Penguatan Ketahanan Pertanian Pascabencana Banjir Bandang Melalui Program Mahasiswa Berdampak Berbasis Pemberdayaan Kelompok Tani Terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang
DOI:
https://doi.org/10.59025/d635tj71Keywords:
Banjir Bandang, Ketahanan Pertanian, Pemberdayaan Masyarakat, Teknologi Tepat Guna, Aceh TamiangAbstract
Program Mahasiswa Berdampak merupakan salah satu upaya strategis dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana banjir bandang melalui pendekatan pemberdayaan dan penerapan teknologi tepat guna. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Johar Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang yang merupakan wilayah rawan banjir dengan mayoritas masyarakat bergantung pada sektor pertanian. Tujuan program ini adalah memperkuat ketahanan pertanian, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mendorong kemandirian dalam menghadapi risiko bencana di masa mendatang. Pelaksanaan Program Mahasiswa Berdampak di Kampung Johar dilakukan dengan penerapan teknologi dan inovasi yang diarahkan pada optimalisasi tanaman pekarangan, pemulihan serta peningkatan kapasitas produksi peternakan rakyat pascabencana, peningkatan akses air bersih dan sanitasi sederhana, serta perbaikan akses jalan usaha tani telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup kelompok tani dan masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan dengan survei dan sosialisasi, tahap pelaksanaan dengan pendekatan partisipatif dan penerapan teknologi, serta tahap pendampingan dan evaluasi . Program difokuskan pada optimalisasi tanaman pekarangan, penguatan peternakan rakyat skala rumah tangga, penyediaan akses air bersih dan sanitasi sederhana, serta perbaikan jalan usaha tani. Teknologi yang diterapkan antara lain pekarangan produktif adaptif bencana, kandang ternak skala keluarga yang tahan terhadap bencana, serta sistem penyediaan air bersih berbasis filtrasi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan Program Mahasiswa Berdampak berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan dan berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi yang dapat direplikasi di wilayah terdampak lainnya dengan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi mitra yaitu Datok Penghulu beserta seluruh aparatur desa, kelompok Berkah Jaya Tani sebanyak 29 orang, Kelompok Remaja Tani sebanyak 20 orang dan masyarakat lainnya. Pemanfaatan pekarangan mampu mendukung ketahanan pangan dan menambah pendapatan rumah tangga, peningkatan kapasitas produksi dan pengelolaan yang lebih baik, penyediaan air bersih dan perbaikan akses jalan usaha tani turut meningkatkan kualitas lingkungan dan kelancaran distribusi hasil pertanian
References
S. N. Alifa, N. Zalmita, F. Yulianti, and M. H. Furqan, “Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Dalam Pemetaan Lokasi Rawan Banjir Di Kabupaten Aceh Tamiang,” PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, vol. 4, no. 5, pp. 8138–8147, 2025. DOI: https://doi.org/10.56799/peshum.v4i5.10090
B. P. Aceh, Kajian pengembangan kawasan strategis LATIMTA. BAPPEDA Provinsi Aceh, 2024.
S. Fitri and N. E. Putri, “The Role of Government in Addressing the Social and Economic Impacts on Natural Disaster Victims in Padang Pariaman Regency,” TOFEDU : The Future of Education Journal, vol. 4, no. 7, pp. 2701–2716, 2025.
F. Rahmadi, A. Marthon, I. Nazmi, and R. Halomoan, “The Role of Farmer Groups in Enhancing Farmers’ Income in Sidodadi Village,” Internasional Journal of Economic, Agribisnis and Development Studies, vol. 2, pp. 17–23, Jan. 2025, doi: 10.65142/ijeads.v2i1.77. DOI: https://doi.org/10.65142/ijeads.v2i1.77
Z. Rozaki, O. Wijaya, N. Rahmawati, and L. Rahayu, “Farmers’ Disaster Mitigation Strategies in Indonesia,” Reviews in Agricultural Science, vol. 9, pp. 178–194, Sep. 2021, doi: 10.7831/ras.9.0_178. DOI: https://doi.org/10.7831/ras.9.0_178
R. R. A. Tarigan, S. Setyanigrum, and D. S. P. S. Sembiring, “Inovasi Pertanian Kopi Pasca Bencana: Pendekatan Berkelanjutan”.
A. Zunaidi, “Metodologi pengabdian kepada masyarakat pendekatan praktis untuk memberdayakan komunitas,” 2024, Yayasan Putra Adi Dharma.
I. Prihartini et al., Sistem Pertanian Berkelanjutan: Tantangan, Model dan Pengembangan. Star Digital Publishing, 2025.
K. M. Z. Basriwijaya et al., “Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana Banjir Bandang di Desa Gelanggang Merak Kecamatan Manyak Payed Kabupaten Aceh Tamiang,” Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, vol. 5, no. 1, pp. 867–871, 2026. DOI: https://doi.org/10.59025/hfjb4d55
K. M. Z. Basriwijaya, H. Hanisah, A. Adnan, Z. Zulhilmi, and M. Syahputra, “Pemberdayaan Peternak Kerbau Gayo dengan Pendekatan Inovasi Pakan Ternak dan Manajemen Kesehatan Hewan di Gayo Lues,” Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, vol. 4, no. 3, pp. 747–754, 2025. DOI: https://doi.org/10.59025/a7c9m212
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Boy Riza Juanda, Kiagus M. Zain Basriwijaya, Darwin, Risky Ridha, Danar Hadisugelar, Saiful Mahdi, Iwan Saputra, Zulhilmi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





