Digitalisasi Desa Wisata Lok Baintan melalui Pengembangan SMaRT-LOK Berbasis GPS sebagai Media Informasi Wisata, Budaya, dan UMKM
DOI:
https://doi.org/10.59025/m8wc9y46Keywords:
GPS, SIG, Story Map, Wisata SungaiAbstract
Desa Lok Baintan di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, merupakan salah satu destinasi wisata sungai unggulan di Kalimantan Selatan melalui atraksi budaya Pasar Terapung Lok Baintan. Namun, pengelolaan informasi wisata masih menghadapi berbagai kendala, seperti belum tersedianya basis data spasial terstandar, belum terdokumentasikannya rute wisata sungai berbasis GPS, serta belum terintegrasinya informasi spot budaya, fasilitas pendukung, dan sebaran UMKM dalam satu platform digital yang mudah diakses. Program pengabdian kepada masyarakat ini mengembangkan SMaRT-LOK (Story Map River Tourism Lok Baintan) sebagai media pemetaan wisata sungai berbasis GPS dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan GPS–SIG, survei lapangan, pengolahan data spasial, pengembangan web map dan story map interaktif, serta pendampingan keberlanjutan program. Luaran utama kegiatan berupa story map interaktif berbasis StoryMaps JS dan enam peta tematik meliputi peta aksesibilitas, zona potensi wisata, rute susur sungai, fasilitas pendukung, sebaran UMKM, dan spot budaya. Program ini diharapkan mampu meningkatkan promosi wisata digital, memperkuat visibilitas UMKM lokal, serta mendukung pengelolaan wisata sungai berbasis data spasial secara berkelanjutan.
References
D. Arisanty, H. P. N. Putro, E. Normelani, and M. Z. A. Anis, “Women Traders Livelihoods in Tourism Area of Lok Baintan Floating Market,” Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, vol. 8, no. 1, 2020, doi: 10.21776/ub.jitode.2020.008.01.04. DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jitode.2020.008.01.04
E. Normelani, “The Floating Market of Lok Baitan, South Kalimantan,” Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, vol. 4, no. 1, pp. 1–4, 2016, doi: 10.21776/ub.jitode.2016.004.01.01. DOI: https://doi.org/10.21776/ub.jitode.2016.004.01.01
M. Rizki, T. Arbain, and T. Oktavianor, “The Role of the Government in the Management of Lok Baintan Floating Market Tourism,” Publik Bisnis, vol. 9, no. 2, 2025, doi: 10.35722/jurnalpubbis.v9i2.821.
J. C. Hallo, J. A. Beeco, C. Goetcheus, J. McGee, N. G. McGehee, and W. C. Norman, “GPS as a Method for Assessing Spatial and Temporal Use Distributions of Nature-Based Tourists,” Journal of Travel Research, vol. 51, no. 5, 2012, doi: 10.1177/0047287511431325. DOI: https://doi.org/10.1177/0047287511431325
T. Andrianto et al., “Mapping Community-Based Tourism Potentials in Semi-Urban Villages: A Triangulated Approach,” Jurnal Kepariwisataan, vol. 10, no. 1, 2026, doi: 10.34013/jk.v10i1.2289. DOI: https://doi.org/10.34013/jk.v10i1.2289
M. Rizki, T. Arbain, and T. Oktavianor, “The Role of the Government in the Management of Lok Baintan Floating Market Tourism,” Publik Bisnis, vol. 9, no. 2, 2025, doi: 10.35722/jurnalpubbis.v9i2.821. DOI: https://doi.org/10.35722/jurnalpubbis.v9i2.821
E. Indrawanto, "Pasar Terapung Lok Baintan Banjar," Evi Indrawanto. https://www.eviindrawanto.com/pasar-terapung-lok-baintan-banjar/ (diakses 18 Juni 2026).
D. A. Smith et al., "Using Participatory Research Mapping and GIS to Explore Local Geographic Knowledge of Indigenous Landscapes in Mexico," Focus on Geography, vol. 55, no. 4, pp. 119–124, 2012, doi: 10.1111/foge.12001. DOI: https://doi.org/10.1111/foge.12001
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Ali Syafi'i, Annisa, Yuniar Siska Novianti, Agus Triantoro, Karina Shella Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





