Pemberdayaan Pelaku UMKM Sate Bulayak di Kecamatan Narmada melalui Metode Participatory Action Research untuk Mendukung Pengembangan Pariwisata Lombok
DOI:
https://doi.org/10.59025/8qjzbm95Keywords:
Participatory, Action Research, MSME, Empowerment, Culinary TourismAbstract
Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Sate Bulayak di Kabupaten Narmada, Lombok Barat, melalui metode Penelitian Tindakan Partisipatif (PTP) guna memperkuat pengembangan pariwisata kuliner lokal. Kegiatan ini melibatkan 20 pengusaha Sate Bulayak yang mengikuti program pelatihan dan pendampingan selama sembilan minggu yang mencakup inovasi produk, desain kemasan, branding, dan pemasaran digital. Pendekatan partisipatif memungkinkan para peserta untuk terlibat secara aktif dalam mengidentifikasi masalah, merencanakan tindakan, dan mengevaluasi hasil, sehingga menumbuhkan kesadaran kolektif dan rasa memiliki terhadap pengembangan usaha. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kapasitas manajerial, inovasi produk, dan literasi digital, termasuk penciptaan produk baru seperti Sate Bulayak Beku dan desain kemasan modern yang meningkatkan daya saing di pasar. Selain itu, pembentukan kelompok usaha bersama (KUB) menunjukkan upaya kolaboratif yang berkelanjutan di antara para pelaku UMKM. Program ini juga berkontribusi pada promosi Sate Bulayak sebagai daya tarik wisata kuliner yang mendukung diversifikasi pariwisata Lombok Barat. Temuan ini menyoroti bahwa pemberdayaan berbasis partisipatif tidak hanya meningkatkan daya saing UMKM, tetapi juga memperkuat potensi pariwisata lokal secara berkelanjutan.
References
Agustina, R., & Sari, D. P. (2021). Model Pemberdayaan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Era New Normal. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 115–123.
https://doi.org/10.33019/jpm.v7i2.235
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Hermawan, H. (2017). Dampak Pengembangan Desa Wisata terhadap Ekonomi Masyarakat Lokal. Jurnal Pariwisata, 4(1), 65–78. DOI: https://doi.org/10.31219/osf.io/xhkwv
https://doi.org/10.36275/jpar.v4i1.45
Iskandar, D., & Putri, M. A. (2020). Participatory Action Research: Konsep, Prinsip, dan Implementasinya dalam Pemberdayaan Masyarakat. Yogyakarta: Deepublish.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2022). Laporan Statistik Pariwisata Nasional 2022.Jakarta: Kemenparekraf RI.
Lestari, N. P., & Hidayat, R. (2020). Strategi Pengembangan Kuliner Tradisional Sebagai Daya Tarik Wisata di Lombok Barat. Jurnal Destinasi Pariwisata, 8(2), 143–155.
https://doi.org/10.32781/destpar.v8i2.320
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2018). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Nugroho, A., & Rahman, F. (2020). Pendekatan Pemberdayaan UMKM di Era Ekonomi Digital. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 8(1), 22–34.
https://doi.org/10.21009/jmk.v8i1.1562
Rahmawati, E., & Wibisono, D. (2019). Sinergi Pengembangan UMKM dengan Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 12(3), 201–210.
https://doi.org/10.32509/jeb.v12i3.276
Slamet, M. (2019). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan. Bogor: IPB Press.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Supriyadi, B., & Widodo, A. (2021). Pemberdayaan Pelaku Usaha Mikro melalui Pelatihan Kewirausahaan dan Manajemen Keuangan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Abdimas), 9(3), 45–53.https://doi.org/10.21009/abdimas.v9i3.1123
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rizki Sumardani, Bagas Anggara, Muhammad Taufik, Muharis Muharis, Eman Sulistia, Hilman Prayuda, Khalid Prawiranegara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





