Pemberdayaan Remaja Dalam Pembentukan Personal Hygiene Reproduksi Remaja Putri Awal di SDN Pucung, Gunung Kidul
DOI:
https://doi.org/10.59025/7pvfpw68Keywords:
Kesehatan Reproduski, Reamaj Putri, Menarch, Menstruasi, Personal HygieneAbstract
Menurut WHO (2022) remaja merupakan transisi dari anak dan dewasa dengan rentang usia 10-19 tahun. Sedangkan menurut Kemenkes RI, remaja adalah periode transisi dari anak-anak ke dewasa yang mengalami berbagai perubahan biologis, psikologis, dan sosial. Dimulai usia 10-13 tahun dan berakhir usia 18–22 tahun (Kemenkes RI, 2022). Namun, rendahnya pengetahuan terkait personal hygiene reproduksi menjadi penyebab berkembangnya mikroorganisme. Kementerian Kesehatan RI melaporkan bahwa 35-40% perempuan pernah mengalami infeksi organ reproduksi disebabkan kebersihan diri. Penelitian sebelumnya dengan responden berjumlah 23 siswi (71,9%) tidak siap menghadapi menarche karena kurangnya pengetahuan personal hygiene reproduksi saat menstruas). Fenomena tersebut menunjukkan rendahnya pengetahuan personal hygiene reproduksi pada remaja awal putri. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri awal menngenai personal hygiene reproduksi pada siswi kelas 4-6, SDN Pucung, Gunung Kidul. Metode kegiatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain pre-eksperimental melalui pendekatan one grup pre-test dan post-test. Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor pre-test 6,06, rata-rata skor post-test 7,63, dan hasil analisis bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,012. Kesimpulan terdapat peningkatan rata-rata skor pre test dan post test, analisis bivariat memiliki hubungan signifikan yang berarti terdapat peningkatan pengetahuan siswi terkait personal hygiene area reproduksi.
References
K. RI, “Tata Laksana dan Lujukan Remaja,” kementriian Kesehat. ri, 2025, [Online]. Available: https://ayosehat.kemkes.go.id/topik-usia/remaja/tata-laksana-dan-rujukan-remaja?utm
S. S. Winarni, S.SiT., MPH., Dr. Eko Mindarsih et al., Kesehatan Reproduksi Remaja dan Dewasa. Jakarta: PT Bukuloka Literasi Bangsa, 2025.
N. Mozafarian, M. Hashemipour, M. R. Maracy, M. Pourrajab, and R. Omidi, “The study of pubertal stage and age of menarche in girls in Isfahan province , Iran,” BMC journals, vol. 25, 2025, doi: https://doi.org/10.1186/s12887-024-05212-0. DOI: https://doi.org/10.1186/s12887-024-05212-0
I. Mathar, M. D. Klevina, C. Y. Sebtalesy, and L. Deviga, “APMa,” vol. 4, no. 25, pp. 1–8, 2024, doi: 10.47575/apma.v4i1.490. DOI: https://doi.org/10.47575/apma.v4i1.490
S. D. Parasuraman and A. Das, “Menstrual hygiene practices and their determinants among pre ‑ menopausal married women in rural Puducherry,” J. Fam. Med. Prim. care, pp. 3795–3800, 2022, doi: 10.4103/jfmpc.jfmpc. DOI: https://doi.org/10.4103/jfmpc.jfmpc_2306_21
R. Article, “Asian Journal of Pharmaceutical Research and Development,” asian J. pPharmaceutical Res. Dev., vol. 13, no. 6, pp. 144–153, 2025. DOI: https://doi.org/10.22270/ajprd.v13i6.1667
D. Ety, S. Suriah, and F. Fairus, “PERILAKU PERSONAL HYGIENE REMAJA PUTRI SUKU NUAULU DALAM,” J. Ilm. Kesehat., vol. 14, no. November 2018, pp. 31–35, 2019. DOI: https://doi.org/10.35892/jikd.v14i1.91
E. Destariyani, P. P. Dewi, and E. Wahyuni, “Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Keputihan pada Remaja Putri di Kota Bengkulu,” vol. 11, no. 1, pp. 58–63, 2023. DOI: https://doi.org/10.33992/jik.v11i1.2525
F. Amanda, “Hubungan Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Tentang Kesehatan Reproduksi Dengan Perilaku Menstrual Hygiene Relationship of Knowledgw of Reproductive Health With Menstrual Hygiene Behavior,” CITRADELIMA:JurnalIlmiahSTIKESCitraDelimaBangkaBelitung, vol. 6, no. 1, pp. 1–6, 2022. DOI: https://doi.org/10.33862/citradelima.v6i1.280
A. Ademas et al., “Does menstrual hygiene management and water , sanitation , and hygiene predict reproductive tract infections among reproductive women in urban areas in,” PLoS One, pp. 1–15, 2020, doi: 10.1371/journal.pone.0237696. DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pone.0237696
M. Rizkia and T. Ungsianik, “Comprehensive Child and Adolescent Nursing Female Adolescents ’ Preparations , Knowledge , and Emotional Response toward Menarche : A Preliminary Study Female Adolescents ’ Preparations , Knowledge , and Emotional Response toward Menarche : A Preliminary Study,” Compr. Child Adolesc. Nurs., vol. 42, no. 1, pp. 108–114, 2019, doi: 10.1080/24694193.2019.1578431. DOI: https://doi.org/10.1080/24694193.2019.1578431
R. Jayanti, “Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Menstruasi Dengan Kesiapan Menghadapi Menarche Pada Siswi Di SDIT Al Qudwah The Factors Influencing Menstruation With Readiness To Face Menarche In Female Students At SDIT Al-Qudwah G1 Mataram,” J. Kesehat. mitra sekawan, vol. 1, no. 2, pp. 49–54, 2024. DOI: https://doi.org/10.70963/jkmp.v1i2.59
R. Yuningsih, S. Mujiyanti, and Ijah, “Hubungan pengetahuan tentang menstruasi dengan kesiapan menghadapi menarche pada siswa kelas v dan vi,” J. Kesehat., vol. 12, no. 2, pp. 132–140, 2023, doi: 10.37048/kesehatan.v12i2.280.
“pdf-metodologi-penelitian-kesehatan-notoatmodjo_compress.pdf.”
G. J. Hennegan, Julie, Alexandra K. Shannon RubliI, Jennifer Schwab, Kellogg J. Melendez Torres, “Women ’ s and girls ’ experiences of menstruation in low- and middle-income countries : A systematic review and qualitative metasynthesis,” PLOS Med., pp. 1–40, 2019, doi: https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1002803. DOI: https://doi.org/10.1371/journal.pmed.1002803
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Inka Nur Aghni Amalia, Siti Nurhidayati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





