Penguatan Kemandirian Pangan Sayuran Melalui Implementasi Urban Farming di Gulon RT 01 RW 19, Kelurahan Jebres, Surakarta
DOI:
https://doi.org/10.59025/jwmnxx38Keywords:
Urban Farming, Ketahanan Pangan, Pekarangan Rumah, Cabai Rawit, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat di Gulon RT 01 RW 19, Kelurahan Jebres, Surakarta adalah belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan serta keterbatasan pengetahuan dalam budidaya sayuran untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian pangan keluarga melalui penerapan urban farming berbasis pekarangan rumah. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, serta pendampingan kepada masyarakat dalam budidaya cabai rawit menggunakan media sederhana. Kegiatan dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan 15 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi, pemahaman, dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan secara produktif. Sebagian besar peserta mampu menerapkan teknik budidaya secara mandiri dan tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik serta berpotensi untuk dipanen. Kegiatan ini juga memberikan dampak positif dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketahanan pangan. Dengan demikian, program ini berpotensi dikembangkan sebagai model pemberdayaan masyarakat berbasis ketahanan pangan yang berkelanjutan.
References
Puriandi and Indrajati, “Proses Perencanaan Kegiatan Pertanian Kota oleh Komunitas Berkebun di Kota Bandung,” Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, vol. 1, no. 2, 2013, doi: 10.5614/jpwk.2013.1.2.
Arip, “Peran Masyarakat dalam Kegiatan Pertanian Perkotaan,” 2003, doi: 10.31227/osf.io/arip2003.
W. K. Parinsi, K. S. P. Musa, dan D. A. L. Musa, “The Influence of Entrepreneurial Literacy, Farmers’ Characteristics, Creativity, and Motivation on the Success of Urban Farming Business,” JIMKES: Jurnal Ilmiah Manajemen Kesatuan, vol. 13, no. 6, pp. 5453–5466, 2025, doi: 10.37641/jimkes.v13i6.3565. DOI: https://doi.org/10.37641/jimkes.v13i6.3565
M. S. P. Hasibuan, Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara, 2007, doi: 10.31227/osf.io/hasibuan2007.
M. Y. Hidayat, “Urban Farming: Rekonstruksi Lahan Minimalis Menjadi Lahan Produktif Daerah Perkotaan,” Majalah Beranda MITI, 2014, doi: 10.31227/osf.io/hidayat2014.
Sastro, “Pertanian Perkotaan: Peluang, Tantangan, dan Strategi Pengembangan,” Buletin Pertanian Perkotaan, 2013, doi: 10.31227/osf.io/sastro2013.
J. Smith, J. Nasr, and A. Ratta, Urban Agriculture: Food, Jobs and Sustainable Cities. New York: UNDP, 2001, doi: 10.18356/urbanagriculture2001.
R. Rachmawati, Urban Farming: Strategi Ketahanan Pangan Keluarga Perkotaan pada Masa Pandemi Covid-19, 2020, doi: 10.31227/osf.io/rachmawati2020.
A. Suproborini, M. S. D. Laksana, W. S. Bhagawan, A. K. Sholihah, dan A. P. N. Rahmawati, “Pemanfaatan pekarangan untuk meningkatkan gizi keluarga di Dusun Tempuran Desa Bajulan Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun,” ABDIKES Sunan Giri: Jurnal Pengabdian Farmasi dan Kesehatan, vol. 1, no. 1, pp. 21–31, 2024. DOI: https://doi.org/10.48191/abdikes.v1i1.274
R. Setiawan, M. S. Fatah, dan R. R. Naldi, “Pemberdayaan dan pendampingan masyarakat melalui budidaya sayuran organik berbasis pekarangan rumah sebagai strategi ketahanan pangan keluarga di pedesaan,” Krepa: Kreativitas Pada Abdimas, vol. 7, no. 1, 2025, doi: 10.9765/Krepa.V218.3784.
“Pemberdayaan masyarakat tangguh pangan menunjang pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs),” dalam Prosiding Seminar Nasional Karya Pengabdian Masyarakat ABDIMAS FAPERTA UNMUL 2021, Samarinda, Indonesia: Mulawarman University Press, 2021.
S. F. M. Arini, M. Afryan, M. Syarief, dan A. Hadi, “Sosialisasi pemanfaatan lahan pekarangan menuju ketahanan pangan keluarga di Desa Harjomulyo Kecamatan Silo Kabupaten Jember,” Jurnal Pengabdian Masyarakat, vol. 1, no. 2, pp. 137–142, 2024, doi: 10.32502/se.v1i2.7366.
E. Nurjanah, Sumardi, dan Prasetyo, “Pemberian pupuk kandang sebagai pembenah tanah untuk pertumbuhan dan hasil melon (Cucumis melo L.) di Ultisol,” JIPI: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Indonesia, vol. 22, no. 1, pp. 23–30, 2020. DOI: https://doi.org/10.31186/jipi.22.1.23-30
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dewi Ratna Nurhayati, Efi Nikmatu Sholihah, Siti Aulida Fajri, Andini Desi Sawitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





