Optimalisasi Peningkatan Kesadaran Orangtua Tentang Faktor Risiko Gangguan Makan Dan Menelan Pada Anak Balita

Authors

  • Roy Romey Daulas Mangunsong Poltekkes Kemenkes Surakarta
  • Anggi Resina Putri Poltekkes Kemenkes Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.59025/3m10sa96

Keywords:

Gangguan makan dan menelan, Anak balita, Edukasi

Abstract

Gangguan makan dan menelan pada anak balita merupakan masalah kesehatan yang sering kurang diperhatikan, namun berdampak besar terhadap status gizi, pertumbuhan, dan perkembangan anak. Anak dengan gangguan ini berisiko mengalami malnutrisi, hambatan perkembangan, hingga gangguan kesehatan jangka panjang. Faktor lingkungan dan sosial turut berkontribusi, antara lain lingkungan keluarga, kondisi ekonomi, ketersediaan makanan, paparan media, pola asuh makan, serta dukungan sosial orangtua. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai nutrisi dan teknik pemberian makan yang tepat menjadi salah satu penyebab tingginya kasus gangguan makan dan menelan pada balita di Desa Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran orangtua mengenai faktor risiko dan deteksi dini melalui edukasi interaktif di Posyandu. Media edukasi berupa leaflet dan video sederhana juga disediakan guna mempermudah pemahaman. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan penyuluhan, serta evaluasi menggunakan survei pre–post untuk mengetahui peningkatan pengetahuan. Hasil evaluasi menunjukkan meningkatnya kemampuan orangtua dalam mengenali tanda gangguan, menerapkan pola makan sehat, serta tersedianya media edukasi berkelanjutan. Kegiatan ini  dapat menurunkan prevalensi gangguan makan dan menelan serta mendukung tumbuh kembang balita secara optimal di Desa Palur.

References

M. Mouilly, A. El Midaoui, and A. El Hessni, “The Effects of Swallowing Disorders and Oral Malformations on Nutritional Status in Children with Cerebral Palsy,” Nutrients, vol. 14, no. 17, pp. 1–9, 2022, doi: 10.3390/nu14173658. DOI: https://doi.org/10.3390/nu14173658

N. Slana, I. Hočevar-Boltežar, and L. Kornhauser-Cerar, “Risk Factors for Feeding and Swallowing Disorders in Very Low Birth Weight Infants in Their Second Year of Life,” Med., vol. 58, no. 11, pp. 1–11, 2022, doi: 10.3390/medicina58111536. DOI: https://doi.org/10.3390/medicina58111536

K. Kovacic, L. E. Rein, A. Szabo, S. Kommareddy, P. Bhagavatula, and P. S. Goday, “Pediatric Feeding Disorder: A Nationwide Prevalence Study,” J. Pediatr., vol. 228, pp. 126-131.e3, 2021, doi: 10.1016/j.jpeds.2020.07.047. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jpeds.2020.07.047

V. Statement, “Journal of Indian Speech Language & Hearing Association,” vol. 36, no. 1, 1978, doi: 10.4103/jisha.jisha.

M. Chiara, O. Eva, and G. D. Leonardo, “Feeding and swallowing disorders in newborn age,” pp. 88–94, 2024.

L. Sjögreen and L. Bengtsson, “Congenital or Early Developing Neuromuscular Diseases Affecting Feeding, Swallowing and Speech - A Review of the Literature from January 1998 to August 2021,” J. Neuromuscul. Dis., vol. 9, no. 5, pp. 581–596, 2022, doi: 10.3233/JND-210772. DOI: https://doi.org/10.3233/JND-210772

A. Cerchiari et al., “Development and Pilot Study of a Pediatric Screening for Feeding and Swallowing Disorders in Infants and Children: The Pediatric Screening–Priority Evaluation Dysphagia (PS–PED),” Children, vol. 10, no. 4, 2023, doi: 10.3390/children10040638. DOI: https://doi.org/10.3390/children10040638

F. N. Khoirunnisa, I. Indanah, D. A. Kusumastuti, and N. Ika, “Korelasi Variasi Jenis Makanan Dan Lingkungan Dengan Pola Makan Anak Usia Sekolah,” Indones. J. Kebidanan, vol. 4, no. 1, p. 14, 2020, doi: 10.26751/ijb.v4i1.1000. DOI: https://doi.org/10.26751/ijb.v4i1.1000

A. Zarkada, R. Dimakopoulos, T. Germani, A. Mantzari, and G. Karadimou, “Feeding and Swallowing Disorders in the Paediatric Population. The Speech and Language Pathologist’s Perspective,” Achaiki Iatriki, vol. 40, no. 1, pp. 59–68, 2021, [Online]. Available: https://iedep.gr/images/stories/teuxi/issue40_1/13_Review_Zarkada.pdf

A. Fauzan Pulungan and A. Dika, “Masalah Makan pada Anak : Definisi Hingga Penatalaksanaan,” Vitalitas Medis J. Kesehat. dan Kedokt., pp. 187–199, 2025.

K. S. Kusuma, N. Ayuningtyas Kusumastuti, and S. Y. Tangerang, “Pengaruh Pemberian Puding Temulawak Terhadap Kesulitan Makan Pada Balita Usia 2-5 Tahun Di Wilayah Kutabumi Tahun 2021 The Effect Of Giving Temulawak Pudding On Difficulties Of Eating In Toddlers Aged 2-5 Years In The Kutabumi Region In 2021,” Nusant. Hasana J., vol. 2, no. 2, pp. 67–73, 2022.

H. Hariyono, N. L. A. Megasari, and D. Setyowati, “Optimizing the Role of Posyandu through Nutrition Huts in the Context of Prevention and Accelerating the Reduction of Stunting at the Rural Level,” Front. Community Serv. Empower., vol. 2, no. 3, pp. 54–59, 2023, doi: 10.35882/ficse.v2i3.41. DOI: https://doi.org/10.35882/ficse.v2i3.41

L. Voniati, A. Papaleontiou, R. Georgiou, and D. Tafiadis, “The Effectiveness of Oral Sensorimotor Intervention in Children with Feeding Disorders,” Curr. Dev. Disord. Reports, vol. 8, no. 4, pp. 201–211, 2021, doi: 10.1007/s40474-021-00236-y. DOI: https://doi.org/10.1007/s40474-021-00236-y

R. D. Saputri, “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kesulitan Makan pada Balita,” J. Impresi Indones., vol. 2, no. 4, pp. 330–340, 2023, doi: 10.58344/jii.v2i4.2384. DOI: https://doi.org/10.58344/jii.v2i4.2384

A. Printza, K. Sdravou, and S. Triaridis, “Dysphagia Management in Children: Implementation and Perspectives of Flexible Endoscopic Evaluation of Swallowing (FEES),” Children, vol. 9, no. 12, 2022, doi: 10.3390/children9121857. DOI: https://doi.org/10.3390/children9121857

Downloads

Published

28-11-2025

How to Cite

[1]
“Optimalisasi Peningkatan Kesadaran Orangtua Tentang Faktor Risiko Gangguan Makan Dan Menelan Pada Anak Balita”, J. Masy. Madani Indones., vol. 4, no. 4, pp. 1649–1655, Nov. 2025, doi: 10.59025/3m10sa96.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Optimalisasi Peningkatan Kesadaran Orangtua Tentang Faktor Risiko Gangguan Makan Dan Menelan Pada Anak Balita”, J. Masy. Madani Indones., vol. 4, no. 4, pp. 1649–1655, Nov. 2025, doi: 10.59025/3m10sa96.