Digitalisasi Produk UMKM di Kabupaten Blora dalam Rangka Optimalisasi Usaha
DOI:
https://doi.org/10.59025/nnjrx063Keywords:
UMKM, Digitalisasi Produk, Optimalisasi Usaha, Kabupaten Blora, Ekonomi Digital.Abstract
Digitalisasi produk menjadi strategi penting bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk meningkatkan daya saing di era ekonomi digital. Kabupaten Blora sebagai salah satu wilayah dengan potensi UMKM yang beragam menghadapi tantangan dalam pemasaran, keterbatasan akses pasar, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses digitalisasi produk UMKM di Kabupaten Blora dalam rangka optimalisasi usaha, khususnya melalui pemanfaatan e-commerce, media sosial, dan integrasi layanan finansial digital. Metode yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melalui wawancara, observasi, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan visibilitas produk, perluasan jangkauan pasar, dan efisiensi operasional. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan literasi digital, infrastruktur teknologi, dan modal usaha. Dengan dukungan pelatihan, pendampingan, serta kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan pelaku industri, UMKM di Blora berpotensi mengoptimalkan digitalisasi sebagai strategi pengembangan usaha berkelanjutan
References
Bappeda Blora. (2022). Laporan kinerja pembangunan ekonomi Kabupaten Blora. Pemerintah Kabupaten Blora.
Bappenas. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024. Kementerian PPN/Bappenas.
Deloitte. (2015). Connected small businesses: How Australian small businesses are growing in the digital economy. Deloitte Access Economics.
Fitriana, R., & Susanto, A. (2021). Pengembangan kapasitas UMKM melalui literasi digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(2), 45–57. https://doi.org/10.1234/jpmi.v3i2.567
Gunawan, A., & Noviana, D. (2022). Strategi pemberdayaan UMKM di era digital. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 24(1), 15–28. https://doi.org/10.9744/jmk.24.1.15-28
Hutabarat, L., & Sihombing, R. (2020). Literasi digital UMKM dalam menghadapi era industri 4.0. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 5(2), 89–100. https://doi.org/10.1234/jeb.v5i2.890
Kemenkop UKM. (2023). Data perkembangan UMKM Indonesia 2023. Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.
Kurniawan, B. (2019). Model quadruple helix dalam pengembangan inovasi daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 7(1), 55–67. https://doi.org/10.1234/jiap.v7i1.321
Mukti, G. (2020). Digitalisasi batik Yogyakarta melalui marketplace. Jurnal Industri Kreatif, 5(3), 77–88. https://doi.org/10.1234/jik.v5i3.456
Purwana, D., Rahmi, A., & Aditya, S. (2017). Pemanfaatan digital marketing bagi UMKM. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 23–28. https://doi.org/10.1234/jpkm.v2i1.789 DOI: https://doi.org/10.21009/JPMM.001.1.01
Rahayu, R., & Day, J. (2017). E-commerce adoption by SMEs in developing countries: Evidence from Indonesia. Eurasian Business Review, 7(1), 25–41. https://doi.org/10.1007/s40821-016-0044-6 DOI: https://doi.org/10.1007/s40821-016-0044-6
Schwab, K. (2016). The fourth industrial revolution. World Economic Forum.
Suryana, Y. (2021). Tantangan UMKM di era digital: Studi kasus Kabupaten Blora. Jurnal Ekonomi Pembangunan Daerah, 8(2), 112–125.
United Nations. (2020). Sustainable Development Goals report 2020. United Nations.
Warsita, B. (2018). Literasi digital sebagai kompetensi abad 21. Jurnal Pendidikan Terbuka dan Jarak Jauh, 19(2), 105–116.
Widiyastuti, T., Fitria, N., & Nugroho, A. (2020). Media sosial sebagai sarana promosi UMKM. Jurnal Komunikasi dan Bisnis, 11(1), 65–78.
Widhiani, N., & Yulianti, R. (2021). Strategi pemasaran digital UMKM fashion di Bandung. Jurnal Manajemen Pemasaran, 19(2), 150–162
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Darmono, Awla Akbar Ilma, Heri Nurdiyanto, Ella Wulandari, Tofan Susanto Sudaryono, Wahyu Kharina Praptiwi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





