Intervensi Makanan Bergizi untuk Mencegah Penurunan Status Gizi Anak Pasca Banjir di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang

Authors

  • Nur Halimatuz Zuhra Universitas Samudra
  • Siti Munawaroh Universitas Samudra
  • Dian Novira Rizva Universitas Samudra
  • Dian Permata Sari Br Surbakti Universitas Samudra
  • Dian Asri Universitas Samudra
  • Raihan Dary Universitas Samudra
  • Fachrul Akbar Universitas Samudra
  • Ahyar Pulungan Universitas Samudra
  • Budi Mulyara Prodi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Samudra
  • Mufazzal Assayuti Prodi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Samudra

DOI:

https://doi.org/10.59025/yktd0495

Keywords:

Banjir, Gizi Anak, Bubur Bergizi, Pengabdian Masyarakat, Intervensi Gizi

Abstract

Banjir yang terjadi secara berulang di Kabupaten Aceh Tamiang, khususnya di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, tidak hanya menimbulkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga berdampak pada ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat, terutama anak-anak. Kondisi pascabanjir sering menyebabkan menurunnya ketersediaan pangan, buruknya sanitasi, serta meningkatnya risiko penyakit infeksi yang dapat memperburuk status gizi balita. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mencegah penurunan status gizi anak pascabanjir melalui intervensi pemberian makanan bergizi serta edukasi gizi kepada orang tua. Metode yang digunakan adalah pendekatan aksi partisipatif dengan melibatkan tim pengabdian, kader Posyandu, dan perangkat desa. Kegiatan dilaksanakan pada 28 Februari 2026 di Desa Simpang Lhee dengan sasaran anak-anak yang terdampak banjir. Intervensi dilakukan melalui penyusunan dan distribusi 100 paket bubur bergizi berbahan dasar beras lokal yang diperkaya dengan protein hewani dan sayuran, serta pemberian air minum kemasan. Selain itu, dilakukan edukasi singkat mengenai pola asuh gizi darurat dan pembagian leaflet panduan gizi kepada para ibu. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemberian makanan bergizi disertai edukasi kepada ibu dapat membantu mencegah penurunan status gizi anak dengan cara meningkatkan kesadaran ibu dari skor rata-rata 3,7 menjadi skor rata-rata 7,6 mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang pada masa pemulihan pascabencana. Dengan demikian, intervensi gizi berbasis komunitas ini berpotensi menjadi strategi efektif dalam mendukung ketahanan pangan keluarga dan mencegah risiko gizi kurang maupun stunting pada anak di wilayah rawan bencana.

 

Author Biographies

Nur Halimatuz Zuhra, Universitas Samudra

Prodi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian

Siti Munawaroh, Universitas Samudra

Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Dian Novira Rizva, Universitas Samudra

Prodi Agroteknologi, Fakultas Pertanian

Dian Permata Sari Br Surbakti, Universitas Samudra

Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Dian Asri, Universitas Samudra

Prodi Agribisnis, Fakultas Pertanian

Raihan Dary, Universitas Samudra

Prodi Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian

Fachrul Akbar, Universitas Samudra

Prodi Peternakan, Fakultas Pertanian

Ahyar Pulungan, Universitas Samudra

Prodi Akuakultur, Fakultas Pertanian

References

F. Sulistiawati and Tafiqqurrahman, “Kajian Penanggulangan Gizi Balita Pasca Bencana Gempa Bumi Di Desa Dasan Geria Kabupaten Lombok Barat,” Jurnal Ilmiah Mandala Education, vol. 6, no. 2, pp. 320–328, 2020. DOI: https://doi.org/10.58258/jime.v6i2.1438

M. F. A. Novard, N. Suharti, and R. Rasyid, “Gambaran Bakteri Penyebab Infeksi Pada Anak Berdasarkan Jenis Spesimen dan Pola Resistensinya di Laboratorium RSUP,” JKA, vol. 8, no. 2S, pp. 26–31, Jan. 2019, doi: 10.25077/jka.v8i2S.955. DOI: https://doi.org/10.25077/jka.v8i2S.955

E. Setyowati and S. Mariani, “Penerapan Jaringan Syaraf Tiruan dengan Metode Learning Vector Quantization (LVQ) untuk Klasifikasi Penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA),” Prosiding Seminar Nasional Matematika, vol. 4, pp. 514–523, 2021.

