Trauma Healing Pasca Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki Pada Peserta Didik Sekolah Menengah
DOI:
https://doi.org/10.59025/qyben759Keywords:
Trauma Healing, Biblioterapi, Terapi Naratif, Play TherapyAbstract
Kecamatan Wulanggitang di Kabupaten Flores Timur terdampak erupsi gunung berapi yang menimbulkan kerusakan sekolah, pengungsian warga, dan trauma psikologis pada peserta didik sehingga mengganggu proses belajar. SMK Negeri 1 dan SMP Negeri 1 Wulanggitang mengalami keterbatasan fasilitas dan peningkatan kecemasan, stres, serta kesulitan mengekspresikan emosi. Untuk mengatasi permasalahan ini, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa program trauma healing yang bertujuan memulihkan stabilitas emosional, meningkatkan rasa aman, optimisme, dan kemampuan adaptasi sosial peserta didik agar pembelajaran dapat berlangsung lebih efektif. Metode yang digunakan mencakup biblioterapi untuk membantu peserta didik mengenali dan mengekspresikan emosi melalui bacaan reflektif, terapi naratif untuk membangun pemaknaan positif dari pengalaman traumatis, serta play therapy untuk meningkatkan kerja sama, interaksi sosial, dan mengurangi kecemasan melalui permainan terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan penurunan kecemasan, peningkatan ekspresi emosi positif, partisipasi aktif dalam interaksi sosial, dan kesiapan belajar yang lebih baik. Program ini menegaskan pentingnya intervensi psikososial berbasis konteks dan jenjang pendidikan dalam pemulihan pascabencana.
References
PVMBG, “Profil Gunung Api Aktif di Indonesia dan Risiko Bencana Vulkanik.”
PVMBG, “Evaluasi Aktivitas Vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur.”
BNPB Flores Timur, “Update Data Dampak Kerusakan dan Pengungsi Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki.”
D. Ariani, “Identifikasi Tanda, Gejala dan Diagnosis Trauma Pasca Bencana,” in Kesehatan Mental pada Kasus Trauma Pasca Bencana, M. Martini, Ed., Bandung: CV. Media Sains Indonesia, 2025, ch. 5, pp. 65–77.
N. F. Putri, N. Maharani, N. Azizah, and R. W. Dari, “Analisis Risiko Gangguan Pembelajaran SMAN 12 Padang Akibat Banjir Bandang Desember 2025: Dampak , Mitigasi , dan Strategi Pemulihan,” J. Educ. Res. Dev., vol. 2, no. 2, pp. 811–818, 2025, doi: https://doi.org/10.62379/jerd.v2i3 DOI: https://doi.org/10.62379/jerd.v2i3
P. Hutagalung and H. Manik, Pengetahuan Masyarakat tentang Terapi Emotional Freedom Technique sebagai Upaya Mengatasi Trauma Pasca Bencana Alam Tanah Longsor. Yogyakarta: Selat Media, 2024.
Dewiyanti, Cheristina, and B. Anitasari, Trauma Healing Pascabencana Banjir Bandang di Pengungsian. Pekalongan: Penerbit NEM, 2024.
H. Khairul Rahmat and A. Budiarto, “Reducing the Psychological Impact of Natural Disaster Victims Using Bibliotherapy Method As a Trauma Healing Handler,” J. Contemp. Islam. Couns., vol. 1, no. 1, pp. 25–38, 2021, doi: https://doi.org/10.59027/jcic.v1i1.59 DOI: https://doi.org/10.59027/jcic.v1i1.59
R. P. Ramadhan, “Studi Kepustakaan tentang Terapi Naratif sebagai Metode Trauma Healing Akibat Bencana Alam,” Trends Appl. Sci. Soc. Sci. Educ., vol. 1, no. 1, pp. 13–18, 2023, doi: https://doi.org/10.71383/tase.v1i1.8 DOI: https://doi.org/10.71383/tase.v1i1.8
S. V. Wetik and G. B. Polii, “Play Therapy Berbasis Trauma Healing Pasca Bencana Pada Anak Usia Sekolah,” J. Masy. Madani Indones., vol. 2, no. 4, pp. 385–391, 2023, doi: https://doi.org/10.59025/js.v2i4.118 DOI: https://doi.org/10.59025/js.v2i4.118
S. Gayatri and M. Ramadani, “Integratif Permainan Tradisional sebagai Strategi Trauma Healing Berbasis Komunitas untuk Anak Korban Bencana : Studi Kontekstual di Sumatera Barat,” PaKMas (Jurnal Pengabdi. Kpd. Masyarakat), vol. 5, no. 1, pp. 342–350, 2025, doi: https://doi.org/10.54259/pakmas.v5i1.4241 DOI: https://doi.org/10.54259/pakmas.v5i1.4241
Irfan et al., “Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur,” PAKDEMAS (Jurnal Pengabdi. Kpd. Masyarakat), vol. 4, no. 1, pp. 83–90, 2024, doi: https://doi.org/10.58222/pakdemas.v4i1.303
D. D. Agustiningsih and J. Nurhadi, “Potensi Puisi Indonesia sebagai Media Biblioterapi Mental: Kajian Psikologi Sastra,” Semant. J. Ilm. Progr. Stud. Pendidik. Bhs. dan Sastra Indones., vol. 13, no. 2, pp. 256–276, 2024, doi: https://doi.org/10.22460/semantik.v13i2.p256-276
P. Raile, “Poetry Therapy and Eco-Anxiety-a case study,” Taylor Fr., vol. 37, no. 1, pp. 35–48, 2024, doi: https://doi.org/10.1080/08893675.2023.2203833 DOI: https://doi.org/10.1080/08893675.2023.2203833
M. A. Handyka, “Terapi Naratif dalam Mengatasi Trauma dan Mendorong Kesejahteraan Mental Pendekatan Konstruktivis Sosial,” JECTH J. Econ. Technol. , Soc. Humanit., vol. 1, no. 1, pp. 1–10, 2023, doi: https://doi.org/10.59945/hvw13e55
G. T. Tulak, M. Suaib, and H. W. Ramli, Trauma Recovery: Play Therapy pada Anak Pascabencana. Pekalongan: Penerbit NEM, 2024.
N. Aini, M. Esterilita, and U. H. Rochman, “Implementation of Psychosocial Support Services Through Play Therapy and Phbs for Children Post the Mount Semeru Eruption Disaster in Sumber Mujur Village, Lumajang District, East Java,” J.Abdimas Community Heal., vol. 5, no. 1, pp. 25–35, 2024, doi: https://doi.org/10.30590/jach.v5n1.847 DOI: https://doi.org/10.30590/jach.v5n1.847
M. F. Nastiti and M. Hanif, “Peran Guru Bimbingan Konseling dalam Mendukung Pemulihan Siswa yang Mengalami Trauma Psikologis,” JIPP (Jurnal Ilmu Pendidik. dan Psikologi), vol. 2, no. 3, pp. 117–121, 2024, doi: https://doi.org/10.61116/jipp.v2i3.323 DOI: https://doi.org/10.61116/jipp.v2i3.323
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Rosa Mustika Bulor, Stefanus Lio, Wens Nagul

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





