Integrated Health Interventions for Adolescent in Islamic Boarding Schools: A Case Study at SMK Islam Salakbrojo, Pekalongan Regency

Authors

  • Wahyuningsih Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan
  • Leni Haryanti Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan
  • Dewi Mulyaningsih Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan
  • Anis Tiara Sari Wihar Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan
  • Fattimata Zahro Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Pekalongan

DOI:

https://doi.org/10.59025/vx9pbj12

Keywords:

Kesehatan Remaja, PHBS, NAPZA, Gizi Remaja, Intervensi Sekolah, Pesantren

Abstract

Permasalahan kesehatan di pondok pesantren terutama terkait penerapan  Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, serta Personal Higiene santri masih menjadi perhatian utama. Hal ini dikarenakan berdampak besar terhadap produktivitas belajar serta kualitas hidup para santri. Adapun tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan derajat kesehatan remaja di lingkungan pondok pesantren Al-Falah Salakbrojo melalui serangkaian program intervensi.Kegiatan tersebut meliputi edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), edukasi bahaya NAPZA, peningkatan kesadaran tentang gizi seimbang, pengelolaan sampah, dan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk. Metode yang digunakan adalah melalui pendekatan Participatory Learning Action (PLA) yaitu dengan melibatkan secara langsung melalui lomba kreatif, game edukatif, serta  penyuluhan, praktik langsung untuk menilai tingkat keberhasilan kegiatan dilakukan melalui observasi dan respons peserta. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan sebagian siswa berada pada kategori rendah (35,4 %) dan cukup (25,0 %) serta tinggi (39,6 %) kemudian setelah dilakukan pengukuran pre dan post diperoleh peningkatan pengetahuan sebanyak 14,9%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa mengalami peningkatan pengetahuan setelah dilakukan edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat,. Para siswa juga mengalami peningkatan kemampuan dalam menerapkan praktik cuci tangan, membuat oralit, menjaga kebersihan lingkungan, serta aktif dalam aksi kebersihan, dan pembuatan tempat sampah kreatif hingga kegiatan pemberantasan sarang nyamuk

References

WHO, World Health Statistics 2022. 2022. [Online]. Available: http://apps.who.int/bookorders.

World Health Organization, “Mentransformasi Kesehatan Remaja Laporan Komprehensif WHO tentang Kemajuan dan Kesenjangan Global.”

BKKBN, “ Kesehatan Reproduksi Remaja dalam Aspek Sosial.” [Online]. Available: https://kampungkb.bkkbn.go.id/kampung/7525/intervensi/599232/kegiatan-fromoperasional-ketahanan-keluarga-berbasis-kelompok-kegiatan-di-kampung-kb

Universitas Pekalongan, Pedoman Praktek Belajar Lapangan (PBL) I & II Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Pekalongan. 2024.

S. Notoatmodjo, “Ilmu perilaku kesehatan,” Jakarta: Rineka Cipta, pp. 20–40, 2010.

L. Green and G. Kreuter, Health Program Planning: An Educational and Ecological Approach. 4th Edition. New York: McGraw-Hill, 2005.

R. Niruri, R. Rakhmawati, R. N. Saputri, and Y. Farida, “Efektifitas Media untuk Peningkatan Pengetahuan dan Sikap pada Perilaku Hidup Bersih-Sehat Siswa Sekolah Dasar saat Adaptasi Kebiasaan Baru Era COVID-19,” JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, vol. 8, no. 3, p. 291, Dec. 2023, doi: 10.20961/jpscr.v8i2.56862. DOI: https://doi.org/10.20961/jpscr.v8i2.56862

B. Widjanarko and A. Margawati, “Pengaruh intervensi pendidikan gizi terhadap peningkatan pengetahuan gizi, perubahan asupan zat gizi dan indeks massa tubuh remaja kelebihan berat badan,” 2015.

H. F. Surbakti, M. Magister, K. Universitas, and S. Utara, “Pendekatan Holistic Care dalam Praktik Keperawatan: Tinjauan Literatur,” 2025.

M. Rifki Purnama and I. Hadi, “Hubungan Tingkat Pengetahuan Terhadap Perilaku Swamedikasi Penyakit Diare di Pondok Pesantren X Kabupaten Cirebon,” 2024. DOI: https://doi.org/10.61902/cerata.v15i1.831

Raspiyahni et al., “Identifikasi dan Intervensi Masalah Kesehatan Melalui Pengalaman Belajar Lapangan (PBL) Di Desa Tapak Kuda, Kec. Tanjung Pura, Kab. Langkat,” Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 4, no. 1, pp. 85–95, Aug. 2024. DOI: https://doi.org/10.53770/amjpm.v4i1.342

S. Sujarwo, “Pendekatan partisipatif dalam pemberdayaan masyarakat pesantren.,” Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 6, no. 2, pp. 45–54, 2020.

Kemenkes RI, Pedoman Pemberdayaan Masyarakat Bidang Kesehatan. Jakarta Indonesia, 2018.

Kementrian Kesehatan RI, “Pedoman Pencegahan dan Pengendalian DBD.,” 2019.

A. Wulandari and D. Yuliana, “Efektivitas pendekatan partisipatif dalam pemberantasan sarang nyamuk DBD di masyarakat,” Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, , vol. 16, no. 2, pp. 122-130., 2021.

Downloads

Published

10-12-2025

How to Cite

[1]
“Integrated Health Interventions for Adolescent in Islamic Boarding Schools: A Case Study at SMK Islam Salakbrojo, Pekalongan Regency”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 124–131, Dec. 2025, doi: 10.59025/vx9pbj12.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Integrated Health Interventions for Adolescent in Islamic Boarding Schools: A Case Study at SMK Islam Salakbrojo, Pekalongan Regency”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 124–131, Dec. 2025, doi: 10.59025/vx9pbj12.