Edukasi Berbasis Visual terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut pada Siswa SD Darul Fallah Kabupaten Kediri
DOI:
https://doi.org/10.59025/zmqrft28Keywords:
Kesehatan gigi dan mulut, Pengetahuan siswa, Penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, Siswa sekolah dasarAbstract
Masalah kesehatan gigi dan mulut pada anak usia sekolah masih tinggi di Indonesia. Riskesdas 2018 menunjukkan prevalensi masalah gigi dan mulut pada penduduk Indonesia masih besar, dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 melaporkan bahwa 56,9% penduduk usia ≥3 tahun mengalami keluhan kesehatan gigi dan mulut. Kondisi tersebut, ditambah keterbatasan akses layanan kesehatan gigi di berbagai wilayah, memperkuat kebutuhan edukasi promotif-preventif di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut siswa SD Darul Fallah, Kabupaten Kediri, melalui edukasi berbasis media visual yang sederhana, menarik, dan mudah dipahami. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan observasi kebutuhan bersama pihak sekolah dan guru pendamping, penyusunan materi edukasi berbasis gambar dan ilustrasi (gigi sehat dan karies, anatomi gigi, teknik menyikat gigi, serta peran gigi sulung), penyampaian edukasi interaktif disertai demonstrasi, serta evaluasi pengetahuan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor pengetahuan pada seluruh kelompok siswa setelah intervensi diberikan, dengan peningkatan yang lebih jelas pada siswa kelas 5 dan 6 dibandingkan siswa kelas 4. Temuan ini mengindikasikan bahwa media visual efektif sebagai strategi edukasi kesehatan gigi dan mulut berbasis sekolah, terutama pada kelompok usia yang lebih matang secara kognitif. Ke depan, penguatan media (misalnya audiovisual atau alat peraga) serta pelibatan guru dan orang tua berpotensi meningkatkan efektivitas pada kelompok usia lebih muda dan mendukung keberlanjutan program
References
Peres AB, “Tooth eruption and space maintenance functions of primary teeth: An overview,” Journal of Pediatric Dentistry, vol. 39, no. 2, pp. 85–92, 2017.
Silva FP, Kang JP, “Premature loss of primary teeth and its impact on malocclusion in permanent dentition,” Int J Paediatr Dent, vol. 28, no. 6, pp. 627–635, 2018.
Casamassimo M, “Early childhood caries: Clinical consequences and prevention strategies,” Pediatric Dentistry Journal, vol. 40, no. 1, pp. 16–25, 2016.
Kementerian Kesehatan RI, “Survei Kesehatan Indonesia 2023: Factsheet Kesehatan Gigi dan Mulut,” Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, 2023.
Kementerian Kesehatan RI, “Laporan Nasional Riskesdas 2018,” Jakarta: Badan Litbangkes, 2018.
Widodo IW, “Analisis distribusi spasial dokter gigi dan tenaga kesehatan gigi di Indonesia,” UNAIR News, 2021.
Kementerian Kesehatan RI, “Target Rasio Tenaga Kesehatan Nasional,” Jakarta: Pusat Krisis Kesehatan, 2020.
Dale E, Audio-Visual Methods in Teaching. New York: Dryden Press, 1969.
Paivio A, Imagery and Verbal Processes. New York: Holt, Rinehart & Winston, 1971.
Mayer R, Multimedia Learning, 2nd edition. Cambridge: Cambridge University Press, 2009.
McWhirter SA, “The effectiveness of visual learning materials in health education for children,” Journal of Child Health Education, vol. 12, no. 3, pp. 145–152, 2019.
Woolfolk L, Educational Psychology, 13 edition. Boston: Pearson, 2016.
[13] Williams CL, Jones KH, “Visual-based interventions in school health promotion,” Sch Health Rev, vol. 44, no. 2, 2020.
Lukis PA, Setiawan F. Prakosa BR, Sunarintyas S. P. A. Lukis, “Pengabdian masyarakat tentang peningkatan kesehatan gigi dan mulut di Pondok Pesantren Ta’lim Sabilu Taubah Kecamatan Srengat Kabupaten Blitar,” Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, vol. 5, no. 2, pp. 565–572, 2025. DOI: https://doi.org/10.54082/jamsi.1825
Nurmalasari A, Setiawan F. Prakosa BR. and Yusof AY, “Pengabdian masyarakat gabungan tentang peningkatan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut di SD Al-Marusiyah antara Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata dengan Universiti Sains Malaysia,” Dental Agromedis, vol. 3, no. 1, pp. 7–15, Jun. 2025. DOI: https://doi.org/10.19184/da.v3i1.5968
Sosiawan A, Pawar AM, “The relationship between parents’ oral hygiene knowledge and oral hygiene of children with Down Syndrome via OHI-S,” F1000Res, vol. 11, p. 374, Apr. 20022. DOI: https://doi.org/10.12688/f1000research.87848.1
Setiawan F, Prakosa BR. and Irawan R, “Community service on improving dental and oral health knowledge for students at SMAN Sumenep District,” Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), vol. 6, no. 2, pp. 224–230, Sep. 2025. DOI: https://doi.org/10.52060/jppm.v6i2.2969
Khafid M, Setiawan F, “Promosi kesehatan dental: Upaya meningkatkan kebersihan mulut melalui buah-buahan lokal pada masyarakat Desa Srengat, Blitar,” DedikasiMU: Journal of Community Service, vol. 7, no. 2, pp. 182–189, Jun. 2025. DOI: https://doi.org/10.30587/dedikasimu.v7i2.9889
Purnamasari VD, Tuna H, Sidjabat FN, “Peran edukatif duta sehat dalam peduli kesehatan lingkungan (pencegahan demam berdarah dengue) di lingkungan sekolah,” Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, vol. 4, no. 4, pp. 1247–1254, Nov. 2025. DOI: https://doi.org/10.59025/16eckv07
Nurdianto AR, Setiawan F, “KENDALI SAMPAH, KENDALI BIAYA RSUD SIDOARJO BARAT UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI POSYANDU KECAMATAN KRIAN DENGAN INOVASI ‘OJOK NYAMPAH,’” Journal Human Resources 24/7. Abdimas: Abdimas, vol. 3, no. 1, pp. 21–28, Jan. 2025.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fery Setiawan, Vivien Dwi Purnamasari, Forman Novrindo Sidjabat, Maria Magdalena Riyaniarti Estri Wuryandari, Hartati Tuna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