R. Widiastuti, Ratna, and A. Amin, “Efektivitas Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Terhadap Status Gizi Balita di Posyandu Margo Rahayu Desa Kriyan Kalinyamatan Jepara,” Jurnal Keperawatan, vol. 13, no. 2, pp. 233–245, 2025.

C. Z. Sebayang, M. P. Rinardi, S. Azhara, W. Nurul, and R. Kushargina, “‘Cegah Berat Badan Kurang, Wujudkan Anak Hebat’: Edukasi Gizi Pada Ibu Balita,” Jurnal Abdimas Kedokteran dan kesehatan, vol. 2, no. 2, pp. 78–83, 2024, doi: 10.24853/jaras.2.2.78-83. DOI: https://doi.org/10.24853/jaras.2.2.78-83

M. Ula, A. F. Ulva, and M. Mauliza, “Implementasi Machine Learning dengan Model Case Based Reasoning dalam Mendagnosa Gizi Buruk pada Anak,” JIK, vol. 5, no. 2, pp. 333–339, Jul. 2021, doi: 10.59697/jik.v5i2.267. DOI: https://doi.org/10.59697/jik.v5i2.267

Kemenkes RI, Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA). Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2023.

K. B. Y. Pellondou, C. Bakker, and N. A. Sholihah, “Pengaruh Kondisi Sanitasi Lingkungan terhadap Kejadian Diare pada Balita,” Jurnal Penelitian Perawat Profesional, vol. 7, no. 1, pp. 311–318, 2025.

U. Ruhama’, W. K. Sari, and Selviana, “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Angka Kuman Pada Ayam Suwir Bubur Ayam yang Dijual di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian,” Jurnal Mahasiswa dan Penelitian Kesehatan, vol. 7, no. 2, pp. 32–40, 2020, doi: http://dx.doi.org/10.29406/jjum.v7i4.

M. F. Amirullah, S. Desfita, N. Nurlisis, and Y. Ernalia, “Kandungan Gizi dan Indeks Glikemik Bubur Ayam Berbahan Dasar Ubi Jalar,” JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT, vol. 9, no. 5, pp. 642–646, 2021, doi: https://doi.org/10.14710/jkm.v9i5.30505. DOI: https://doi.org/10.14710/jkm.v9i5.30505

N. Aeni, “Pandemi COVID-19: Dampak Kesehatan, Ekonomi, dan Sosial COVID-19 Pandemic: The Health, Economic, and Social Effects,” Jurnal Litbang : Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK, vol. 17, no. 1, pp. 17–34, 2021. DOI: https://doi.org/10.33658/jl.v17i1.249

Y. Podungge and P. S. Rasyid, “Pengaruh Pemberian Bubur Labu Kuning dan Daging Ayam Terhadap Peningkatan BB pada Bayi Gizi Kurang,” GJPH, vol. 1, no. 1, p. 046, Apr. 2018, doi: 10.32662/gjph.v1i1.150. DOI: https://doi.org/10.32662/gjph.v1i1.150

Y. Wahyuni et al., “Edukasi Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) pada saat Bencana di Desa Ciherang Kecamatan Pacet,” Creat J. Cumn Enga, vol. 6, no. 5, pp. 1870–1876, May 2023, doi: 10.33024/jkpm.v6i5.9486. DOI: https://doi.org/10.33024/jkpm.v6i5.9486

S. Syahda and R. Irena, “Pemunuhan Makanan Balita di Desa Ranah Singkuang Kabupaten Kampar,” CdJ, vol. 2, no. 2, pp. 442–445, Jun. 2021, doi: 10.31004/cdj.v2i2.1873. DOI: https://doi.org/10.31004/cdj.v2i2.1873

R. Pahlevi, “Efektifitas Distribusi Pangan Siap Saji sebagai Media Trauma Healing di Desa Lubuk Sidup, Aceh Tamiang,” SEURAYA: Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 3, no. 2, pp. 66–74, 2025, doi: 10.32505/seuraya.v3i2.13860.

Downloads

Published

28-04-2026

How to Cite

[1]
“Intervensi Makanan Bergizi untuk Mencegah Penurunan Status Gizi Anak Pasca Banjir di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 2, pp. 1393–1400, Apr. 2026, doi: 10.59025/yktd0495.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Intervensi Makanan Bergizi untuk Mencegah Penurunan Status Gizi Anak Pasca Banjir di Desa Simpang Lhee, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 2, pp. 1393–1400, Apr. 2026, doi: 10.59025/yktd0495.