Merancang Strategi Financial Dan Logistik Untuk Generasi Emas Bebas Stunting

Authors

  • Erlina Dewi Endah Amaliyah Universitas Semarang
  • Endang Sarwiningsih Setyawulan Universitas Wahid Hasyim
  • Andhy Tri Adriyanto Universitas Semarang
  • Bonita Prabasari Universitas Semarang
  • Fajar Akriana Nila Relita Universitas Semarang

DOI:

https://doi.org/10.59025/kadw1y86

Keywords:

Finansial, Logistik, Stunting, Sustainability, Bahan Pangan Bergizi.

Abstract

Di Indonesia, angka stunting pada 2024 mencapai 19,8% atau 4.482.340 balita. Jawa Tengah menempati peringkat terbesar kelima dengan jumlah 485.893 balita stunting. Angka ini harus ditekan sehingga tidak kembali melonjak. Pemerintah melibatkan berbagai pihak mulai dari Kementerian hingga rumah tangga dalam mengatasi stunting. Demikian pula dengan Dinas Ketahanan Pangan. Dalam mencegah stunting, telah banyak upaya yang dilakukan mulai dari membantu meningkatkan ketersediaan dan akses bahan pangan bergizi, penyaluran makanan berprotein, pelatihan pengolahan pangan lokal, hingga edukasi pentingnya gizi pada anak. Akan tetapi pembekalan tentang ketrampilan mengelola sumber daya finansial dan logistik dalam upaya pemenuhan nutrisi pada anak masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang menggandeng akademisi dari Universitas Semarang melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat untuk membagikan pengetahuan tentang merancang strategi finansial dan logistik untuk generasi emas bebas stunting kepada ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pengetahuan tentang strategi finansial dan strategi manajemen logistik bahan makanan bergizi keluarga supaya mampu merencanakan anggaran belanja bahan makanan yang bergizi secara efektif, efisien dan sustainable. Pengukuran pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan dilakukan menggunakan pretest dan posttest. Secara umum dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman peserta terkait merancang strategi keuangan dan logistik untuk generasi emas bebas stunting

 

References

N. Rusliani, W. R. Hidayani, and H. Sulistyoningsih, “Literature Review: Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita,” Bul. Ilmu Kebidanan dan Keperawatan, vol. 1, no. 1, pp. 32–40, 2022, doi: DOI: 10.56741/bikk.v1i01.39. DOI: https://doi.org/10.56741/bikk.v1i01.39

H. Khoiriyah and I. Ismarwati, “Faktor Kejadian Stunting pada Balita: Systematic Review,” J. Ilmu Kesehat. Masy., vol. 12, no. 1, pp. 28–40, 2023, doi: https://doi.org/10.33221/jikm.v12i01.1844. DOI: https://doi.org/10.33221/jikm.v12i01.1844

R. Hasanah, F. Aryani, and B. Effendi, “Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Pada Anak Balita,” J. Masy. Madani Indones., vol. 2, no. 1, pp. 1–6, 2023, doi: https://doi.org/10.59025/js.v2i1.54. DOI: https://doi.org/10.59025/js.v2i1.54

D. Iriyani, I. F. Romadhoni, S. Yuliana, and A. Bahar, “Pemberdayaan Orang Tua Penderita Stunting Melalui Pelatihan Olahan Makanan Tinggi Protein Berbasis Sumber Daya di sekitar Desa Kesiman Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto,” Semin. Terbuka Pengabdi. Kpd. Masy. Univ. Terbuka, vol. 4, pp. 10–18, 2025, [Online]. Available: https://conference.ut.ac.id/index.php/senmaster/article/view/2997/2139

A. Muhawarman, “SSGI 2024: Prevalensi Stunting Nasional Turun Menjadi 19,8%,” kemenkes.go.id, 2025. https://kemkes.go.id/id/ssgi-2024-prevalensi-stunting-nasional-turun-menjadi-198 (accessed Sep. 02, 2025).

