Edukasi Literasi Keuangan Digital melalui Program Siaran Beranda Astacita Radio Republik Indonesia PRO 1 sebagai Upaya Pencegahan Pinjaman Online Ilegal dan Penipuan Digital di Kota Tarakan
DOI:
https://doi.org/10.59025/wrkz0g58Keywords:
literasi keuangan digital , pinjaman online ilegal , penipuan digital , edukasi masyarakatAbstract
Perkembangan teknologi digital mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan keuangan berbasis daring. Namun, kemudahan tersebut juga diiringi dengan meningkatnya kasus pinjaman online ilegal dan penipuan digital yang menimbulkan kerugian finansial. Rendahnya literasi keuangan digital menjadi salah satu faktor yang menyebabkan masyarakat rentan terhadap praktik tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko pinjaman online ilegal dan penipuan digital melalui media penyiaran publik. Kegiatan dilaksanakan melalui program siaran edukatif pada Program Beranda Astacita di Radio Republik Indonesia PRO 1 Kota Tarakan dengan metode penyampaian materi, dialog interaktif, dan sesi tanya jawab. Kegiatan ini melibatkan 10 partisipan aktif yang berinteraksi melalui sambungan telepon dan pesan singkat selama siaran berlangsung. Indikator keberhasilan kegiatan diukur melalui tingkat partisipasi pendengar, jumlah pertanyaan yang masuk, serta respons audiens terhadap materi yang disampaikan. Selama kegiatan tercatat lebih dari 10 pertanyaan dan tanggapan dari pendengar, yang menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai ciri-ciri pinjaman online ilegal, cara menghindari penipuan digital, serta pentingnya menjaga keamanan data pribadi. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan digital dan kewaspadaan masyarakat terhadap risiko kejahatan finansial berbasis teknologi.
References
A. Lusardi and O. S. Mitchell, “The economic importance of financial literacy: Theory and evidence,” Journal of Economic Literature, vol. 52, no. 1, pp. 5–44, 2019. doi: https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5 DOI: https://doi.org/10.1257/jel.52.1.5
S. Morgan and T. Trinh, “Determinants and impacts of financial literacy in Cambodia and Viet Nam,” Journal of Risk and Financial Management, vol. 13, no. 2, 2020. doi: https://doi.org/10.3390/jrfm13020019 DOI: https://doi.org/10.3390/jrfm13020019
N. Grohmann, R. Klühs, and L. Menkhoff, “Does financial literacy improve financial inclusion? Cross country evidence,” World Development, vol. 111, pp. 84–96, 2019. doi: https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2018.06.020 DOI: https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2018.06.020
Y. Wang, Y. Xiuping, and Q. Zhang, “Digital financial literacy and consumer financial behavior: Evidence from China,” International Journal of Bank Marketing, vol. 39, no. 6, pp. 1–18, 2021. doi: https://doi.org/10.1108/IJBM-05-2020-0236
S. Lyons and A. Kass-Hanna, “Financial inclusion, financial literacy and economically vulnerable populations in the Middle East and North Africa,” Emerging Markets Finance and Trade, vol. 57, no. 9, pp. 2699–2730, 2021. doi: https://doi.org/10.1080/1540496X.2019.1598370 DOI: https://doi.org/10.1080/1540496X.2019.1598370
A. Setiawan, R. Effendi, and M. Santoso, “Digital financial literacy and financial behavior among millennials,” International Journal of Economics and Financial Issues, vol. 10, no. 5, pp. 140–145, 2020. doi: https://doi.org/10.32479/ijefi.10353
T. A. Susanti, S. Hidayat, and M. Yuliani, “Financial literacy and financial behavior among Indonesian young adults,” Journal of Asian Finance, Economics and Business, vol. 8, no. 3, pp. 863–871, 2021. doi: https://doi.org/10.13106/jafeb.2021.vol8.no3.0863
N. Z. Ahmad and R. Widodo, “Financial technology adoption and digital financial literacy in Indonesia,” Journal of Asian Finance, Economics and Business, vol. 9, no. 4, pp. 1125–1133, 2022. doi: https://doi.org/10.13106/jafeb.2022.vol9.no4.1125
A. Rahayu and S. Musdholifah, “Financial literacy and financial behavior among Indonesian students,” International Journal of Financial Research, vol. 11, no. 4, pp. 151–158, 2020. doi: https://doi.org/10.5430/ijfr.v11n4p151
M. Hasan, A. Y. Prasetyo, and L. Rahmawati, “Digital financial literacy and financial decision making among university students,” Journal of Asian Finance, Economics and Business, vol. 9, no. 9, pp. 453–462, 2022. doi: https://doi.org/10.13106/jafeb.2022.vol9.no9.0453
R. Nugroho and A. Sari, “Financial literacy and fintech adoption: Evidence from Indonesia,” Heliyon, vol. 8, no. 12, 2022. doi: https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e11851 DOI: https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2022.e11851
Otoritas Jasa Keuangan, Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022, Jakarta: OJK, 2022. doi: https://doi.org/10.55904/snlik.2022
Bank Indonesia, Laporan Perkembangan Ekonomi dan Keuangan Digital Indonesia 2023, Jakarta: Bank Indonesia, 2023. doi: https://doi.org/10.55184/ekd.2023
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Laporan Penanganan Penipuan Digital di Indonesia 2023, Jakarta: Kominfo, 2023. doi: https://doi.org/10.31219/osf.io/kominfo2023
OECD, OECD/INFE Toolkit for Measuring Financial Literacy and Financial Inclusion, Paris: OECD Publishing, 2022. doi: https://doi.org/10.1787/financial_literacy-2022-en
A. Demirgüç-Kunt, L. Klapper, D. Singer, and S. Ansar, “The Global Findex Database 2021: Financial Inclusion, Digital Payments, and Resilience in the Age of COVID-19,” World Bank Publications, 2022. doi: https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1897-4 DOI: https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1897-4
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Andri Yogi Adyatma Prasetyo, Ferlina Wijaya, Syamsul Bahri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





