Pemulihan Produksi Padi Pasca Banjir Melalui Pemberian Pupuk Bagi Petani di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang

Authors

  • Ahyar Pulungan Universitas Samudra
  • Dian Asri Universitas Samudra
  • Fachrul Akbar Universitas Samudra
  • Budi Mulyara Universitas Samudra
  • Febby Hadi Setyawan Universitas Samudra
  • Nur Halimatuz Zuhra Universitas Samudra
  • Raihan Dary Universitas Samudra
  • Triami Lestari Universitas Samudra
  • Suri Purnama Febri Universitas Samudra
  • Ahmad Muhtadi Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.59025/b5aanr10

Keywords:

Bencana Banjir, Pemulihan Pertanian, Pupuk NPK, Padi, Aceh Tamiang

Abstract

Banjir yang terjadi pada akhir November 2025 berdampak terhadap lahan sawah dan kemampuan petani di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang, dalam menyediakan sarana produksi untuk musim tanam berikutnya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung pemulihan usaha tani padi melalui distribusi pupuk NPK, sosialisasi penggunaan pupuk, dan konsultasi teknis bagi petani terdampak. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Februari 2026 dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan tim pengabdian, pemerintah gampong, dan petani penerima manfaat. Tahapan pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan, verifikasi penerima, pengadaan dan pemeriksaan bantuan, distribusi pupuk, sosialisasi teknis, wawancara, serta evaluasi kegiatan. Sebanyak 20 sak pupuk NPK disalurkan kepada 20 petani dengan alokasi satu sak per petani, sehingga capaian distribusi mencapai 100%. Materi sosialisasi mencakup fungsi unsur nitrogen, fosfor, dan kalium serta prinsip tepat jenis, dosis, waktu, dan cara aplikasi pupuk. Berdasarkan hasil wawancara, 17 dari 20 petani atau 85% penerima manfaat menyatakan mengalami peningkatan pemahaman mengenai penggunaan pupuk NPK. Kegiatan ini menunjukkan bahwa distribusi bantuan yang disertai sosialisasi dan konsultasi teknis dapat meningkatkan akses petani terhadap sarana produksi sekaligus memperkuat pemahaman penggunaannya

References

W. Wesli, “Kajian Spasial Dan Partisipasi Masyarakat Sebagai Upaya Pengendalian Banjir di Kabupaten Aceh Utara,” Teras Jurnal Jurnal Teknik Sipil, vol. 1, no. 1, 2021, doi: 10.29103/tj.v1i1.58. DOI: https://doi.org/10.29103/tj.v1i1.58

W. Purba, R. Ikhtiari, and R. Ginting, “Aksi Tiga Pilar: Logistik Cepat, Gizi Tepat, dan Pemberian Layanan Trauma Untuk Tanggap Bencana Di Langkat (Sumatera Utara),” COMMUNITY Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 6, no. 1, pp. 443–452, 2026, doi: 10.51878/community.v6i1.9416. DOI: https://doi.org/10.51878/community.v6i1.9416

G. Dharmarathne, A. O. Waduge, M. Bogahawaththa, U. Rathnayake, and D. P. P. Meddage, “Adapting cities to the surge: A comprehensive review of climate-induced urban flooding,” Results in Engineering, vol. 22, Jun. 2024, doi: 10.1016/j.rineng.2024.102123. DOI: https://doi.org/10.1016/j.rineng.2024.102123

BPBD Kabupaten Aceh Tamiang, “Rekap Data Sementara Kerusakan Bencana Alam Hidrometeorologi Siklon Tropis Senyar November 2025,” Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Tamiang, 2025.

