Pengabdian Masyarakat Cegah DBD Melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk dan PHBS Di RW 09 Kelurahan Labuh Baru Timur

Authors

  • Auliana Tesa Faculty of Nursing, University of Riau
  • Herlina Faculty of Nursing, University of Riau
  • Dinda Riski Pujianti Universitas Riau
  • Yulan Dwi Ningrum Faculty of Nursing, University of Riau

DOI:

https://doi.org/10.59025/eentt952

Keywords:

DBD, Pendidikan Kesehatan, Pemberantasan Sarang Nyamuk, PHBS

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) sampai saat ini masih  menjadi salah satu persoalan kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia. Kasus DBD terus meningkat, tercatat 119.709 kasus pada tahun 2024 dan 675 kasus di Kota Pekanbaru hingga September 2025, dengan Kecamatan Payung Sekaki mencatat angka tertinggi yaitu 83 kasus. Peningkatan ini dipengaruhi oleh kesadaran masyarakat yang rendah untuk menjaga kebersihan dan melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). Upaya pencegahan dilakukan melalui edukasi kesehatan, pembentukan kader Jumantik, serta pemberdayaan masyarakat lewat gotong royong membersihkan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga RW 09 tentang Pencegahan DBD melalui pemberantasan sarang nyamuk dan PHBS agar mereka dapat menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat serta ikut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan guna menurunkan risiko penularan DBD di wilayahnya. Kegiatan dilakukan melalui metode ceramah dan diskusi dengan media PowerPoint dan Leaflet. Peserta adalah warga RW 09 Labuh Baru Timur. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dengan skor median pre-test sebesar 80 (min–max 50–100) dan meningkat menjadi median 100 (min–max 80–100) pada post-test. Diharapkan kegiatan edukasi serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan peran Puskesmas dan Kader untuk mendukung pemahaman warga terkait DBD dan PHBS.

References

D. Herdiansyah, A. M. Septira, M. Maharani, and G. Nurwulan, “Gambaran Pengetahuan Masyarakat Terhadap Pencegahan Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Wilayah Kerja Puskesmas Benda Baru,” no. 1, pp. 1–8, 2024. DOI: https://doi.org/10.24853/assyifa.5.1.1-8

Z. F. Ahmad, N. S. Mongilong, L. Kadir, S. S. I. Nurdin, and D. R. Moo, “Perbandingan Manifestasi Klinis Penderita Demam Berdarah,” Indones. J. Pharm. Educ., vol. 3, no. 1, 2023, doi: 10.37311/ijpe.v3i1.19231. DOI: https://doi.org/10.37311/ijpe.v3i1.19231

E. Nugraheni, D. Rizqoh, and M. Sundari, “Manifestasi Klinis Demam Berdarah Dengue (DBD),” vol. 10, no. 3, 2023, doi: 10.32539/JKK.V10I3.21425. DOI: https://doi.org/10.32539/JKK.V10I3.21425

World Health Organization, “Dengue - Global situation.” Accessed: Nov. 16, 2025. [Online]. Available: https://www.who.int/emergencies/disease-outbreak-news/item/2024-DON518

World Health Organization, “Dengue.” Accessed: Nov. 16, 2025. [Online]. Available: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/dengue-and-severe-dengue%0A%0A

W. R. Wirantika and Y. Susilowati, “Pengaruh Pendidikan Kesehatan terhadap Pengetahuan dan Perilaku Siswa dengan Persebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Sekolah,” J. Heal. Sains, vol. 1, no. 6, pp. 427–431, 2020, doi:10.46799/jhs.v1i6.62. DOI: https://doi.org/10.46799/jhs.v1i6.62

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Profil Kesehatan Indonesia 2024. 2024.

Antaranews, “Kasus DBD Pekanbaru Capai 675 Orang, Kecamatan Payung Sekaki Paling Tinggi.” Accessed: Nov. 16, 2025. [Online]. Available: https://timesindonesia.co.id/kesehatan/556269/kasus-dbd-pekanbaru-capai-675-orang-kecamatan-payung-sekaki-paling-tinggi

E. Mujiarto, N. Nurjazuli, and M. Martini, “hubungan suhu dan kelembaban ruangan dengan keberadaan jentik nyamuk aedes aegypti,” vol. 15, no. 1, pp. 34–44, 2024, doi: 10.34305/jikbh.v15i01.995. DOI: https://doi.org/10.34305/jikbh.v15i01.995

R. P. Trisnawati et al., “Sosialisasi Pemeliharaan Lingkungan Untuk Menanggulangi Penyakit DBD Di Lingkungan Rawan Genangan Air Pada Musim Hujan,” vol. 3, no. 6, 2024, doi: 10.9765/Krepa.V218.3784.

M. R. Sawaluddin, S. Lidayanti, and U. M. Bengkulu, “Pencegahan DBD dengan penyuluhan hidup bersih dan sehat di kecamatan tawang tasikmalaya jawa barat,” vol. 5, pp. 920–932, 2024.

R. A. Sapalas et al., “Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” 2022.

S. Sahawati, A. Shafwan, Nirwana, and Deni, “Analisis Faktor Risiko Penyebaran Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di Wilayah Kerja Puskesmas Lalowaru Tahun 2025,” vol. 4, no. 2, pp. 138–145, 2025.

Y. F. Go et al., “Pemberantasan Sarang Nyamuk Melalui Sanitasi dan Pemanfaatan Tanaman Anti Nyamuk dengan Sistem Eco-Friendly Mosquito Control di Desa Pagersari , Ngantang , Jawa Timur,” J. Abdita Naturafarm, vol. 2, no. 1, pp. 26–33, 2025, doi:10.70392/jan.v2i1.2633. DOI: https://doi.org/10.70392/jan.v2i1.2633

A. Mashita, L. Maria, and R. B. A, “Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat pada Tatanan Rumah Tangga,” vol. 5, no. 2, pp. 155–162, 2024. DOI: https://doi.org/10.47575/jpkm.v5i2.662

Downloads

Published

09-01-2026

How to Cite

[1]
“Pengabdian Masyarakat Cegah DBD Melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk dan PHBS Di RW 09 Kelurahan Labuh Baru Timur”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 393–399, Jan. 2026, doi: 10.59025/eentt952.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Pengabdian Masyarakat Cegah DBD Melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk dan PHBS Di RW 09 Kelurahan Labuh Baru Timur”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 393–399, Jan. 2026, doi: 10.59025/eentt952.