M. K. Hamdy et al., “Peran Kader Posyandu dalam Menurunkan Angka Stunting,” J. Ilmu Sos. Indones., vol. 4, no. 2, pp. 87–96, 2023, doi: 10.15408/jisi.v4i2.37128. DOI: https://doi.org/10.15408/jisi.v4i2.37128

S. Adinia and I. U. Choiriyah, “Strategi Program Ketahanan Pangan dalam Menanggulangi Stunting di Desa Ketapang Kecamatan Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo,” J. Equilib., vol. 13, no. 2, pp. 148–167, 2024, doi: DOI: http://dx.doi.org/10.35906/equili.v13i1.1896. DOI: https://doi.org/10.35906/equili.v13i1.1896

F. N. Firdaussi, N. Khaerunisa, and S. M. Muniroh, “Peran Orang Tua dalam Pemenuhan Gizi Seimbang SebagaiUpaya Pencegahan Stunting pada Anak Usia 4-5 Tahun di DesaMayangan Kecamatan Wiradesa Kabupaten Pekalongan,” Pros. SINAU Semin. Nas. Pendidik. Islam Anak Usia Dini, vol. 1, no. 1, pp. 683–691, 2024, [Online]. Available: https://proceeding.uingusdur.ac.id/index.php/sinau/article/view/2192/1133

A. M. Sari, E. HB, and H. Hukmawati, “Edukasi Tentang Manajemen Keuangan Rumah Tangga kepada Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting Di Kabupaten Tanah Toraja,” Locus Abdimas, vol. 1, no. 2, pp. 1–5, 2022, [Online]. Available: https://journal.tritunas.ac.id/index.php/LoA/article/view/248/173

E. D. E. Amaliyah, B. Prabasari, A. T. Adriyanto, and A. Niati, “Peningkatan Kreativitas Membuat Macrame, Penentuan HPP, dan Tata Kelola Akun Shopee Sebagai Bekal Berwirausaha,” J. Implementasi Ilmu Ekon., vol. 2, no. 1, pp. 11–21, 2025, doi: DOI : 10.26623/ji2e.v2i1.11312. DOI: https://doi.org/10.26623/ji2e.v2i1.11312

Y. Y. M. Zai et al., “Sosialisasi Penerapan Manajemen Logistik untuk Meningkatkan Ketahanan Pangan pada Tingkat Keluarga,” J. Abdi Mercusuar, vol. 4, no. 2, pp. 66–75, 2024, doi: DOI: https://doi.org/10.36984/jam.v4i2.554. DOI: https://doi.org/10.36984/jam.v4i2.554

N. Fatmawati, Y. Zulfiana, and I. Julianti, “Pengaruh Daun Kelor (Moringa oleifera) Terhadap Pencegahan Stunting,” J. Fundus, vol. 2, no. 2, 2022, doi: DOI: https://doi.org/10.57267/fundus.v3i1.251. DOI: https://doi.org/10.57267/fundus.v3i1.251

L. Agustin and D. Rahmawati, “Hubungan Pendapatan Keluarga Dengan Kejadian Stunting,” vol. 4, pp. 30–34, 2021, [Online]. Available: https://scholar.archive.org/work/l7iyibymdjal3gjo5cnmv67nyi/access/wayback/http://jurnal.unw.ac.id:1254/index.php/ijm/article/download/715/pdf DOI: https://doi.org/10.35473/ijm.v4i1.715

Downloads

Published

13-12-2025

How to Cite

[1]
“Merancang Strategi Financial Dan Logistik Untuk Generasi Emas Bebas Stunting”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 907–915, Dec. 2025, doi: 10.59025/kadw1y86.

Issue

Section

Community Services

How to Cite

[1]
“Merancang Strategi Financial Dan Logistik Untuk Generasi Emas Bebas Stunting”, J. Masy. Madani Indones., vol. 5, no. 1, pp. 907–915, Dec. 2025, doi: 10.59025/kadw1y86.