William Flexion Exercise Dan Infra Red Pada Low Back Pain Myogenic

Authors

  • Nuri Putri Ayu Program Studi D III Fisioterapi, Politeknik Kesehatan Siteba
  • Intan Harared Program Studi D III Fisioterapi, Politeknik Kesehatan Siteba
  • Afrida Yesi Program Studi D III Fisioterapi, Politeknik Kesehatan Siteba

DOI:

https://doi.org/10.59025/t1ef5313

Keywords:

William Flexion Exercise, Infrared, Nyeri, Low Back Pain, LBP Myogenic

Abstract

Low back pain myogenic merupakan keluhan musculoskeletal yang sangat umum dan menjadi penyebab utama disabilitas global. Prevalensi low back pain di dunia mencapai 84%, dengan 23% kasus bersifat kronis, dan sekitar 12% populasi mengalami disabilitas akibat kondisi ini.  Keluhan yang terjadi bisa bervariasi dari rasa nyeri ringan hingga nyeri hebat yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari penderita. Intervensi fisioterapi yang dapat diberikan pada penderita low back pain adalah william flexion exercise dan infrared. Intervensi tersebut digunakan untuk mengurangi nyeri low back pain Miogenik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada masyarakat Padang yang telah melewati proses pemeriksaan dan memenuhi kriteria mengikuti pendampingan latihan. Intervensi diberikan dengan frekuensi latihan 2 kali seminggu selama 2 minggu, durasi 10 menit untuk intervensi infrared dan 10-15 menit untuk intervensi william flexion exercise (tergantung jumlah variasi gerakan dan toleransi nyeri pada pasien). Jumlah peserta yang ikut dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah 15 orang usia 30-35 tahun, intervensi dilakukan dengan pendampingan 3 orang narasumber dan 2 orang mahasiswa sebagai fasilitator latihan. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan intervensi william flexion exercise dan infrared terhadap penurunan intensitas nyeri pada penderita low back pain myogenik. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai hasil Uji Statistik (p=0.000) < α (0.05).

References

Adi O., “Pengaruh pemberian peregangan (stretching) terhadap penurunan keluhan nyeri pinggang dan nyeri punggung bawah (low back pain) pada pekerja bagian menjahit CV. Vanilla production susukan Semarang,” 2014.

Habibie, A. Z., Dharmawan, M. L., Prabowo, T., Moeliono, M. A., & Suparyadi, L. A., “Spinal Instability in Myogenic Low Back Pain: Stabilization Exercise Approach,” Biomedical Journal of Indonesia, 10 (3), 2024, doi: https://doi.org/https://doi.org/10.32539/BJI.v10i3.195 DOI: https://doi.org/10.32539/bji.v10i3.195

Hadi, P., & Hasmar, W.,“Edukasi Latihan Core Stability terhadap Nyeri Punggung Bawah pada Pembatik Kajang Lako Kota Jambi,” 4(November), 435–440, 2022, doi: https://doi.org/10.36565/jak.v4i3.384 DOI: https://doi.org/10.36565/jak.v4i3.384

Hasmar, W., & Exercise, W. F., “E-Book Physiotherapy Exercise Methods for Myogenic Low Back E-Book Metode Latihan Fisioterapi pada Nyeri Punggung Bawah Miogenik,” 1(6), 1241–1254, 2022. DOI: https://doi.org/10.55927/fjas.v1i6.1918

Hasmar, W., “E-Book Core Stability Exercise on Myogenic Low Back Pain E-Book Core Stability Exercise pada Nyeri Punggung Bawah Miogenik,” 1(1), 1–10, 2022. DOI: https://doi.org/10.55927/ijsmpe.v1i1.2113

Hawker, G. A., Mian, S., Kendzerska, T., & French, M., “Measures of adult pain: Visual Analog Scale (VAS), Numeric Rating Scale (NRS), and Verbal Rating Scale (VRS),” Arthritis Care & Research, 63(S11), S240–S252, 2011. DOI: https://doi.org/10.1002/acr.20543

Karunia Saraswati, Ni Luh Putu Gita, Luh Made Indah Sri Handari Adiputra, dan Putu Yudi Pramana Putra, “Pemberian Static Stretching Exercise Dapat Meningkatkan Fungsional Punggung Bawah Pada Penjahit.” Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) 5(2): 67, 2019. DOI: https://doi.org/10.24843/JEI.2019.v05.i02.p03

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2015,” 2015, Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kumar M, Revathi G, Ramachandran. S., “Effectiveness of William ’ S Flexion Exercise in the Management of Low Back Pain,” Int J Physiother *& Occup Ther (TJPRC IJPOT), 2012;1(June 2015):33–40.

Raya, Rizki Indra, Mahmud Yunus, dan Sapto Adi, “Hubungan Intensitas Aktivitas Fisik dan Masa Kerja dengan Prevalensi dan Tingkatan Low Back Pain pada Pekerja Kuli Angkut Pasir.” Sport Science and Health 1(2): 102–9, 2019, doi: http://journal2.um.ac.id/index.php/jfik/article/view/10627/4790.

Sari, D. C., I., & Z, “Edukasi Kasus Low Back Pain Myogenik Siswa Dengan Modalitas Infrared Dan William Flexion Exercise,” 2(2), 82–85, 2019. DOI: https://doi.org/10.36341/jpm.v2i2.688

Setiawan, S. S., & Widiyanto, W., “Efektivitas metode latihan William Flexion untuk menurunkan tingkat low back pain. Jurnal Pedagogi Olahraga Dan Kesehatan,” 3(2), 103–111, 2022, doi: https://doi.org/10.21831/jpok.v3i2.18619 DOI: https://doi.org/10.21831/jpok.v3i2.18619

Satrio. B, “Pengaruh latihan peregangan (stretching exercise) terhadap nyeri muskuloskeletal akibat kerja pada petugas kebersihan di FKIK Universitas Muhammadiyah Yogyakarta,” 2017.

Sharma, R., Rishi, P., Rai, A., & Kumar, S., “EXPLORING THE INTERPLAY OF LIFESTYLE, PSYCHOLOGICAL AND HEALTH FACTORS IN SPECIFIC LOW BACK PAIN: A COMPREHENSIVE CORRELATIONAL ANALYSIS,” 2024, Suranaree Journal of Science and Technology, 31(4), 1–9. doi: https://doi.org/10.55766/sujst-2024-04-e03889 DOI: https://doi.org/10.55766/sujst-2024-04-e03889

Soemarjono. A, “Terapi pemanasan Infra Merah,” 2015, doi: http://www.flexfreelinic.com/detail-artikel12/terapi-pemanasan-infra-red-ir24

WHO, W. H. O, “Low Back Pain,” 2023, World Health Organization

Downloads

Published

28-12-2025

How to Cite

[1]
“William Flexion Exercise Dan Infra Red Pada Low Back Pain Myogenic”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 234–239, Dec. 2025, doi: 10.59025/t1ef5313.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“William Flexion Exercise Dan Infra Red Pada Low Back Pain Myogenic”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 234–239, Dec. 2025, doi: 10.59025/t1ef5313.