Smart Love, Safe Choices : Edukasi Seksual untuk Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja

Authors

  • Yuanita Ani Susilowati Universitas Santo Borromeus
  • Linda Sari Barus Universitas Santo Borromeus
  • Didik Agus Santoso Universitas Darussalam Gontor
  • Maria Alfa Raniadita Universitas Santo Borromeus
  • Lidwina Triastuti Listianingsih Universitas Santo Borromeus
  • Stepanus Prihasto Septiawan Universitas Santo Borromeus
  • Ferdinan Sihombing Universitas Santo Borromeus

DOI:

https://doi.org/10.59025/xqzcf379

Keywords:

Pendidikan Seks, Remaja, Kesehatan Reproduksi, Edukasi, Pengetahuan, SMA

Abstract

Permasalahan kesehatan reproduksi pada remaja masih menjadi tantangan serius, terutama akibat rendahnya pengetahuan dan keterbatasan akses informasi yang benar di lingkungan sekolah. Mitra dalam kegiatan ini adalah siswa kelas XI dan XII di salah satu SMA swasta di Bandung yang menunjukkan pemahaman yang masih rendah terkait kesehatan reproduksi serta pengambilan keputusan yang aman. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan reproduksi melalui pendidikan seks berbasis nilai “Smart Love, Safe Choices”. Kegiatan diikuti oleh 44 orang siswa laki-laki. Metode yang digunakan adalah pendekatan pendidikan berbasis komunitas melalui workshop interaktif yang meliputi ceramah, diskusi, dan tanya jawab, dengan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan dari 42,52 menjadi 60,77, serta perubahan distribusi kategori pengetahuan dari dominan rendah menjadi dominan sedang dan tinggi. Kegiatan ini juga menunjukkan peningkatan partisipasi dan kesadaran peserta terhadap pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Disimpulkan bahwa pendidikan seks berbasis nilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja, serta berpotensi dikembangkan sebagai program promotif-preventif di lingkungan sekolah.

References

K. Glanz, B. K. Rimer, and K. Viswanath, Health Behavior adn Health Education. 2008.

S. M. Noar, “Behavioral interventions to reduce HIV-related sexual risk behavior: Review and synthesis of meta-analytic evidence,” AIDS Behav., vol. 12, no. 3, 2008. DOI: https://doi.org/10.1007/s10461-007-9313-9

F. Sihombing, “Penyuluhan Tentang DM pada Lansia di Kampung Sukasari 1 RW. 01 Sekeloa Bandung,” J. Pengabdi. Kpd. Masy. Kesehat., vol. 3, no. 1, pp. 48–58, 2023.

M. Liang et al., “The State of Adolescent Sexual and Reproductive Health,” Journal of Adolescent Health, vol. 65, no. 6. 2019. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2019.09.015

UNESCO, “International Technical Guidance on Sexuality Education: An evidence-informed approach for schools, teachers and health educators,” Ration. Sex. Educ., vol. I, 2009.

Kementerian Kesehatan RI, “Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020,” 2021.

N. Haberland and D. Rogow, “Sexuality education: Emerging trends in evidence and practice,” Journal of Adolescent Health, vol. 56, no. 1. 2015. DOI: https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2014.08.013

F. et al. Sihombing, Buku Ajar Pendidikan dan Promosi Kesehatan (Berdasarkan Kurikulum AIPNI 2021), 1st ed. Purbalingga: Eureka Media Aksara, 2023.

C. Collins, P. Alagiri, and T. Summers, “Abstinence Only vs. Comprehensive Sex Education: What are the arguments? What is the evidence?,” 2002.

J. D. Fisher and W. A. Fisher, “Changing AIDS-risk behavior,” Psychol. Bull., vol. 111, no. 3, 1992. DOI: https://doi.org/10.1037/0033-2909.111.3.455

C. J. Carpenter, “A meta-analysis of the effectiveness of health belief model variables in predicting behavior,” Health Commun., vol. 25, no. 8, 2010. DOI: https://doi.org/10.1080/10410236.2010.521906

R. Ewen B and R. B. Ewen, “Albert Bandura Social-Cognitive Theory,” in An Introduction to Theories of Personality, 2020.

D. Kirby, Emerging answers 2007, Research Findings on Programs to Reduce Teen Pregnancy and Sexually Transmitted Diseases. 2007.

A. D. Hutapea, R. M. Sihombing, P. S. Tahulending, and C. L. Rumerung, “EDUKASI KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA,” Pros. Konf. Nas. Pengabdi. Kpd. Masy. dan Corp. Soc. Responsib., vol. 6, 2023. DOI: https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v6i0.1949

K. R. Rosalina, “Pengaruh pendidikan seks bebas terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang seks bebas di lingkungan banjar tanjung sanur,” skripsi, 2019.

F. Sihombing, M. Kamil, D. U. H. Putro, F. Q. Q. Lorenz, and L. P. Dewi, “Efektivitas Literasi Kesehatan pada Lansia: Sebuah Systematic Literature Review,” J. Sk. Keperawatan, vol. 11, 2025.

F. Sihombing, Pendidikan dan Promosi Kesehatan, 1st ed. Purbalingga: Eureka Media Aksara, 2023.

F. Sihombing, S. Kep, and M. Kep, Penelitian Pilar Kemajuan Peradaban, vol. 1. 2024.

T. Murungi et al., “The role of religious leaders on the use of HIV/ AIDS prevention strategies among young people (15–24) in Lira district, Uganda,” PLoS One, vol. 17, no. 10 October, 2022. DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0276801

V. Mehta and G. A. Ebert, “Sexually transmitted infections,” in Customized Ob/Gyn Management for Diverse Populations, 2024. DOI: https://doi.org/10.1016/B978-0-323-90263-2.00012-4

Downloads

Published

13-05-2026

How to Cite

[1]
“Smart Love, Safe Choices : Edukasi Seksual untuk Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 2, pp. 1561–1567, May 2026, doi: 10.59025/xqzcf379.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Smart Love, Safe Choices : Edukasi Seksual untuk Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 2, pp. 1561–1567, May 2026, doi: 10.59025/xqzcf379.