendukung kesehatan reproduksi calon ibu sejak dini.

Author Biographies

Yohana Calista Pratiwi, Universitas Airlangga

Departement of Health, Medical and Life Sciences, Faculty of Health, Medical and Life Sciences

Ayik Mirayanti Mandagi, Universitas Airlangga

Department of Health, Medical and Life Sciences, Faculty of Health, Medical and Life Sciences, 

References

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Brittenham, G. M., Moir-Meyer, G., Abuga, K. M., Datta-Mitra, A., Cerami, C., Green, R., ... & Atkinson, S. H. (2023). Biology of anemia: a public health perspective. The Journal of Nutrition, 153, S7-S28.

Cahyaningtias, V. P., & Ridwan, M. (2022). Efektivitas penerapan media pembelajaran interaktif terhadap motivasi. Riyadhoh: Jurnal Pendidikan Olahraga, 4(2), 55-62.

Chairiyah, R. (2022). Hubungan Lama Menstruasi, Konsumsi Zat Besi dan Status Gizi dengan Kejadian Anemia pada Remaja Putri. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(2), 33-37.

Julaecha, J. (2020). Upaya pencegahan anemia pada remaja putri. Jurnal Abdimas Kesehatan (JAK), 2(2), 109-112.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Panduan pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja putri dan wanita usia subur. Direktorat Gizi Masyarakat.

Kusuma, T. U. (2022). Peran Edukasi Gizi Dalam Pencegahan Anemia Pada Remaja Di Indonesia: Literature Review. Jurnal Surya Muda, 4(1), 61-78.

Liviansyah, N. Z. (2024). Menuju Kesadaran Anemia : Sosialisasi Untuk Remaja Putri Di Desa Pondoknongko , Kota Banyuwangi. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(2), 5825–5830.

Muzdalifa, I., Ns, S. K., Sri Darmawan, S. K. M., Sakka, L., Farm, S., & Muzakkir, S. S. (2022). Belajar Promosi Kesehatan: Study Health Promotion (Vol. 1). Eksismedia Grafisindo.

Pasricha, S. R., Tye-Din, J., Muckenthaler, M. U., & Swinkels, D. W. (2021). Iron deficiency. The Lancet, 397(10270), 233-248

Siregar, E. M., & Zulfah, S. 2022. “Analisis Kepatuhan Remaja Putri Dalam Konsumsi Tablet Tambah Darah Di Kota Medan. “Jurnal Gizi Dan Kesehatan Indonesia 9(2):1 19-26.

Suryani, L. (2020). Efektivitas Metode Ceramah Dan Diskusi Kelompok Terhadap Kepatuhan Remaja Mengkonsumsi Tablet Tambah Darah. JOMIS (Journal of Midwifery Science), 4(1), 46-54.

Thamrin, H., & Masnilawati, A. (2021). Hubungan antara pengetahuan, tingkat konsumsi protein, zat besi, dan vitamin C dengan kadar hemoglobin pada mahasiswi kebidanan. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12(1), 30-33.

UNICEF. (2023). Nutrition: Anaemia in adolescent girls in Southeast Asia. UNICEF Regional Office for East Asia and the Pacific. https://www.unicef.org/eap/reports/anaemia-adolescent-girls

Widyastuti, R., Astutik, E., & Herawati, D. 2020. “Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Remaja Putri Mengonsumsi Tablet Tambah Darah Di Sekolah Menengah Atas. “Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) 8(1):45-52.

World Health Organization. (2024). Anaemia in women and children: Data by WHO region. World Health Organization. https://www.who.int/data/gho/data/themes/topics/anaemia_in_women_and_children

Published

24-09-2026

How to Cite

[1]
“Edukasi Dini Bahaya Anemia Terhadap Remaja Putri di MA Unggulan Al-Anwari Banyuwangi”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 4, Sep. 2026, doi: 10.59025/19hkpa05.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Edukasi Dini Bahaya Anemia Terhadap Remaja Putri di MA Unggulan Al-Anwari Banyuwangi”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 4, Sep. 2026, doi: 10.59025/19hkpa05.