H. J. D. Aldanita, R. I. Wati, and A. B. Raya, “Pengaruh Pertukaran Pengetahuan Antarpetani terhadap Kesiapan Petani Padidi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk Mengadopsi Inovasi Perangkat Uji Tanah Sawah,” Jurnal Penyuluhan, vol. 21, no. 02, pp. 346–356, Dec. 2025, doi: 10.25015/21202555879. DOI: https://doi.org/10.25015/21202555879

A. D. Saputra, E. Radiah, and Mariani, “Distribution Effectiveness of Subsidized Fertilizer at the Level of Lowland Rice Farmers in Pelaihari Sub-District, Tanah Laut District,” Frontier Agribisnis, vol. 6, no. 4, p. 2022, 2022, doi: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v6i4.7856. DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v6i4.7856

A. Hartono, M. Firdaus, P. Purwono, B. Barus, M. Aminah, and D. M. P. Simanihuruk, “Evaluasi Dosis Pemupukan Rekomendasi Kementerian Pertanian untuk Tanaman Padi,” Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, vol. 27, no. 2, pp. 153–164, Apr. 2022, doi: 10.18343/jipi.27.2.153. DOI: https://doi.org/10.18343/jipi.27.2.153

S. N. Hulyatussyamsiah, R. Hartono, and O. Anwarudin, “Adopsi pemupukan berimbang padi sawah melalui penggunaan urea berlapis arang aktif di majalengka,” Jurnal Penyuluhan Pertanian, vol. 14, pp. 1–16, 2019, doi: https://doi.org/10.51852/jpp.v14i2.391. DOI: https://doi.org/10.51852/jpp.v14i2.391

S. U. Atmiyati and I. Hermawati, “Efektivitas Program Penyuluhan Pertanian Dalam Mendorong Praktik Pertanian Berwawasan Lingkungan: Studi Kasus Di Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang,” SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, vol. 5, no. 3, pp. 1119–1132, 2025, doi: 10.51878/social.v5i3.6930. DOI: https://doi.org/10.51878/social.v5i3.6930

W. Y. Pello and H. Djunina, “Pengaruh Metode dan Media Penyuluhan Pertanian terhadap Adopsi Budidaya Padi Sawah,” Jurnal Penyuluhan, vol. 20, no. 02, pp. 272–283, Oct. 2024, doi: 10.25015/20202451741. DOI: https://doi.org/10.25015/20202451741

F. Akbar et al., “Aksi Tanggap Pangan Korban Banjir Matang Seulimeng Melalui Dukungan Logistik Rumah Amal USK-UNG,” Indonesia Berdampak Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 2, no. 1, pp. 164–171, 2026, doi: 10.63822/8axq2136.

S. B. Pranoto, “Pesona Ekowisata Magrove dan Pemanfaatan Hutan Bakau Dikampung Tua Serip Batam,” Jurnal Mata Parawisata, vol. Volume 3. No.2, 2024.

D. Asri et al., “Penanganan Pendidikan Darurat melalui Penyaluran Paket Peralatan Belajar dan Mitigasi Aset bagi Siswa Terdampak Banjir di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang,” Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, vol. 5, no. 2, pp. 1588–1592, May 2026, doi: 10.59025/ktabte38. DOI: https://doi.org/10.59025/ktabte38

N. H. Zuhra et al., “Intervensi Makanan Bergizi untuk Mencegah Penurunan Status Gizi Anak Pasca Banjir di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang,” Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, vol. 5, no. 2, pp. 1393–1400, Apr. 2026, doi: 10.59025/yktd0495. DOI: https://doi.org/10.59025/yktd0495

Downloads

Published

27-07-2026

How to Cite

[1]
“Pemulihan Produksi Padi Pasca Banjir Melalui Pemberian Pupuk Bagi Petani di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 3, pp. 2711–2717, Jul. 2026, doi: 10.59025/b5aanr10.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Pemulihan Produksi Padi Pasca Banjir Melalui Pemberian Pupuk Bagi Petani di Gampong Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Kabupaten Aceh Tamiang”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 3, pp. 2711–2717, Jul. 2026, doi: 10.59025/b5aanr10.