Optimalisasi Pemanfaatan Aplikasi SIKOPRI untuk Menurunkan Angka Kelahiran pada Pasangan Usia Subur di Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.59025/9e0kfe93Keywords:
Aplikasi SIKOPRI, Pasangan Usia Subur, Kontrasepsi, Keluarga Berencana, Edukasi Digital, Penurunan Angka KelahiranAbstract
Tingginya angka kelahiran di Kabupaten Deli Serdang, khususnya di Kecamatan Tanjung Morawa, masih menjadi permasalahan serius dalam bidang kesehatan reproduksi. Kondisi ini dipengaruhi oleh rendahnya penggunaan alat kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) yang disebabkan oleh terbatasnya pengetahuan dan persistennya misinformasi mengenai metode kontrasepsi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan aplikasi SIKOPRI sebagai media edukasi digital guna meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku PUS dalam penggunaan kontrasepsi, sehingga berpotensi menurunkan angka kelahiran di wilayah tersebut. Metode yang diterapkan adalah pendekatan edukatif dan pemberdayaan masyarakat (community-based education) melalui empat tahapan sistematis, yaitu sosialisasi program, pelatihan penggunaan aplikasi, penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari, serta pendampingan dan evaluasi berkelanjutan. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan menggunakan instrumen pre-test dan post-test, sedangkan perubahan sikap dan perilaku diobservasi secara kualitatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan PUS mengenai jenis, manfaat, dan cara penggunaan kontrasepsi pascaintervensi. Selain itu, terjadi perubahan sikap yang lebih positif, peningkatan kesediaan penggunaan alat kontrasepsi, dan meningkatnya partisipasi suami dalam program Keluarga Berencana. Optimalisasi aplikasi SIKOPRI terbukti efektif sebagai media edukasi digital dan berpotensi mendukung upaya penurunan angka kelahiran di Kecamatan Tanjung Morawa.
References
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), “Laporan Kinerja Program Bangga Kencana Tahun 2022,” Jakarta: BKKBN, 2022.
United Nations Population Fund (UNFPA), “State of World Population Report 2022: Seeing the Unseen,” New York: UNFPA, 2022. [Online]. Available: https://www.unfpa.org/swop
M. Ginting dan R. Sembiring, “Peran suami dalam penggunaan alat kontrasepsi pada pasangan usia subur,” Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat, vol. 17, no. 1, hal. 45–52, 2023, doi: 10.21109/jikm.v17i1.3456.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022,” Jakarta: Kemenkes RI, 2023. [Online]. Available: https://www.kemkes.go.id/profil-kesehatan-2022
World Health Organization (WHO), “Family Planning/Contraception Methods Fact Sheet,” Geneva: WHO, 2023. [Online]. Available: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/family-planning-contraception
A. Nugroho, D. Purnama, dan S. Wulandari, “Efektivitas aplikasi mobile health dalam meningkatkan perilaku kesehatan reproduksi pada wanita usia subur,” Jurnal Teknologi Kesehatan dan Informasi, vol. 9, no. 2, hal. 78–89, 2024, doi: 10.25077/jtki.v9i2.987.
A. Nasution dan D. Lubis, “Efektivitas edukasi kesehatan berbasis digital terhadap peningkatan pengetahuan kontrasepsi pada pasangan usia subur,” Jurnal Kebidanan Mitra Husada, vol. 6, no. 1, hal. 15–22, 2022, doi: 10.31000/jkbm.v6i1.5678.
Y. Putri dan N. Siregar, “Pemanfaatan aplikasi kesehatan dalam meningkatkan partisipasi program Keluarga Berencana di wilayah peri-urban,” Jurnal Teknologi Kesehatan, vol. 8, no. 1, hal. 1–9, 2024, doi: 10.12928/jtk.v8i1.2345.
E. Wahyuni, B. Kusuma, dan R. Santoso, “Barrier implementasi teknologi digital dalam program kesehatan reproduksi di wilayah peri-urban Indonesia,” Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, vol. 18, no. 3, hal. 120–131, 2023, doi: 10.21109/jkmn.v18i3.4512.
R. Handayani dan T. Supriyanto, “Development and usability evaluation of SIKOPRI: A mobile application for family planning education in Indonesia,” Journal of Medical Internet Research mHealth and uHealth, vol. 10, no. 5, e35912, 2022, doi: 10.2196/35912.
F. Sinaga dan R. Hutagalung, “Hubungan tingkat pengetahuan dengan pemilihan metode kontrasepsi pada pasangan usia subur di wilayah kerja Puskesmas,” Jurnal Kesehatan Reproduksi Indonesia, vol. 11, no. 2, hal. 100–108, 2020, doi: 10.21776/ub.kesmasveteriner.2020.011.02.5.
M. Hidayat, N. Arifin, dan S. Kurniasih, “Pengaruh pendekatan community-based education terhadap perilaku penggunaan kontrasepsi pada pasangan usia subur,” Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, vol. 19, no. 1, hal. 55–67, 2024, doi: 10.14710/jpki.19.1.55-67.
T. Herdiana, P. Anwar, dan M. Rahayu, “Community empowerment approach in improving family planning program participation: A systematic review,” Journal of Community Health, vol. 48, no. 2, hal. 412–425, 2023, doi: 10.1007/s10900-022-01187-1.
D. Puspitasari, W. Maharani, dan F. Lestari, “Digital health literacy dan penggunaan aplikasi kesehatan reproduksi di kalangan pasangan usia subur Indonesia,” Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, vol. 14, no. 4, hal. 289–302, 2023, doi: 10.26553/jikm.2023.14.4.289.
R. Siregar dan S. Harahap, “Faktor yang berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi pada pasangan usia subur di wilayah kerja puskesmas,” Jurnal Kesehatan Mitra Husada, vol. 5, no. 2, hal. 85–92, 2021, doi: 10.31004/jkbm.v5i2.3210. DOI: https://doi.org/10.54184/jikkhc.v5i1.192
L. Harahap dan R. Pane, “Pengaruh penyuluhan terhadap perubahan sikap penggunaan kontrasepsi pada pasangan usia subur,” Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, vol. 18, no. 2, hal. 77–84, 2022, doi: 10.14710/jpki.18.2.77-84.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mastaida Tambun, Lasriasimamora, Lusiatun, Sri Mulati Nenda, Rohanita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





